Ditulis oleh Aurora Mutiara Santoso
SEO & Content Specialist
Penggunaan mobil listrik semakin populer sebagai alternatif kendaraan yang praktis dan efisien. Seiring dengan perkembangan tersebut, kebutuhan fasilitas pengisian daya di rumah atau home charging juga semakin meningkat.
Dengan memasang wall charger, pemilik kendaraan listrik dapat mengisi daya mobil langsung dari rumah tanpa harus selalu mengunjungi Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU).
Namun, pemasangannya tidak bisa dilakukan sembarangan. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, mulai dari kapasitas listrik rumah hingga keamanan instalasi. Yuk, simak panduan lengkapnya berikut ini, Propers!
Platform Jual Beli Properti di Jakarta, Tangerang, Cibubur, Batam, Bogor: eCatalog Sinarmas Land
Apa Itu Wall Charger Mobil Listrik?

Wall charger merupakan perangkat pengisian daya kendaraan listrik yang dipasang secara permanen pada dinding atau area khusus di rumah. Perangkat ini memungkinkan pemilik mobil listrik melakukan pengisian daya secara lebih praktis, terutama saat kendaraan sedang diparkir.
Berbeda dengan portable charger yang dapat dibawa dan digunakan dengan stopkontak sesuai spesifikasi, wall charger memiliki instalasi khusus dengan sistem pengaman yang dirancang untuk kebutuhan pengisian daya kendaraan listrik.
Salah satu keunggulannya adalah pemilik kendaraan dapat mengisi daya mobil pada malam hari sehingga kendaraan siap digunakan kembali keesokan harinya.
Cari properti di BSD dengan harga terbaik? Cek disini!
Berapa Daya Listrik Rumah untuk Wall Charger?
Kapasitas listrik menjadi salah satu faktor utama sebelum memasang wall charger. Sebab, perangkat ini membutuhkan daya yang cukup besar agar proses pengisian berjalan optimal tanpa mengganggu penggunaan listrik rumah tangga lainnya.
Sebagai gambaran, berikut kebutuhan daya untuk beberapa jenis wall charger:
|
Kapasitas Wall Charger
|
Sistem Kelistrikan
|
Rekomendasi Daya Rumah
|
|
7 kW
|
1 phase
|
Sekitar 7.700 VA
|
|
11 kW
|
3 phase
|
Sekitar 13.200 VA atau lebih
|
Kapasitas tersebut merupakan acuan umum. Kebutuhan sebenarnya tetap bergantung pada spesifikasi charger, kendaraan, serta total beban listrik yang digunakan di rumah.
Jika daya listrik belum mencukupi, pemilik rumah dapat mengajukan tambah daya melalui PLN Mobile.
Apa Saja Syarat Memasang Wall Charger di Rumah?

Sebelum melakukan instalasi, ada beberapa persiapan yang perlu diperhatikan agar wall charger dapat digunakan dengan aman dan nyaman.
a. Memastikan Kapasitas Listrik Mencukupi
Pastikan daya listrik terpasang mampu mendukung kebutuhan wall charger sekaligus perangkat elektronik rumah tangga lainnya.
b. Menyiapkan Area Parkir
Pilih area carport atau garasi yang memiliki ruang cukup untuk kendaraan dan perangkat pengisian daya. Pastikan posisi charger mudah dijangkau oleh kabel kendaraan.
c. Memastikan Instalasi Kabel dan Grounding
Wall charger membutuhkan jalur kabel khusus dengan spesifikasi yang sesuai kapasitas perangkat. Sistem grounding juga harus diperiksa untuk membantu melindungi instalasi dari risiko gangguan listrik.
d. Menggunakan Sistem Pengaman Listrik
Pemasangan perlu dilengkapi perangkat proteksi seperti MCB dan proteksi kebocoran arus sesuai spesifikasi charger. Gunakan teknisi kompeten agar instalasi memenuhi standar keselamatan.
Berapa Biaya Pasang Wall Charger Mobil Listrik di Rumah?
Biaya pemasangan wall charger bergantung pada jenis perangkat, kapasitas daya, serta kondisi instalasi listrik rumah.
Secara umum, terdapat beberapa komponen biaya yang perlu disiapkan:
- Unit wall charger: Harga bergantung pada merek, kapasitas, dan fitur perangkat.
- Tambah daya PLN: Diperlukan jika kapasitas listrik rumah belum mencukupi.
- Material instalasi: Meliputi kabel, pipa pelindung, MCB, grounding, dan perangkat pengaman lainnya.
- Jasa pemasangan: Bergantung pada tingkat kesulitan instalasi dan jarak antara panel listrik dengan area parkir.
Sebagai gambaran, instalasi wall charger 7 kW dapat membutuhkan anggaran sekitar Rp 12 juta–Rp 16 juta dalam skenario tertentu. Sementara itu, instalasi 11 kW dapat mencapai Rp 27 juta–Rp 47 juta. Biaya aktual bisa berbeda tergantung kondisi hunian dan perangkat yang digunakan.
Tips Memilih Rumah yang Siap untuk Kebutuhan Mobil Listrik

Bagi Propers yang berencana memiliki kendaraan listrik, kesiapan infrastruktur rumah juga bisa menjadi pertimbangan saat memilih hunian.
Berikut beberapa hal yang sebaiknya diperhatikan:
- Memiliki carport pribadi: Memudahkan pemasangan perangkat charging dan pengisian daya kendaraan di rumah.
- Kapasitas listrik memadai: Pertimbangkan rumah dengan daya listrik yang dapat mendukung kebutuhan perangkat elektronik dan kendaraan listrik.
- Area parkir yang fungsional: Pastikan tersedia ruang untuk kendaraan sekaligus jalur instalasi wall charger.
- Fleksibilitas instalasi: Pilih hunian dengan tata letak yang memungkinkan penambahan infrastruktur listrik sesuai kebutuhan.
Dengan mempertimbangkan aspek tersebut sejak awal, Propers dapat mempersiapkan hunian yang lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan mobilitas masa depan.
Wujudkan Hunian Modern untuk Gaya Hidup Masa Depan Bersama Sinarmas Land!
Memiliki rumah bukan hanya tentang kenyamanan saat ini, tetapi juga kesiapan menghadapi kebutuhan di masa mendatang. Mulai dari fasilitas parkir pribadi hingga infrastruktur listrik yang memadai, setiap detail hunian dapat mendukung gaya hidup modern.
Bagi Propers yang tertarik dengan artikel seputar Teknologi lainnya, kunjungi artikel eCatalog Sinarmas Land