pixel

Notifikasi

Tidak Ada Notifikasi
Home/Articles/

Apa Itu PPN KMS: Bangun Rumah Sendiri Bisa Kena Pajak?

Apa Itu PPN KMS: Bangun Rumah Sendiri Bisa Kena Pajak?

08 July 2024

Bagikan :

share on facebookshare on Xshare on whatsapp
apakah bangun rumah sendiri kena pajak, renovasi rumah kena pajak

pajakku.com

Ada banyak cara untuk memiliki rumah, mulai dari membeli secara tunai, menggunakan KPR, atau membangun sendiri dari nol. Meski membangun rumah sendiri, ternyata proses ini bisa dikenai pajak. Pajak yang dimaksud adalah Pajak Pertambahan Nilai Kegiatan Membangun Rumah Sendiri (PPN KMS) yang diatur dalam PMK Nomor 61/PMK.03/2022 tentang Pajak Pertambahan Nilai (PPN) atas Kegiatan Membangun Sendiri, yang berlaku sejak 1 April 2022. Dalam aturan ini, bukan hanya pembangunan rumah, tetapi renovasi rumah pun dapat dikenakan PPN.

Kriteria Rumah yang Bisa Kena Pajak Bangun dan Renovasi

Meskipun cukup mengkhawatirkan, Anda tidak perlu terlalu cemas karena tidak semua rumah akan terkena pajak ini. Dalam pasal 2 PMK Nomor 61/PMK.03/2022, terdapat tiga poin kriteria rumah yang akan dikenakan PPN KMS.

  1. Konstruksi utamanya terdiri dari kayu, beton, pasangan batu bata atau bahan sejenis, dan/atau baja;
  2. Diperuntukkan bagi tempat tinggal atau tempat kegiatan usaha; dan
  3. Luas keseluruhan paling sedikit 200 meter persegi.

Pajak ini wajib dibayar oleh orang yang melakukan kegiatan membangun sendiri (KMS) melalui setoran di bank atau kantor pos. Setelah itu, pembayaran ini juga harus dilaporkan. Adapun aktivitas yang dikenakan pajak ini adalah kegiatan membangun bangunan, baik bangunan baru maupun perluasan bangunan lama yang dilakukan tidak dalam usaha atau pekerjaan oleh orang pribadi atau badan yang hasilnya digunakan sendiri atau digunakan pihak lain. Dengan ketentuan tersebut, jenis pajak yang dikenakan adalah Pajak Pertambahan Nilai (PPN) yang tarifnya telah ditetapkan dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Cari Apartemen di Jakarta, Tangerang, dan sekitarnya dengan harga terbaik? Cek disini!

Our Property

Upper West, Apartment-A
Upper West, Apartment-A

Tangerang, Banten

Property Area: 69.36m2
Apartment

Start from 
Rp 2.423.196.000
Upper West, Apartment-B
Upper West, Apartment-B

Tangerang, Banten

Property Area: 71.99m2
Apartment

Start from 
Rp 2.515.080.000

Simulasi Perhitungan Pajak Bangun dan Renovasi

Dalam Pasal 3 Ayat 2 PMK Nomor 61/PMK.03/2022, besaran pajak PPN KMS dihitung dari hasil perkalian 20% dengan tarif PPN sebagaimana diatur dalam Pasal 7 ayat (1) Undang-Undang Pajak Pertambahan Nilai dikalikan dengan dasar pengenaan pajak. Berikut simulasinya:

Pada Juli 2024 Bapak Budi memulai membangun sebuah rumah untuk tempat tinggal pribadinya. Luas keseluruhan dari rumah tersebut adalah 200 m2, biaya-biaya yang dikeluarkan oleh Bapak Budi dalam upaya membangun rumah tersebut sampai dengan selesainya bangunan tersebut adalah sebagai berikut:

  • Pembelian tanah sebesar Rp 200.000.000
  • Pembelian bahan baku bangunan keseluruhan Rp 180.000.000
  • Biaya upah mandor dan pekerja bangunan Rp 70.000.000

Maka perhitungan PPN yang terutang atas pembangunan rumah tersebut adalah sebagai berikut:

Sesuai dengan PMK No. 61/ 2022 PPN terutang atas KMS adalah:

= 20% X tarif PPN X DPP

= (20% X 11% ) X Biaya, tidak termasuk biaya pembelian tanah

= (20% X 11%) X (Rp 180.000.000 + Rp 70.000.000)

Dengan demikian, PPN terutang atas KMS oleh Bapak Budi adalah:

= 20% X 11% X Rp250.000.000

= Rp 5.500.000

Dapatkan juga informasi menarik dan terkini seputar properti, investasi, dan tata cara finansial lainnya di ecatalog.sinarmasland.com. Jangan lewatkan kesempatan untuk memiliki hunian impian Anda dengan bergabung menjadi pengguna eCatalog!

Baca Juga:

Promotions

apakah bangun rumah sendiri kena pajak, renovasi rumah kena pajak

Bagikan :

share on facebookshare on Xshare on whatsapp
Similar Articles
Tips Properti
article
Kenapa Cibubur Jadi Pilihan Hunian Keluarga? Ini Alasannya

Ditulis Oleh Esther Aiko Kristina SEO & Content Specialist Memilih rumah untuk keluarga tentu tidak cukup hanya melihat desain bangunan atau jumlah kamar tidur. Ada banyak hal lain yang perlu dipertimbangkan, mulai dari akses menuju tempat kerja, sekolah anak, fasilitas kesehatan, hingga pilihan aktivitas yang bisa dilakukan bersama keluarga. Karena itu, kawasan tempat tinggal menjadi salah

27 August 2026

Tips Properti
article
Ingin Beli Rumah Pertama? Simak Tips Memilih Hunian yang Tepat

Memiliki rumah pertama merupakan impian banyak orang, terutama bagi pasangan muda maupun keluarga yang ingin memiliki tempat tinggal sendiri. Namun, membeli rumah bukanlah keputusan yang bisa dilakukan secara terburu-buru. Ada banyak aspek yang perlu dipertimbangkan agar hunian yang dipilih benar-benar sesuai dengan kebutuhan saat ini maupun di masa depan. Mulai dari menentukan anggaran, memilih

21 July 2026

Tips Properti
article
Sertifikat Tanah Tumpang Tindih? Ini Penyebab dan Cara Cegahnya

Memiliki tanah masih menjadi salah satu bentuk investasi yang diminati masyarakat Indonesia. Selain nilainya yang cenderung meningkat dari waktu ke waktu, tanah juga menawarkan fleksibilitas penggunaan, baik untuk membangun rumah, membuka usaha, maupun investasi jangka panjang. Namun dibalik potensi keuntungan tersebut, ada satu risiko yang perlu diperhatikan, yaitu sertifikat tanah tumpang tindi

24 June 2026