pixel

Notifikasi

Tidak Ada Notifikasi
Home/Articles/

Strategi Alokasi Portofolio Investasi di Tengah Kebijakan Moneter Ketat

Strategi Alokasi Portofolio Investasi di Tengah Kebijakan Moneter Ketat

27 May 2024

Bagikan :

share on facebookshare on Xshare on whatsapp
investasi, kebijakan moneter

bareksa.com

Ekspektasi bahwa suku bunga tinggi akan bertahan lama kembali mempengaruhi pasar keuangan global. Dalam kondisi kebijakan moneter yang ketat ini, investor tampaknya perlu mengatur ulang portofolio investasi mereka. Seperti diketahui, data ekonomi Amerika Serikat yang kuat mengurangi kemungkinan penurunan suku bunga dalam waktu dekat. Risalah rapat terbaru The Fed juga menunjukkan beberapa pejabat bersedia memperketat kebijakan lebih lanjut jika inflasi kembali meningkat.

Di sisi lain, perang di Timur Tengah masih berlanjut. Potensi konflik dapat sewaktu-waktu meletus akibat kematian Presiden Iran Ebrahim Raisi, yang memunculkan spekulasi tentang kemungkinan terjadinya perang dunia ketiga. Kepala Riset Investasi Moduit, Manuel Adhy Purwanto, menyatakan bahwa perhatian utama terhadap konflik geopolitik di Timur Tengah adalah dampaknya terhadap distribusi dan produksi minyak dunia, karena wilayah tersebut berada di jalur utama perdagangan global. Ketidakpastian ini perlu diwaspadai karena dapat mempengaruhi tingkat inflasi.

Baca Juga:

Ekspektasi bahwa The Fed akan mulai menurunkan suku bunga terus mundur dari perkiraan awal pada Maret 2024 hingga saat ini menjadi November 2024. Hal ini terjadi karena sejak awal tahun, inflasi konsumen (CPI) Amerika Serikat berfluktuasi antara 3,1% hingga 3,5% secara tahunan, belum mencapai target The Fed di 2%. Bagi investor konservatif, disarankan untuk membagi portofolio investasinya dengan alokasi sekitar 30% pada Reksa Dana Pasar Uang, Obligasi atau Reksa Dana Pendapatan Tetap sekitar 40%, Emas 20%, dan Saham atau melalui Reksa Dana Saham sekitar 10%.

Untuk investor tipe moderat, maka dapat mengalokasikan sekitar 20% pada Reksa Dana Pasar Uang,  Obligasi ataupun Reksadana Pendapatan Tetap 40%, Emas 10%, dan juga Saham atau Reksadana Saham sekitar 30%.  Sementara untuk investor tipe agresif dapat memasukkan dana sekitar 10% pada Reksa Dana Pasar Uang, Obligasi atau Reksadana Pendapatan Tetap 30%, Emas 10%, serta Saham ataupun Reksadana Saham sekitar 50%.

Dapatkan juga informasi menarik dan terkini seputar properti, investasi, dan tata cara finansial lainnya di ecatalog.sinarmasland.com. Jangan lewatkan kesempatan untuk memiliki hunian impian Anda dengan bergabung menjadi pengguna eCatalog!

Our Property

Cheville Type 86 (LT 247)
Cheville Type 86 (LT 247)

Balikpapan, Kalimantan Timur

Property Area: 86m2
Residential

Start from 
Rp 3.299.667.000
Cheville Type 69
Cheville Type 69

Balikpapan, Kalimantan Timur

Property Area: 69m2
Residential

Start from 
Rp 3.075.004.000
Cheville Tipe 86
Cheville Tipe 86

Balikpapan, Kalimantan Timur

Property Area: 86m2
Residential

Start from 
Rp 3.188.409.000

Promotions

Contact agent banner

Bagikan :

share on facebookshare on Xshare on whatsapp
Similar Articles
Keuangan & Investasi
article
Jenis Tabungan BNI dan Pilihan Rekening Sesuai Kebutuhan

Ditulis oleh Aurora Mutiara Santoso SEO & Content Specialist Memilih rekening tabungan sebaiknya tidak hanya berdasarkan nama bank, tetapi juga disesuaikan dengan kebutuhan dan aktivitas finansial sehari-hari. BNI menyediakan berbagai pilihan tabungan untuk nasabah dengan kebutuhan yang berbeda, mulai dari rekening untuk transaksi harian, anak muda, bisnis, hingga anak-anak. Bagi Propers ya

07 October 2026

Keuangan & Investasi
article
Investasi SBN di BCA 2026: Simak Cara Beli dan Keuntungannya

Ditulis oleh Aurora Mutiara Santoso SEO & Content Specialist Ingin mulai investasi dengan instrumen yang relatif terjangkau dan memberikan pendapatan dari kupon? Surat Berharga Negara (SBN) Ritel bisa menjadi salah satu pilihan yang dapat dipertimbangkan investor pemula. Pada 2026, pembelian SBN Pasar Perdana di BCA dapat dilakukan secara online melalui aplikasi myBCA maupun KlikBCA Individ

25 September 2026

Keuangan & Investasi
article
Cara Beli Saham BCA (BBCA) untuk Pemula, Lengkap dan Mudah!

Ditulis oleh Aurora Mutiara Santoso SEO & Content Specialist Investasi saham menjadi salah satu pilihan untuk mengembangkan aset dalam jangka panjang. Salah satu saham yang cukup dikenal di pasar modal Indonesia adalah saham PT Bank Central Asia Tbk dengan kode saham BBCA. Bagi Propers yang baru ingin mulai berinvestasi saham, proses membeli saham mungkin terlihat cukup rumit. Padahal, deng

24 September 2026