pixel

Notifikasi

Tidak Ada Notifikasi
Home/Articles/

Skema Cost Recovery Dinilai Mampu Dorong Investasi Migas

Skema Cost Recovery Dinilai Mampu Dorong Investasi Migas

21 June 2024

Bagikan :

share on facebookshare on Xshare on whatsapp
investasi migas, investasi

economy.okezone.com

Direktur Center for Energy Policy, Muhammad Kholid Syeirazi, menyatakan bahwa skema cost recovery dalam industri minyak dan gas bumi (migas) dinilai memiliki prinsip berbagi beban atau sharing the pain yang adil bagi kontraktor maupun pemerintah, terutama karena adanya sistem dan proses yang ketat pada cost recovery. Kholid menambahkan bahwa skema cost recovery lebih sesuai diterapkan di Indonesia dibandingkan dengan gross split, mengingat sumur-sumur dalam negeri sudah tergolong mature dan memerlukan biaya besar untuk mempertahankan produksi.

Kholid menekankan bahwa skema cost recovery adalah yang paling adil, terutama karena sumur-sumur di Indonesia sudah mature dan membutuhkan biaya besar untuk mempertahankan produksinya. Menurutnya, skema ini memang paling memungkinkan untuk mendongkrak produksi, terutama karena pemerintah memiliki target produksi 1 juta barel per hari pada 2030. Kholid menyatakan bahwa tanpa dukungan cost recovery, target tersebut tidak mungkin tercapai.

Cari Properti di BSD dengan harga terbaik? Cek disini!

Kholid menambahkan bahwa industri migas tidak bisa dipahami dengan prinsip ekonomi umum. Sebagai contoh, ia menjelaskan bahwa meskipun seorang kontraktor sudah menginvestasikan dana sebesar Rp1 triliun, belum tentu mereka akan memperoleh minyak. Selain itu, Kholid mengingatkan bahwa kondisi saat ini jauh lebih sulit dibandingkan beberapa waktu lalu. Menurutnya, semakin sulit mencari minyak karena pengeboran harus dilakukan semakin dalam dan semakin ke timur serta lebih banyak di offshore.

Kholid juga menyatakan bahwa saat ini industri migas menghadapi masalah karena sudah melewati masa minyak dan gas murah, dan semakin sulit untuk menemukan minyak. Ia menambahkan bahwa sumur-sumur di Indonesia sekarang mengandung lebih banyak air dibandingkan minyak, sehingga untuk mengangkat minyak tersebut, diperlukan usaha dan teknologi yang mahal.

Baca Juga:

Kholid menyatakan bahwa sangat wajar jika ada kontraktor yang ingin kembali dari skema gross split ke cost recovery. Menurutnya, tanpa cost recovery, kontraktor migas tidak mendapat insentif untuk merambah ke wilayah green field atau sumur dan cadangan baru, sehingga mereka lebih memilih bermain di area brown field atau sumur yang sudah dikembangkan.

Kholid menambahkan bahwa perubahan skema dari cost recovery ke gross split menjadi kurang menarik bagi kontraktor hulu migas. Jika kondisi ini terus berlanjut, hal tersebut pada akhirnya bisa menyebabkan penurunan penerimaan negara dari sektor migas. Belakangan ini, diskusi mengenai kedua skema biaya operasional tersebut semakin mengemuka, termasuk mekanisme perbaikan fiscal term ketika skema gross split dalam kontrak diubah kembali menjadi cost recovery. 

Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi VI dan PT Pertamina (Persero) pekan lalu, Wakil Direktur Utama Pertamina, Wiko Migantoro, menyatakan bahwa sektor hulu minyak dan gas bumi (migas) Indonesia menunjukkan tanda-tanda peningkatan produksi. Oleh karena itu, diperlukan dukungan untuk memperbaiki fiscal term di sektor hulu migas. Diharapkan bahwa melalui perbaikan ini, optimalisasi produksi migas dapat didorong.

Cari Apartemen dengan harga terbaik? Cek disini!

Sebelumnya, Kepala SKK Migas, Dwi Soetjipto, juga mengonfirmasi bahwa akan ada perubahan pada sejumlah wilayah kerja migas dari skema gross split menjadi cost recovery. Dwi menjelaskan bahwa karena skema gross split membuat KKKS merasa tidak dapat melaksanakan aktivitas, mereka mengajukan perubahan ke cost recovery.

Pri Agung Rakhmanto dari ReforMiner Institute mengungkapkan pendapatnya terkait perubahan kontrak skema bagi hasil untuk Blok Rokan. Menurutnya, rencana untuk mengubah skema kontrak dari gross split menjadi cost recovery di Blok Rokan dianggap beralasan. Pri berpendapat bahwa skema gross split akan memberatkan Pertamina Hulu Rokan dalam melanjutkan investasi besar-besaran di blok tersebut. Menurutnya, skema ini tidak sesuai untuk lapangan yang masih memerlukan pengembangan berisiko dan membutuhkan modal besar. Pri juga menambahkan bahwa rencana investasi dan pengembangan yang dihadapi oleh Pertamina untuk Blok Rokan saat ini masih memiliki risiko yang tinggi. Dia menyatakan bahwa Pertamina harus mengalokasikan investasi yang intensif untuk mengatasi penurunan produksi minyak dari blok tersebut.

Dapatkan juga informasi menarik dan terkini seputar properti, investasi, dan tata cara finansial lainnya di ecatalog.sinarmasland.com. Jangan lewatkan kesempatan untuk memiliki hunian impian Anda dengan bergabung menjadi pengguna eCatalog!

Our Property

Akasa, Kamaya Studio (Fl. 3-7, 10-15)
Akasa, Kamaya Studio (Fl. 3-7, 10-15)

Tangerang Selatan, Banten

Property Area: 22.96m2
Apartment

Start from 
Rp 451.730.000
Akasa, Kamaya Studio (Fl 8-9)
Akasa, Kamaya Studio (Fl 8-9)

Tangerang Selatan, Banten

Property Area: 22.96m2
Apartment

Start from 
Rp 451.730.000
Kamaya Studio (Fl 10-15)
Kamaya Studio (Fl 10-15)

Tangerang Selatan, Banten

Property Area: 22.96m2
Apartment

Start from 
Rp 451.730.000
Kamaya Studio A
Kamaya Studio A

Tangerang Selatan, Banten

Property Area: 25.83m2
Apartment

Start from 
Rp 487.887.000
Akasa, Kamaya Studio A
Akasa, Kamaya Studio A

Tangerang Selatan, Banten

Property Area: 25.83m2
Apartment

Start from 
Rp 487.887.000

Promotions

investasi migas, investasi

Bagikan :

share on facebookshare on Xshare on whatsapp
Similar Articles
Keuangan & Investasi
article
Fitur Poket Rupiah myBCA: Cara Praktis Mengatur Keuangan

Ditulis oleh Aurora Mutiara Santoso SEO & Content Specialist Mengatur keuangan akan terasa lebih mudah ketika dana yang dimiliki sudah dibagi berdasarkan kebutuhan dan tujuan. Namun, memisahkan tabungan untuk berbagai keperluan dalam satu rekening terkadang bisa membuat pengelolaan dana menjadi kurang praktis. Untuk membantu nasabah mengatur berbagai alokasi dana, BCA menghadirkan Poket Rup

11 September 2026

Keuangan & Investasi
article
Cara Mengurus PBG Online lewat SIMBG, Ini Syaratnya

Ditulis oleh Esther Aiko Kristina SEO & Content Specialist Bagi Propers yang berencana membangun atau melakukan perubahan pada bangunan, Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) menjadi salah satu dokumen penting yang perlu diperhatikan. PBG merupakan perizinan yang kini digunakan menggantikan Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Pengajuannya dapat dilakukan secara online melalui Sistem Informasi Manaj

10 September 2026

Keuangan & Investasi
article
Kenapa Harga Emas Naik? Ini Faktor yang Mempengaruhi Harga Emas

Ditulis oleh Aurora Mutiara Santoso SEO & Content Specialist Belakangan ini, emas kembali menjadi salah satu aset yang banyak diperbincangkan. Pergerakan harganya yang terus menarik perhatian membuat semakin banyak orang penasaran, kenapa harga emas naik? Di Indonesia, salah satu emas yang banyak dikenal adalah emas batangan ANTAM. Harganya pun dapat berubah dari waktu ke waktu mengikuti ko

10 September 2026