Dalam proses pembangunan pondasi, salah satu langkah penting yang perlu dilakukan adalah menghitung kebutuhan urugan tanah. Tujuan dari perhitungan ini adalah untuk mengetahui berapa banyak volume tanah yang dibutuhkan.
Dalam proses pembangunan pondasi, salah satu langkah penting yang perlu dilakukan adalah menghitung kebutuhan urugan tanah. Tujuan dari perhitungan ini adalah untuk mengetahui berapa banyak volume tanah yang dibutuhkan.
Table of Contents
Tidak hanya untuk pondasi bangunan, urugan tanah juga digunakan pada berbagai proyek lain seperti pembangunan lahan pertanian dan perkebunan. Jadi, bagaimana cara menghitung kebutuhan urugan tanah dengan benar?
Sebelum membahas lebih lanjut tentang cara menghitung urugan tanah, Propers perlu memahami terlebih dahulu manfaat utama dari tanah urugan dalam pembangunan. Secara umum, tanah urugan digunakan untuk meninggikan posisi bangunan agar lebih tinggi dibandingkan permukaan tanah di sekitarnya. Selain itu, tanah urugan juga berfungsi sebagai landasan awal dalam proses pembangunan yang berperan dalam memperkuat pondasi dan menstabilkan kontur tanah. Dengan menggunakan tanah urugan, bangunan juga lebih terlindung dari risiko banjir karena permukaan tanah yang lebih tinggi.
Saat ini, ada berbagai jenis tanah yang umum digunakan sebagai material urugan. Salah satu sifat utama yang harus dimiliki tanah urugan adalah tekstur yang remah dan bebas dari kandungan humus. Beberapa jenis tanah yang sering digunakan dalam proses urugan adalah tanah merah, tanah padas, dan tanah liat. Setiap jenis tanah ini memiliki karakteristik tersendiri yang perlu disesuaikan dengan kebutuhan proyek.
Setelah memahami manfaat dan jenis tanah urugan, langkah berikutnya adalah menghitung volume tanah urugan yang dibutuhkan. Menghitung urugan tanah dilakukan dengan mengukur berapa meter kubik area yang akan diurug, lalu membandingkannya dengan kapasitas truk pengangkut tanah. Rumus dasar yang digunakan adalah membagi volume area yang akan diurug dengan volume bak truk, kemudian dikalikan 1,2. Faktor pengali 1,2 digunakan untuk mengantisipasi perubahan volume tanah yang mengembang saat diangkut dan memadat ketika diurug.
Misalnya, Propers ingin mengurug pekarangan berukuran 6 meter x 10 meter dengan kedalaman 2 meter, menggunakan truk dengan ukuran bak 2,5 meter x 1,8 meter x 1,5 meter. Maka, berikut adalah cara menghitungnya:
Jika setelah urugan masih ada tanah yang tersisa, tanah tersebut bisa digunakan untuk meninggikan area lain atau sebagai media tanam.
Salah satu tantangan dalam menghitung volume urugan tanah adalah jika area yang diurug memiliki kontur yang tidak rata atau bergelombang. Dalam situasi seperti ini, Propers bisa menggunakan software khusus seperti AutoCAD untuk mempermudah perhitungan. Dengan memanfaatkan fitur seperti perintah "li" pada AutoCAD, Propers dapat menghitung luas area yang tidak beraturan, kemudian mengalikannya dengan tinggi urugan untuk mendapatkan volume tanah yang dibutuhkan.
Cari Properti Terbaik di BSD City? Cek Disini!
Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah mengukur tanah dan menggambar kontur area tersebut. Dengan data ini, Propers bisa menghitung volume urugan tanah dengan lebih akurat, kemudian menggunakan rumus yang telah disebutkan untuk mengetahui jumlah truk yang diperlukan.
Menggunakan perhitungan yang tepat sangat penting untuk memastikan kebutuhan tanah urugan tercukupi tanpa ada kekurangan atau kelebihan yang berlebihan. Yuk, kunjungi website eCatalog sinarmasland untuk tau informasi lainnya seputar properti. Jangan lupa juga untuk bergabung menjadi pengguna eCatalog!
Baca juga artikel terkait :
Our Property
Latest Posts
Puncak Arus Mudik & Balik Lebaran 2025, Kapan?
03 April 2025
3 Cara Menyisihkan Uang THR untuk Beli Rumah Impian
03 April 2025
7 Makanan Khas Ramadan dari Berbagai Daerah di Indonesia
03 April 2025
10 Frozen Food Praktis untuk Sahur dan Berbuka di Ramadan
03 April 2025
7 Tips Meninggalkan Kucing Saat Mudik Agar Tetap Aman
03 April 2025
Properti kini semakin diburu oleh banyak orang. Bukan hanya orang orang tua, melainkan anak muda pun
27 July 2022
Tips beli rumah cicilan murah - Meningkatnya animo masyarakat untuk membeli rumah di usia muda, Sinar Mas Land kembali menghadirkan kawasan residensial terbaru yang menjadi incaran masyarakat yang ingin membeli rumah di BSD, diantara lain dengan dibangunnya cluster Tanakayu, Freja dan Vanya Park di BSD City. Walau yang seperti kita ketahui saat ini harga properti semakin naik namun tenang saja, ha
01 November 2022
Beli Rumah di BSD - Zaman sekarang harga tanah dan bangunan semakin lama semakin tinggi, hal ini tentunya menyulitkan untuk para generasi muda untuk memiliki hunian impiannya, terutama jika BSD jadi daerah idamanmu untuk beli rumah pertama dimana harga properti di lokasi tersbut saat ini rata-rata ada di kisaran 1 milyar. Tapi jangan khawatir, karena masih ada pilihan hunian untuk kamu yang sedang
30 November 2022
Latest Posts
Puncak Arus Mudik & Balik Lebaran 2025, Kapan?
03 April 2025
3 Cara Menyisihkan Uang THR untuk Beli Rumah Impian
03 April 2025
7 Makanan Khas Ramadan dari Berbagai Daerah di Indonesia
03 April 2025
10 Frozen Food Praktis untuk Sahur dan Berbuka di Ramadan
03 April 2025
7 Tips Meninggalkan Kucing Saat Mudik Agar Tetap Aman
03 April 2025