pixel

Notifikasi

Tidak Ada Notifikasi
Home/Articles/

KUR Mikro vs KUR Kecil: Apa Bedanya dan Mana yang Cocok?

KUR Mikro vs KUR Kecil: Apa Bedanya dan Mana yang Cocok?

09 September 2026

Bagikan :

share on facebookshare on Xshare on whatsapp
KUR Mikro vs KUR Kecil

KUR Mikro vs KUR Kecil

Ditulis oleh Aurora Mutiara Santoso

SEO & Content Specialist

Kredit Usaha Rakyat atau KUR menjadi salah satu pilihan pembiayaan yang dapat dimanfaatkan pelaku UMKM untuk mengembangkan usaha. Melalui KUR, pelaku usaha bisa memperoleh pembiayaan untuk kebutuhan modal kerja maupun investasi dengan ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah.

Namun, KUR memiliki beberapa jenis dengan ketentuan yang berbeda. Dua di antaranya adalah KUR Mikro dan KUR Kecil. Keduanya sama-sama ditujukan untuk mendukung usaha produktif, tetapi memiliki perbedaan terutama dari sisi plafon pembiayaan dan jangka waktu kredit.

Lantas, apa perbedaan KUR Mikro dan KUR Kecil, serta mana yang lebih sesuai untuk kebutuhan usaha? Simak penjelasannya berikut ini.

Platform Jual Beli Properti di Jakarta, Tangerang, Cibubur, Batam, Bogor: eCatalog Sinarmas 

Apa Itu KUR Mikro?

Kredit Usaha Rakyat - Sinarmas Land

KUR Mikro merupakan fasilitas pembiayaan bagi pelaku usaha dengan kebutuhan dana yang relatif lebih kecil. Berdasarkan ketentuan KUR 2026, plafon KUR Mikro berada di atas Rp10 juta hingga Rp100 juta per penerima.

Pembiayaan ini dapat digunakan untuk kebutuhan modal kerja maupun investasi yang berkaitan dengan pengembangan usaha.

KUR Mikro dapat menjadi pilihan bagi pelaku usaha yang membutuhkan tambahan modal untuk meningkatkan kapasitas bisnis, menambah persediaan, membeli peralatan usaha, atau memenuhi kebutuhan produktif lainnya.

Cari ruko dengan harga terbaik? Cek disini!

Apa Itu KUR Kecil?

Sementara itu, KUR Kecil ditujukan bagi pelaku usaha yang membutuhkan pembiayaan dengan nominal lebih besar. Plafon KUR Kecil berada di atas Rp100 juta hingga Rp500 juta per penerima.

Dengan plafon yang lebih besar, KUR Kecil dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan pengembangan usaha dalam skala yang lebih luas, baik untuk modal kerja maupun investasi.

Misalnya, pelaku usaha membutuhkan tambahan modal untuk memperbesar kapasitas produksi, menambah aset usaha, melakukan ekspansi, atau meningkatkan skala operasional.

Baca Juga: KUR untuk UMKM: Jenis, Syarat, Plafon, dan Cara Pengajuan

Perbedaan KUR Mikro dan KUR Kecil

Perbedaan paling mendasar antara KUR Mikro dan KUR Kecil terletak pada besaran plafon pembiayaan. KUR Mikro memiliki plafon di atas Rp10 juta hingga Rp100 juta, sedangkan KUR Kecil menawarkan plafon di atas Rp100 juta hingga Rp500 juta.

Dari sisi jangka waktu, pembiayaan modal kerja KUR Mikro memiliki tenor maksimal 3 tahun, sementara KUR Kecil dapat diberikan dengan tenor maksimal 4 tahun. Untuk pembiayaan investasi, keduanya dapat memiliki jangka waktu maksimal 5 tahun.

Untuk tahun 2026, pemerintah menetapkan suku bunga KUR Mikro dan KUR Kecil untuk sektor produksi serta perdagangan berorientasi ekspor sebesar 6% efektif per tahun. Ketentuan suku bunga dapat berbeda sesuai sektor usaha dan riwayat akses KUR.

KUR Mikro Cocok untuk Siapa?

KUR Mikro dapat menjadi pilihan bagi Propers yang menjalankan usaha dengan kebutuhan modal hingga Rp100 juta.

Contohnya, pelaku usaha yang ingin menambah stok barang, membeli peralatan produksi, memperbaiki tempat usaha, atau menambah modal operasional dapat mempertimbangkan KUR Mikro sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Besaran plafon yang lebih kecil juga membuat pembiayaan dapat disesuaikan dengan kebutuhan usaha tanpa harus mengambil pinjaman dalam jumlah yang terlalu besar.

Baca Juga: Tabel Angsuran KUR BCA 2026 Rp 100 Juta – Rp 500 Juta

KUR Kecil Cocok untuk Siapa?

Berbeda dengan KUR Mikro, KUR Kecil lebih sesuai bagi usaha yang sudah membutuhkan pembiayaan di atas Rp100 juta hingga maksimal Rp500 juta.

KUR Kecil dapat dipertimbangkan oleh pelaku usaha yang sedang melakukan ekspansi atau membutuhkan modal dalam jumlah lebih besar untuk meningkatkan kapasitas bisnis.

Contohnya seperti membuka cabang baru, membeli mesin atau peralatan usaha dengan nilai lebih tinggi, meningkatkan kapasitas produksi, hingga menambah aset yang mendukung kegiatan bisnis.

Apakah KUR Mikro dan KUR Kecil Bisa untuk Modal Usaha?

Bisa. KUR dapat digunakan untuk modal kerja maupun investasi selama pembiayaan tersebut memenuhi ketentuan KUR.

Modal kerja dapat digunakan untuk mendukung kegiatan operasional sehari-hari, seperti pembelian bahan baku atau persediaan. Sementara itu, pembiayaan investasi dapat digunakan untuk kebutuhan yang bersifat pengembangan usaha, seperti pembelian peralatan atau aset produktif.

Karena itu, sebelum mengajukan KUR, penting bagi pelaku usaha untuk menghitung terlebih dahulu berapa dana yang benar-benar dibutuhkan.

Apakah KUR Mikro dan KUR Kecil Memerlukan Agunan?

Ketentuan agunan KUR perlu diperhatikan berdasarkan besaran plafon yang diajukan.

Untuk KUR dengan plafon maksimal Rp100 juta, pemerintah tidak mempersyaratkan agunan tambahan. Agunan pokok berupa usaha yang dibiayai dapat menjadi bagian dari ketentuan pembiayaan.

Untuk pembiayaan diatas Rp 100 juta, ketentuan agunan tambahan dapat berlaku sesuai skema KUR dan kebijakan penyalur. Karena itu, calon debitur perlu memastikan persyaratan kepada bank atau lembaga penyalur KUR yang dipilih.

Bagaimana Memilih KUR Mikro atau KUR Kecil?

Kredit Usaha Rakyat

Memilih jenis KUR sebaiknya tidak hanya berdasarkan plafon maksimal yang tersedia. Propers perlu menyesuaikannya dengan kebutuhan dan kemampuan usaha.

Jika kebutuhan pembiayaan masih berada di bawah atau sekitar Rp100 juta, KUR Mikro dapat menjadi pilihan yang lebih sesuai.

Sementara itu, jika kebutuhan modal sudah berada di atas Rp100 juta dan bisnis membutuhkan dana lebih besar untuk ekspansi atau investasi, KUR Kecil dapat dipertimbangkan.

Yang tidak kalah penting, pastikan jumlah pinjaman sesuai dengan kemampuan usaha dalam membayar angsuran. Mengambil plafon sesuai kebutuhan dapat membantu menjaga arus kas bisnis tetap sehat.

Baca Juga: KUR BRI Terbaru: Cek Plafon, Bunga, Syarat, dan Pengajuan

Jadi, Mana yang Lebih Cocok?

Pada dasarnya, tidak ada jenis KUR yang lebih baik untuk semua pelaku usaha. Pilihan antara KUR Mikro dan KUR Kecil bergantung pada skala usaha, kebutuhan pembiayaan, tujuan penggunaan dana, serta kemampuan membayar kembali pinjaman.

KUR Mikro lebih sesuai untuk kebutuhan pembiayaan diatas Rp 10 juta hingga Rp100 juta, sedangkan KUR Kecil ditujukan untuk kebutuhan di atas Rp 100 juta hingga Rp 500 juta.

Dengan memahami perbedaannya sejak awal, Propers dapat menentukan jenis pembiayaan yang lebih sesuai dengan kondisi dan rencana pengembangan usaha.

Bagi Propers yang ingin mengetahui informasi lebih lanjut mengenai KUR bank lainnya segera kunjungi artikel di eCatalog Sinar Mas Land

Our Property

The Exquis Lifestyle Park BSD Type Corner Standard-68
The Exquis Lifestyle Park BSD Type Corner Standard-68

Tangerang Selatan, Banten

Property Area: 156m2
Ruko

Start from 
Rp 4.082.367.000
The Exquis Lifestyle Park BSD Type Standard-56
The Exquis Lifestyle Park BSD Type Standard-56

Tangerang Selatan, Banten

Property Area: 133m2
Ruko

Start from 
Rp 3.641.360.000
The Exquis Lifestyle Park BSD Type Deluxe-54
The Exquis Lifestyle Park BSD Type Deluxe-54

Tangerang Selatan, Banten

Property Area: 158m2
Ruko

Start from 
Rp 3.757.675.000
The Exquis Lifestyle Park BSD Type Corner Deluxe-66
The Exquis Lifestyle Park BSD Type Corner Deluxe-66

Tangerang Selatan, Banten

Property Area: 188m2
Ruko

Start from 
Rp 4.550.388.000



Promotions

eCatalog Sinarmas Land

Bagikan :

share on facebookshare on Xshare on whatsapp
Similar Articles
Keuangan & Investasi
article
Investasi Tanah Pilihan Investasi Jangka Panjang, untuk Persiapan Masa Depan Kamu!

Banyak orang belum menyadari bahwa bisnis investasi tanah adalah hal penting untuk masa depan, karen

09 November 2022

Keuangan & Investasi
article
4 Tips Investasi Properti Bagi Pemula. Yuk Intip!

Harga apartemen di Jakarta -Jaman sekarang, sudah banyak anak muda atau biasa dikenal dengan a

19 December 2022

Keuangan & Investasi
article
Mana yang Lebih Untung, Investasi Tanah atau Rumah?

Indonesia sedang mengalami pertumbuhan pesat di sektor properti, membuat banyak orang tertarik untuk

20 December 2022