Ditulis oleh Aurora Mutiara Santoso
SEO & Content Specialist
Kredit Usaha Rakyat (KUR) bisa menjadi salah satu pilihan pembiayaan bagi pelaku UMKM yang membutuhkan tambahan modal untuk mengembangkan usaha. Salah satu bank yang menyediakan fasilitas ini adalah BNI melalui KUR BNI.
KUR BNI tersedia dalam beberapa jenis dengan plafon dan ketentuan yang berbeda, mulai dari KUR Super Mikro hingga KUR Kecil. Lalu, berapa plafon yang bisa diajukan, berapa bunganya, dan apa saja syaratnya?
Simak informasi lengkap KUR BNI berikut ini, Propers!
Platform Jual Beli Properti di Jakarta, Tangerang, Cibubur, Batam, Bogor: eCatalog Sinarmas
Apa Itu KUR BNI?
KUR BNI merupakan fasilitas pembiayaan dari PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk yang ditujukan untuk membantu pelaku usaha memperoleh modal kerja maupun pembiayaan investasi.
Program KUR merupakan bagian dari program pemerintah untuk memperluas akses pembiayaan bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Pada 2026, pemerintah menetapkan kebijakan KUR dengan fokus yang lebih besar pada pembiayaan sektor produksi dan usaha produktif.
BNI menyediakan beberapa jenis KUR dengan plafon mulai dari maksimal Rp 10 juta hingga Rp 500 juta. Pilihannya meliputi KUR Super Mikro, KUR Mikro, dan KUR Kecil.
Cari ruko dengan harga terbaik? Cek disini!
Jenis dan Plafon KUR BNI

Sebelum mengajukan, Propers perlu mengetahui jenis KUR yang sesuai dengan kebutuhan dan skala usaha. Berikut pilihan KUR BNI yang tersedia:
1. KUR Super Mikro
KUR Super Mikro ditujukan untuk pembiayaan dengan kebutuhan hingga Rp10 juta.
Fasilitas ini dapat digunakan untuk kredit modal kerja maupun kredit investasi. Tenor maksimalnya adalah 3 tahun untuk modal kerja dan 5 tahun untuk kredit investasi. BNI mencantumkan suku bunga KUR Super Mikro sebesar 3% per tahun dan tidak mewajibkan agunan tambahan.
Menariknya, KUR Super Mikro tidak mensyaratkan minimal lama usaha enam bulan. Usaha yang baru berjalan kurang dari enam bulan tetap dapat mengajukan dengan memenuhi ketentuan tambahan, seperti mengikuti program pendampingan atau tergabung dalam kelompok usaha.
2. KUR Mikro
KUR Mikro memiliki plafon di atas Rp10 juta hingga Rp100 juta. Pembiayaan ini dapat digunakan untuk modal kerja maupun investasi.
Tenor maksimalnya mencapai 3 tahun untuk kredit modal kerja dan 5 tahun untuk kredit investasi. BNI mencantumkan suku bunga mulai dari 6% per tahun, dengan biaya administrasi maksimal Rp150.000 dan tanpa agunan tambahan.
3. KUR Kecil
Bagi usaha yang membutuhkan pembiayaan lebih besar, tersedia KUR Kecil dengan plafon di atas Rp 100 juta hingga Rp 500 juta.
Tenornya maksimal 4 tahun untuk kredit modal kerja dan 5 tahun untuk kredit investasi. Suku bunga yang tercantum mulai dari 6% per tahun. Untuk KUR Kecil, agunan tambahan mengikuti ketentuan BNI.
Baca Juga: KUR BRI Terbaru: Cek Plafon, Bunga, Syarat, dan Pengajuan
Berapa Bunga KUR BNI 2026?
Besaran bunga KUR BNI mengikuti ketentuan program KUR pemerintah. Untuk KUR Mikro dan KUR Kecil, BNI mencantumkan suku bunga mulai dari 6% efektif per tahun. Sementara itu, KUR Super Mikro memiliki suku bunga 3% per tahun.
Kebijakan KUR 2026 juga menetapkan suku bunga KUR Super Mikro sebesar 3% efektif per tahun, sedangkan KUR Mikro dan KUR Kecil untuk sektor produksi serta perdagangan berorientasi ekspor tetap sebesar 6% efektif per tahun.
Karena ketentuan bunga dapat mengikuti kebijakan pemerintah dan skema pembiayaan yang berlaku, Propers sebaiknya mengecek kembali informasi terbaru saat mengajukan KUR.
Syarat Pengajuan KUR BNI
Secara umum, terdapat beberapa persyaratan yang perlu dipenuhi calon debitur KUR BNI.
Syarat Umum
Beberapa ketentuan yang tercantum dalam informasi KUR BNI antara lain:
- Merupakan Warga Negara Indonesia (WNI).
- Berusia minimal 21 tahun atau sudah menikah.
- Memiliki usaha yang produktif dan layak.
- Memiliki pengalaman usaha minimal 6 bulan untuk KUR Mikro dan KUR Kecil.
- Memiliki kualitas kredit yang lancar.
- Tidak sedang menerima kredit produktif dari bank lain atau kredit program pemerintah tertentu, dengan pengecualian yang diperbolehkan dalam ketentuan KUR.
- Tidak tercatat sebagai debitur bermasalah.
- Memiliki dokumen identitas dan dokumen usaha sesuai jenis KUR yang diajukan.
Khusus KUR Super Mikro, lama usaha tidak harus sudah mencapai enam bulan selama calon debitur memenuhi ketentuan tambahan yang berlaku.
Dokumen yang Perlu Disiapkan
Dokumen administrasi yang umumnya diperlukan meliputi:
- e-KTP
- Kartu Keluarga
- Surat izin usaha atau Surat Keterangan Usaha dari kelurahan/kecamatan
- NPWP sesuai ketentuan plafon dan jenis KUR
- Dokumen lain yang diperlukan berdasarkan hasil analisis dan ketentuan BNI.
Untuk KUR Mikro, BNI mencantumkan NPWP untuk pengajuan di atas Rp50 juta. Sementara KUR Kecil mencantumkan NPWP sebagai salah satu persyaratan administrasi.
Cara Mengajukan KUR BNI

Propers dapat mengajukan KUR BNI melalui kanal yang disediakan BNI. Salah satunya melalui e-Form BNI untuk pengajuan secara digital.
Secara umum, proses pengajuan dilakukan dengan mengisi data pribadi, informasi usaha, jumlah pembiayaan yang diajukan, serta dokumen yang diperlukan. Setelah data dikirim, pengajuan akan diproses dan BNI akan melakukan analisis sebelum menentukan keputusan kredit.
BNI juga menyediakan informasi dan layanan terkait KUR melalui BNI Call di 1500046.
Baca Juga: KUR Mandiri Terbaru: Syarat, Bunga, Plafon, dan Cara Pengajuan
Tips Agar Pengajuan KUR BNI Lebih Lancar
Selain memenuhi persyaratan administratif, Propers juga perlu memastikan kondisi usaha siap ketika mengajukan KUR. Beberapa hal yang bisa dilakukan antara lain:
1. Pastikan Dokumen Usaha Lengkap
Siapkan dokumen identitas dan legalitas usaha sebelum mengajukan. Kelengkapan dokumen dapat membantu proses verifikasi berjalan lebih mudah.
2. Pisahkan Keuangan Pribadi dan Usaha
Catatan pemasukan dan pengeluaran usaha yang rapi dapat membantu menunjukkan kondisi keuangan bisnis secara lebih jelas.
3. Ajukan Plafon Sesuai Kebutuhan
Hindari mengajukan pinjaman terlalu besar jika tidak sesuai kebutuhan usaha. Sesuaikan nominal pembiayaan dengan kemampuan usaha dalam membayar angsuran.
4. Pastikan Riwayat Kredit Lancar
Riwayat kredit menjadi salah satu aspek yang diperhatikan dalam proses pengajuan. Karena itu, pastikan tidak memiliki tunggakan kredit yang dapat menghambat proses pengajuan.
Baca Juga: 7 Tips Agar Pengajuan KUR Disetujui, Ini yang Perlu Disiapkan
KUR BNI Bisa Jadi Pilihan untuk Tambah Modal Usaha
Dengan pilihan plafon mulai dari KUR Super Mikro hingga KUR Kecil, KUR BNI dapat disesuaikan dengan kebutuhan pembiayaan dan skala usaha. Propers bisa memilih fasilitas mulai dari pembiayaan hingga Rp10 juta untuk KUR Super Mikro hingga maksimal Rp500 juta melalui KUR Kecil.
Sebelum mengajukan, pastikan Propers sudah memahami persyaratan, tenor, bunga, serta kemampuan membayar angsuran agar pembiayaan dapat digunakan secara optimal untuk mengembangkan usaha.
Bagi Propers yang ingin mengetahui informasi lebih lanjut mengenai KUR bank lainnya segera kunjungi artikel di eCatalog Sinar Mas Land