Ditulis oleh Aurora Mutiara Santoso
SEO & Content Specialist
Memilih tanah sebagai aset investasi bukan hanya soal luas dan harga beli. Lokasi, aksesibilitas, hingga perkembangan kawasan di sekitarnya dapat menjadi faktor yang mempengaruhi nilai tanah dalam jangka panjang. Karena itu, penting bagi Propers untuk mengetahui karakteristik tanah yang memiliki potensi pertumbuhan nilai.
Memasuki 2027, kawasan yang mengalami perkembangan infrastruktur dan fasilitas baru dapat menjadi salah satu pertimbangan ketika memilih tanah. Lantas, apa saja ciri tanah yang berpotensi mengalami kenaikan harga dan memberikan keuntungan di masa depan? Simak selengkapnya berikut ini!
Platform Jual Beli Properti di Jakarta, Tangerang, Cibubur, Batam, Bogor: eCatalog Sinarmas
1. Berada di Lokasi yang Strategis
Lokasi menjadi salah satu faktor penting dalam menentukan nilai sebuah tanah. Tanah yang berada di kawasan strategis dan memiliki akses mudah ke berbagai fasilitas umumnya lebih menarik bagi calon pembeli maupun investor.
Beberapa indikator lokasi strategis yang dapat Propers perhatikan antara lain:
- Berada dekat jalan utama atau jalan penghubung.
- Memiliki akses yang mudah menuju pusat kota.
- Dekat dengan fasilitas pendidikan dan kesehatan.
- Berada di sekitar pusat perbelanjaan dan area komersial.
- Memiliki akses menuju transportasi publik.
Semakin berkembang sebuah kawasan, kebutuhan terhadap hunian, area komersial, dan fasilitas pendukung juga dapat meningkat. Kondisi tersebut dapat menjadi salah satu faktor yang mendukung perkembangan nilai tanah.
Cari properti di BSD dengan harga terbaik? Cek disini!
2. Didukung Infrastruktur yang Terus Berkembang
Perkembangan infrastruktur dapat meningkatkan konektivitas suatu kawasan. Pembangunan jalan, akses tol, transportasi publik, maupun fasilitas umum baru dapat membuat suatu lokasi semakin mudah dijangkau.
Sebelum membeli tanah, Propers dapat mencari tahu mengenai rencana dan perkembangan infrastruktur di sekitar lokasi. Namun, pastikan informasi tersebut berasal dari sumber resmi dan bukan sekadar rumor.
Akses yang semakin mudah dapat membuat kawasan menjadi lebih menarik untuk tempat tinggal maupun kegiatan bisnis. Hal ini menjadi salah satu karakteristik yang dapat dipertimbangkan ketika mencari tanah untuk investasi jangka panjang.
Baca Juga: Cara Cek Sertifikat Tanah Online dan Keasliannya 2026
3. Berada di Kawasan dengan Perkembangan Properti yang Pesat

Coba perhatikan lingkungan sekitar tanah yang ingin Propers beli. Apakah sudah banyak pembangunan perumahan, area komersial, pusat bisnis, atau fasilitas baru?
Kawasan yang mengalami pertumbuhan properti dapat menjadi indikasi bahwa permintaan terhadap lahan dan hunian di area tersebut sedang berkembang. Kehadiran berbagai proyek baru juga dapat meningkatkan aktivitas ekonomi di sekitarnya.
Meski begitu, Propers tetap perlu melihat perkembangan kawasan secara menyeluruh, termasuk akses, fasilitas, legalitas tanah, dan harga pasar sebelum mengambil keputusan.
4. Memiliki Akses ke Berbagai Fasilitas
Tanah yang berada dekat dengan fasilitas sehari-hari dapat memiliki daya tarik tersendiri. Kemudahan akses membuat sebuah kawasan lebih nyaman untuk ditinggali dan dapat menarik minat calon penghuni maupun pelaku usaha.
Beberapa fasilitas yang bisa menjadi pertimbangan antara lain:
Fasilitas Pendidikan
Sekolah, universitas, dan institusi pendidikan dapat meningkatkan kebutuhan hunian di kawasan sekitarnya.
Fasilitas Kesehatan
Rumah sakit, klinik, dan fasilitas kesehatan menjadi salah satu kebutuhan penting bagi masyarakat.
Pusat Perbelanjaan dan Area Komersial
Mall, pasar, supermarket, restoran, dan area komersial dapat meningkatkan aktivitas di suatu kawasan.
Transportasi dan Akses Jalan
Kemudahan menuju jalan utama, tol, stasiun, atau transportasi publik juga dapat menjadi nilai tambah bagi suatu lokasi.
Baca Juga: 7 Hal yang Wajib Dicek Sebelum Membeli Tanah di 2026
5. Memiliki Legalitas yang Jelas dan Kondisi Tanah yang Baik
Potensi kenaikan harga bukan satu-satunya hal yang perlu diperhatikan ketika membeli tanah. Propers juga harus memastikan aspek legalitas dan kondisi fisik tanah sebelum melakukan transaksi.
Pastikan dokumen kepemilikan dapat diverifikasi dan status tanah jelas. Selain itu, perhatikan kondisi tanah, seperti kontur, bentuk, akses jalan, hingga kondisi lingkungan di sekitarnya.
Tanah dengan legalitas yang jelas dan kondisi yang sesuai dengan kebutuhan tentu akan lebih mudah dipertimbangkan untuk berbagai tujuan, baik sebagai aset investasi maupun untuk dibangun menjadi hunian atau properti komersial.
Apa yang Perlu Dipertimbangkan Sebelum Membeli Tanah untuk Investasi?

Memiliki salah satu atau beberapa ciri di atas bukan berarti harga tanah pasti akan naik. Nilai properti dapat dipengaruhi berbagai faktor dan kondisi pasar dapat berubah dari waktu ke waktu.
Karena itu, sebelum membeli tanah, Propers dapat mempertimbangkan beberapa hal berikut:
- Cek legalitas dan dokumen tanah sebelum melakukan transaksi.
- Bandingkan harga tanah dengan properti lain di kawasan yang sama.
- Perhatikan perkembangan infrastruktur di sekitar lokasi.
- Riset potensi kawasan berdasarkan perkembangan fasilitas dan properti.
- Sesuaikan dengan tujuan investasi dan jangka waktu kepemilikan.
- Pertimbangkan aksesibilitas serta kondisi lingkungan sekitar.
Baca Juga: Syarat Jual Beli Tanah 2026: Dokumen, Proses, dan Biayanya
Temukan Properti di Kawasan yang Terus Berkembang
Tanah yang berada di kawasan strategis dengan akses yang baik, infrastruktur berkembang, serta fasilitas yang semakin lengkap dapat menjadi salah satu pilihan untuk dipertimbangkan sebagai aset jangka panjang.
Namun, Propers tetap perlu melakukan riset dan mempertimbangkan berbagai faktor sebelum membeli. Jika Propers sedang mencari properti di kawasan dengan perkembangan yang menarik, Propers bisa mempertimbangkan kawasan BSD City. Temukan berbagai pilihan hunian dan properti di eCatalog Sinar Mas Land