pixel

Notifikasi

Tidak Ada Notifikasi
Home/Articles/

Gen Z Susah Beli Rumah? Ini Strateginya!

Gen Z Susah Beli Rumah? Ini Strateginya!

25 March 2024

Bagikan :

share on facebookshare on Xshare on whatsapp
gen z susah beli rumah

minews.id

Membeli rumah adalah salah satu pencapaian terbesar dalam hidup. Bagi Gen Z, hal ini bisa terasa lebih sulit karena harga rumah yang terus meningkat dan gaya hidup yang konsumtif. Namun, dengan strategi yang tepat dan disiplin keuangan, Gen Z bisa mewujudkan impian memiliki rumah sendiri.

Mengapa Gen Z Sulit Memiliki Rumah?

  • Harga rumah yang tinggi: Harga rumah di Indonesia, terutama di daerah perkotaan, terus meningkat pesat. Hal ini membuat Gen Z yang baru memulai karirnya kesulitan untuk menabung uang muka.
  • Gaya hidup konsumtif: Gen Z sering tergoda untuk menghabiskan uang untuk hal-hal yang tidak penting, seperti gadget terbaru, fashion terkini, dan gaya hidup hedonisme.

Strategi Jitu untuk Beli Rumah ala Gen Z

  1. Perkirakan Bujet Rumah

    • Hitung berapa biaya yang dibutuhkan untuk membeli rumah yang diinginkan. Pertimbangkan harga rumah, biaya KPR, biaya notaris, pajak, dan biaya lainnya.
    • Gunakan kalkulator KPR online untuk membantu menghitung perkiraan angsuran KPR.
    • Lakukan riset pasar untuk mengetahui harga rumah di lokasi yang diinginkan.
  2. Alokasikan Dana

    • Sisihkan sebagian pendapatan secara rutin untuk membeli rumah. Idealnya, minimal 10% dari pendapatan.
    • Buatlah rekening tabungan khusus untuk dana membeli rumah. Hal ini membantu untuk fokus menabung dan menghindari pengeluaran impulsif.
    • Gunakan aplikasi budgeting untuk membantu melacak pengeluaran dan memastikan dana teralokasikan dengan baik.
  3. Tekan Pengeluaran

    • Hindari pengeluaran yang tidak perlu dan atur keuangan dengan bijak.
    • Buatlah daftar anggaran bulanan dan patuhi anggaran tersebut.
    • Cari alternatif yang lebih murah untuk kebutuhan sehari-hari, seperti memasak di rumah daripada makan di luar.
    • Jual barang-barang yang tidak terpakai untuk mendapatkan penghasilan tambahan.
  4. Investasi Saham

    • Investasi saham dapat menjadi sumber pendapatan tambahan untuk membeli rumah.
    • Pilihlah saham yang memiliki fundamental yang kuat dan prospek yang baik.
    • Diversifikasikan portofolio investasi untuk meminimalisir risiko.
    • Konsultasikan dengan perencana keuangan untuk mendapatkan saran investasi yang tepat.
  5. Gunakan Program KPR

    • KPR dapat membantu Gen Z membeli rumah dengan cara mencicil.
    • Pilihlah program KPR dengan bunga yang rendah dan tenor yang sesuai dengan kemampuan finansial.
    • Bandingkan program KPR dari berbagai bank sebelum memilih.
    • Pastikan memahami semua syarat dan ketentuan KPR sebelum menandatangani perjanjian.
    • Simulasikan KPR pakai Kalkulator KPR eCatalog, disini: Kalkulator KPR

Tips Tambahan

  • Mulai menabung sedini mungkin. Semakin lama menabung, semakin besar dana yang terkumpul untuk membeli rumah.
  • Cari rumah di lokasi yang strategis. Pertimbangkan aksesibilitas, fasilitas umum, dan lingkungan sekitar.
  • Manfaatkan program pemerintah. Pemerintah menyediakan berbagai program perumahan untuk membantu masyarakat memiliki rumah, seperti KPR subsidi dan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).
  • Cari informasi sebanyak-banyaknya tentang membeli rumah. Ada banyak sumber informasi yang tersedia, seperti internet, buku, dan seminar.
  • Konsultasikan dengan perencana keuangan untuk mendapatkan bantuan dalam merencanakan pembelian rumah.

Membeli rumah memang tidak mudah, tapi bukan berarti tidak mungkin. Dengan strategi yang tepat dan disiplin keuangan, Gen Z bisa mewujudkan impian memiliki rumah sendiri.

Berencana Miliki Rumah?

Jika Anda sedang berencana memiliki rumah di tahun ini, Cluster Wisata Bukit Mas bisa jadi pilihan rumah yang menarik, lho!

Cluster ini dibangun mengusung konsep minimalis modern dan pasti dengan harga terjangkau, cocok untuk milenial jaman sekarang!

Yuk, kunjungi eCatalog Sinarmas untuk mendapatkan informasi seputar properti maupun penjualan properti lainnya: ecatalog.sinarmasland.com 

 

Baca Juga:

 

Bagikan :

share on facebookshare on Xshare on whatsapp
Similar Articles
Tips Properti
article
Siapa yang Menanggung BPHTB? Ini Ketentuan Pembeli dan Penjual

Ditulis oleh Aurora Mutiara Santoso SEO & Content Specialist Dalam transaksi jual beli rumah atau tanah, ada berbagai biaya dan pajak yang perlu dipersiapkan, salah satunya Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB). Namun, masih banyak Propers yang bingung, sebenarnya siapa yang menanggung BPHTB, pembeli atau penjual? Secara umum, BPHTB merupakan kewajiban pihak yang memperoleh hak

05 October 2026

Tips Properti
article
Berapa Pajak Jual Beli Tanah? Ini Jenis dan Cara Hitungnya

Ditulis oleh Aurora Mutiara Santoso SEO & Content Specialist Membeli atau menjual tanah bukan hanya soal menyiapkan dana sesuai harga properti. Ada sejumlah biaya dan kewajiban pajak yang perlu diperhitungkan dalam proses transaksi. Mengetahui pajak jual beli tanah sejak awal dapat membantu Propers menyiapkan anggaran dengan lebih matang. Lantas, pajak apa saja yang muncul dalam transaksi j

02 October 2026

Tips Properti
article
5 Ciri Tanah yang Berpotensi Naik Harga dan Untung di 2027

Ditulis oleh Aurora Mutiara Santoso SEO & Content Specialist Memilih tanah sebagai aset investasi bukan hanya soal luas dan harga beli. Lokasi, aksesibilitas, hingga perkembangan kawasan di sekitarnya dapat menjadi faktor yang mempengaruhi nilai tanah dalam jangka panjang. Karena itu, penting bagi Propers untuk mengetahui karakteristik tanah yang memiliki potensi pertumbuhan nilai. Memasuki

01 October 2026