Notifikasi

Tidak Ada Notifikasi
Home/Articles/

Simak Perbedaan Spandek dan Galvalum untuk Atap Rumah

Simak Perbedaan Spandek dan Galvalum untuk Atap Rumah

08 October 2024

Bagikan :

share on facebookshare on Xshare on whatsapp
Simak Perbedaan Spandek dan Galvalum untuk Atap Rumah

Ketika memilih atap rumah, dua bahan yang sering dibandingkan adalah spandek dan galvalum. Kedua material ini memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing yang perlu dipahami oleh Anda, Propers, sebelum memutuskan mana yang lebih cocok untuk rumah Anda.

Perbedaan Spandek dan Galvalum Atap Rumah

Berikut adalah beberapa perbedaannya:

1. Spandek: Kelebihan dan Kekurangan

Spandek adalah material atap yang terbuat dari baja ringan yang dilapisi dengan zinc. Bahan ini terkenal karena harganya yang relatif terjangkau dan proses pemasangannya yang cepat. Kelebihan spandek antara lain:

  • Berat Ringan: Memudahkan proses pemasangan dan mengurangi beban pada struktur bangunan.
  • Harga Terjangkau: Pilihan ekonomis untuk pembangunan atap.
  • Tahan Lama: Dengan perawatan yang tepat, spandek dapat bertahan hingga 10-20 tahun.

Namun, spandek juga memiliki beberapa kekurangan, seperti:

  • Isolasi Suara Buruk: Suara hujan yang jatuh pada atap spandek dapat terdengar lebih keras.
  • Kurang Tahan Karat: Meskipun dilapisi zinc, spandek tetap rentan terhadap karat jika tidak dirawat dengan baik.

Baca Juga: Begini Cara Menghitung Urugan Tanah Yang Benar

2. Galvalum: Kelebihan dan Kekurangan

Galvalum adalah jenis atap yang terbuat dari baja ringan dengan lapisan alumunium dan zinc. Bahan ini semakin populer karena ketahanannya yang lebih baik dibandingkan spandek. Berikut adalah beberapa kelebihan galvalum:

  • Tahan Karat: Dengan lapisan alumunium yang lebih baik, galvalum lebih tahan terhadap korosi.
  • Isolasi Suara yang Lebih Baik: Mampu meredam suara hujan lebih baik dibandingkan spandek.
  • Tahan Lama: Umur pemakaian galvalum bisa mencapai 20-30 tahun.

Meski begitu, galvalum juga memiliki kekurangan, seperti:

  • Harga Lebih Mahal: Biaya awal yang lebih tinggi dibandingkan spandek.
  • Pemasangan Lebih Rumit: Proses pemasangan yang sedikit lebih kompleks.

Baca Juga: Daftar Perbandingan Harga Batu Alam Per Meter

 

Pemilihan antara spandek dan galvalum tergantung pada kebutuhan dan budget Anda, Propers. Jika Anda mencari opsi yang ekonomis dan tidak terlalu mengkhawatirkan isu kebisingan, spandek bisa menjadi pilihan. Namun, jika ketahanan dan isolasi suara lebih penting bagi Anda, galvalum mungkin adalah investasi yang lebih baik.

Jangan lupa untuk  kunjungi ecatalog.sinarmasland.com untuk menemukan berbagai pilihan properti seperti rumah, apartemen, kavling, ruko, kiosk, hingga business loft seperti Atmost Business Loft yang bisa kamu miliki. Klik rekomendasi di bawah ini:

Our Property

Aerra Type 325
Aerra Type 325

Tangerang Selatan, Banten

Property Area: 325m2
Residential

Start from 
Rp 8.294.595.000
Aerra Type 255
Aerra Type 255

Tangerang Selatan, Banten

Property Area: 255m2
Residential

Start from 
Rp 8.945.999.000
Chelsea type Peony
Chelsea type Peony

Surabaya, Jawa Timur

Property Area: 55m2
Residential

Start from 
Rp 1.812.000.000
Chelsea type Norway
Chelsea type Norway

Surabaya, Jawa Timur

Property Area: 66m2
Residential

Start from 
Rp 2.060.000.000
Adora Terravia Prime Type 144
Adora Terravia Prime Type 144

Tangerang Selatan, Banten

Property Area: 144m2
Residential

Start from 
Rp 3.240.276.000
Adora Terravia Luxe Type 190
Adora Terravia Luxe Type 190

Tangerang Selatan, Banten

Property Area: 190m2
Residential

Start from 
Rp 4.797.702.000

Promotions

Simak Perbedaan Spandek dan Galvalum untuk Atap Rumah

Bagikan :

share on facebookshare on Xshare on whatsapp
Similar Articles
Tips Properti
article
Beli Rumah Sekarang, Jual Lebih Mahal Nanti? Kenali Capital Gain

Ditulis oleh Esther Aiko Kristina SEO & Content Specialist Membeli rumah tidak selalu hanya tentang menyediakan tempat tinggal. Bagi sebagian orang, properti juga menjadi aset investasi yang diharapkan mengalami kenaikan nilai seiring berjalannya waktu. Tidak sedikit calon pembeli yang mempertimbangkan satu hal sebelum membeli rumah: apakah properti tersebut nantinya bisa dijual kembali deng

03 November 2026

Tips Properti
article
Mau Renovasi Rumah? Kenali Jenis Renovasi yang Membutuhkan PBG

Ditulis oleh Aurora Mutiara Santoso SEO & Content Specialist Renovasi rumah menjadi salah satu cara untuk menyesuaikan hunian dengan kebutuhan penghuni. Mulai dari memperluas ruangan, menambah lantai, hingga mengubah tampilan fasad, setiap perubahan perlu direncanakan dengan baik agar bangunan tetap aman dan sesuai ketentuan. Namun, tahukah Propers bahwa beberapa jenis renovasi rumah membut

02 November 2026

Tips Properti
article
Kontrak Rumah atau Kos di Kota Lain, Apakah Wajib Pindah Domisili?

Ditulis oleh Aurora Mutiara Santoso SEO & Content Specialist Merantau untuk kuliah atau bekerja seringkali mengharuskan seseorang tinggal di kos atau mengontrak rumah di kota lain. Namun, meskipun sudah tinggal berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun, belum tentu semua orang memahami aturan administrasi kependudukan yang berlaku. Lantas, apakah penyewa kos atau rumah wajib mengurus surat pinda

29 October 2026