pixel

Notifikasi

Tidak Ada Notifikasi
Home/Articles/

Pergerakan Saham Big Banks Kian Merosot, Apa Penyebabnya?

Pergerakan Saham Big Banks Kian Merosot, Apa Penyebabnya?

31 May 2024

Bagikan :

share on facebookshare on Xshare on whatsapp
saham, investasi, saham big banks

cnbcindonesia.com

Pergerakan harga saham bank-bank besar kini patut diperhatikan. Tren penurunan harga yang terus berlanjut secara konsisten terjadi pada saham bank-bank besar, dengan bank-bank BUMN atau Himbara mengalami penurunan paling signifikan.

Contohnya, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) telah mengalami penurunan lebih dari 20% sejak awal tahun. Pada penutupan perdagangan bursa kemarin (29/5), BBRI turun sebesar 2,65% hingga mencapai harga Rp 4.430 per saham. Saat pembukaan perdagangan hari Kamis (30/5), BBRI langsung jatuh ke titik terendahnya di level Rp 4.310 per saham. Namun, hingga pukul 12.00, BBRI menunjukkan peningkatan sebesar 0,45% dari hari sebelumnya, kembali ke harga Rp 4.430 per saham.

Contoh lainnya, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) juga telah mengalami koreksi sebesar 16,28% sejak awal tahun. Dalam sebulan terakhir, saham bank yang berlogo 46 ini mencatat penurunan hingga 15,09%. Hingga sesi pertama perdagangan pada 30 Mei, BBNI masih turun 0,66% dari harga penutupan hari sebelumnya, dengan harga saham BNI saat ini berada di level Rp 4.500 per saham.

Baca Juga: Aturan Tapera: Pemilik Rumah Wajib Bayar Iuran Tapera

PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) juga mengalami penurunan harga saham yang signifikan. Penurunan terbesar bagi BMRI terjadi dalam sebulan terakhir, mencapai 16,19%, sementara sejak awal tahun, penurunan saham BMRI sekitar 3,72%.

Berdasarkan informasi pasar yang beredar, terdapat kekhawatiran mengenai memburuknya kualitas kredit, terutama di segmen kecil dan mikro. Segmen ini banyak terdampak oleh masalah judi online yang menjebak masyarakatnya. Pemburukan aset di segmen mikro dan kecil juga terlihat dalam kinerja kuartal I-2024 bank-bank tersebut. Misalnya, BBRI mencatat NPL untuk kredit kecil sebesar 5,44%, naik dari 4,45% pada periode yang sama tahun lalu. Sementara itu, BMRI juga mengalami kenaikan NPL di segmen UKM dan Mikro, meskipun segmen lainnya menunjukkan perbaikan.

Baca Juga: Keunggulan Kredit Digital JULO sebagai Solusi Keuangan

NPL UKM Bank Mandiri berada di level 1,02%, naik 9 basis poin (bps), sedangkan NPL Mikro Bank Mandiri berada di level 1,65%, naik 50 bps. KONTAN telah mengonfirmasi kepada beberapa bankir Himbara mengenai indikasi pemburukan kualitas aset akibat judi online. Namun, sejauh ini hanya Wakil Direktur Utama BBRI, Catur Budi Harto, yang memberikan tanggapan.

Catur menyatakan bahwa jeratan judi online memang mungkin mempengaruhi kualitas kredit di segmen mikro dan kecil. Namun, ia menekankan bahwa ini bukanlah faktor utama, melainkan salah satu dari beberapa faktor yang berkontribusi.

Dapatkan juga informasi menarik dan terkini seputar properti, investasi, dan tata cara finansial lainnya di ecatalog.sinarmasland.com. Jangan lewatkan kesempatan untuk memiliki hunian impian Anda dengan bergabung menjadi pengguna eCatalog!

Our Property

The Blizfield type 177
The Blizfield type 177

Tangerang Selatan, Banten

Property Area: 177m2
Residential

Start from 
Rp 7.109.643.000
The Blizfield type 248
The Blizfield type 248

Tangerang Selatan, Banten

Property Area: 248m2
Residential

Start from 
Rp 8.767.767.000

Bagikan :

share on facebookshare on Xshare on whatsapp
Similar Articles
Keuangan & Investasi
article
Jenis Tabungan BNI dan Pilihan Rekening Sesuai Kebutuhan

Ditulis oleh Aurora Mutiara Santoso SEO & Content Specialist Memilih rekening tabungan sebaiknya tidak hanya berdasarkan nama bank, tetapi juga disesuaikan dengan kebutuhan dan aktivitas finansial sehari-hari. BNI menyediakan berbagai pilihan tabungan untuk nasabah dengan kebutuhan yang berbeda, mulai dari rekening untuk transaksi harian, anak muda, bisnis, hingga anak-anak. Bagi Propers ya

07 October 2026

Keuangan & Investasi
article
Investasi SBN di BCA 2026: Simak Cara Beli dan Keuntungannya

Ditulis oleh Aurora Mutiara Santoso SEO & Content Specialist Ingin mulai investasi dengan instrumen yang relatif terjangkau dan memberikan pendapatan dari kupon? Surat Berharga Negara (SBN) Ritel bisa menjadi salah satu pilihan yang dapat dipertimbangkan investor pemula. Pada 2026, pembelian SBN Pasar Perdana di BCA dapat dilakukan secara online melalui aplikasi myBCA maupun KlikBCA Individ

25 September 2026

Keuangan & Investasi
article
Cara Beli Saham BCA (BBCA) untuk Pemula, Lengkap dan Mudah!

Ditulis oleh Aurora Mutiara Santoso SEO & Content Specialist Investasi saham menjadi salah satu pilihan untuk mengembangkan aset dalam jangka panjang. Salah satu saham yang cukup dikenal di pasar modal Indonesia adalah saham PT Bank Central Asia Tbk dengan kode saham BBCA. Bagi Propers yang baru ingin mulai berinvestasi saham, proses membeli saham mungkin terlihat cukup rumit. Padahal, deng

24 September 2026