pixel

Notifikasi

Tidak Ada Notifikasi
Home/Articles/

Ngajuin KPR Lebih Baik Pakai Nama Istri atau Suami?

Ngajuin KPR Lebih Baik Pakai Nama Istri atau Suami?

26 April 2024

Bagikan :

share on facebookshare on Xshare on whatsapp
Pengajuan KPR

Memasuki jenjang pernikahan, membeli rumah menjadi salah satu langkah penting. Rumah bukan hanya tempat tinggal, tetapi juga investasi berharga untuk masa depan. Banyak pasangan suami istri memanfaatkan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) untuk mewujudkan mimpi ini. KPR memungkinkan mereka memiliki rumah dengan dana terbatas.

Namun, pertanyaannya, atas nama siapa KPR sebaiknya diajukan? Suami atau istri? Berikut ini beberapa pertimbangan yang bisa anda jadikan acuan sebelum melakukan proses KPR rumah

  • Rumah Menjadi Hak Bersama Suami Istri Setelah Menikah

Banyak pasangan suami istri yang bingung menentukan nama saat mengajukan KPR karena berbagai alasan. Salah satunya adalah kekhawatiran bank menolak KPR jika gaji suami tidak memenuhi standar. Ada juga yang cemas dengan kemungkinan perceraian di masa depan.

Namun, kekhawatiran tersebut tidak perlu ada. Pasalnya, rumah yang dibeli setelah menikah secara hukum menjadi harta bersama suami istri. Hal ini berarti, meskipun hanya satu pihak yang namanya tercantum dalam KPR, hak milik rumah tetap dimiliki bersama.

Jika terjadi perceraian, pembagian harta bersama, termasuk rumah, akan diatur dalam hukum gono-gini. Aturan ini berlaku kecuali ada perjanjian pranikah yang secara spesifik mengatur pembagian harta, termasuk rumah.

  • Pertimbangkan Persyaratan dari Bank 

Sebelum mengambil KPR, Anda dan pasangan diharuskan untuk membandingkan banyak bank. Hampir semua bank-bank besar memiliki fasilitas KPR dengan besaran suku bunga dan persyaratan yang berbeda. Pastikan untuk membaca dan memahami semua persyaratan yang bank ajukan. Bahkan, Anda bisa menghitung kemampuan finansial sebelum mengambil KPR. Gunakanlah kalkulator simulasi KPR yang dapat dilihat pada website bank.

 

  • Mempertimbangkan Penghasilan Bersama untuk KPR

Sebelum mengajukan KPR, penting bagi pasangan suami istri untuk mendiskusikan penghasilan masing-masing. Hal ini untuk menentukan siapa yang lebih tepat menjadi pemohon KPR. Jika suami merupakan pencari nafkah utama, pengajuan KPR bisa dilakukan atas namanya. Namun, jika penghasilan istri jauh lebih besar, pengajuan KPR bisa atas nama istri. Selain itu, pertimbangkan juga pekerjaan dan prospek keuangan jangka panjang. Analisis potensi kenaikan gaji, bonus, dan benefit lainnya yang dapat memengaruhi kemampuan Anda dan pasangan dalam membayar angsuran KPR setiap bulan.

 

  • Pertimbangkan Joint Income 

Jika ditanya pengajuan KPR atas nama istri atau suami, maka jawabannya adalah tergantung pada pemasukan atau penghasilan yang sesuai dengan persyaratan yang diberikan bank. Jika keduanya berkarir, Anda bisa mempertimbangkan skema joint income saat mengajukan KPR. 

Joint income merupakan sistem KPR yang melibatkan dua orang dengan penghasilan yang berbeda. Nantinya, penghasilan suami dan istri akan digabungkan dengan tujuan untuk bisa mendapatkan penghasilan yang lebih besar sehingga potensi KPR diterima lebih besar. 


Nah itu dia empat pertimbangkan yang bisa anda pikirkan terelebih dahulu sebelum melakukan proses KPR. yuk, kunjungi website ecatalog sinarmasland untuk tau informasi lainnya.

Bagikan :

share on facebookshare on Xshare on whatsapp
Similar Articles
Info KPR
article
Beli Rumah Sinar Mas Land Makin Mudah dengan Livin’ KPR Mandiri

Ditulis oleh Esther Aiko Kristina SEO & Content Specialist Membeli rumah bukan hanya soal menemukan hunian yang sesuai, tetapi juga menentukan skema pembiayaan yang tepat. Bagi Propers yang merupakan nasabah Bank Mandiri dan sedang mempertimbangkan properti Sinar Mas Land, proses pencarian rumah hingga pengajuan KPR kini dapat dilakukan dengan lebih praktis melalui Livin’ KPR Mandiri.

04 September 2026

Info KPR
article
Cara Mengajukan KPR Rumah 2026: Tahapan hingga Tips agar Disetujui

Membeli rumah merupakan salah satu pencapaian besar dalam hidup. Namun, tidak semua orang memiliki dana yang cukup untuk membeli hunian secara tunai. Karena itu, Kredit Pemilikan Rumah (KPR) menjadi solusi yang banyak dipilih untuk mewujudkan impian memiliki rumah dengan sistem pembayaran secara bertahap. Meski begitu, mengajukan KPR bukan sekadar mengisi formulir dan menunggu persetujuan. Ada be

14 July 2026

Info KPR
article
Beli Rumah di Tengah Kondisi Ekonomi, Masih Worth It?

Membeli rumah merupakan salah satu keputusan finansial terbesar dalam hidup. Namun, di tengah kondisi ekonomi yang masih dinamis, mulai dari perubahan suku bunga acuan, kenaikan biaya hidup, hingga ketidakpastian ekonomi global, tidak sedikit masyarakat yang bertanya, "Apakah sekarang waktu yang tepat membeli rumah dengan KPR?" Jawabannya tidak selalu bergantung pada kondisi ekonomi. Yang lebih p

09 July 2026