pixel

Notifikasi

Tidak Ada Notifikasi
Home/Articles/

5 Daftar Program Pemerintah untuk Bantu Beli Rumah, Simak!

5 Daftar Program Pemerintah untuk Bantu Beli Rumah, Simak!

30 July 2024

Bagikan :

share on facebookshare on Xshare on whatsapp
program pemerintah bantu beli rumah, program pemerintah untuk rumah

sumber: harga.web.id

Propers, pastinya memiliki rumah menjadi dambaan. Namun, harga rumah yang kian melonjak pastinya membuat kekhawatiran.

Tetapi, tenang! Ternyata ada beberapa program pemerintah yang bisa membantu untuk mewujudkan rumah impian, lho. Simak artikel eCatalog ini, ya!

Membeli rumah adalah impian banyak orang. Untuk membantu mewujudkan impian tersebut, pemerintah Indonesia telah meluncurkan berbagai program yang dirancang untuk memfasilitasi pembelian rumah.

Program Pemerintah untuk Wujudkan Beli Rumah Impian

Ini Syarat dan Cara Mengajukan FLPP, Program KPR Subsidi - Bank Mega Syariah

sumber: megasyariah.co.id

Berikut adalah lima program pemerintah yang bisa membantu kamu memiliki rumah sendiri.

1. KPR Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP)

KPR Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) adalah program pemerintah yang memberikan dukungan fasilitas likuiditas untuk masyarakat berpenghasilan rendah.

Program ini dilaksanakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan hanya dapat diterima oleh masyarakat dengan penghasilan rendah. Beberapa kelebihan KPR FLPP antara lain:

  • Uang muka ringan
  • Bunga tetap 5%
  • Tenor cicilan maksimal 20 tahun
  • Bebas PPn, premi asuransi, dan asuransi kebakaran

Peserta KPR FLPP harus menempati rumah tersebut dan tidak boleh menjual atau menyewakannya.

Ingin Cari Rumah di Tangerang? Cek Disini Secara Lengkap!

2. Tapera (Tabungan Perumahan Rakyat)

Tapera adalah program pembiayaan rumah dari pemerintah yang menggunakan sistem iuran. Peserta membayar iuran sebesar 3% dari gaji, dengan 0,5% ditanggung oleh pemberi kerja dan 2,5% oleh pekerja.

Bagi peserta mandiri, seluruh iuran 3% ditanggung sendiri. Meskipun ada pro dan kontra terkait pemotongan gaji untuk iuran ini, Tapera tetap menjadi salah satu pilihan untuk memiliki rumah.

3. KPR Subsidi Selisih Bunga (SSB)

Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Subsidi Selisih Bunga (SSB) adalah salah satu program pemerintah yang bertujuan untuk mempermudah pembelian rumah. Menurut Kementerian PUPR, KPR SSB adalah kredit kepemilikan rumah dengan pengurangan suku bunga melalui subsidi bunga kredit perumahan.

Pemerintah memberikan subsidi ini untuk mengurangi suku bunga cicilan yang harus dibayar oleh peserta KPR SSB. Bank Tabungan Negara (BTN) adalah salah satu bank yang menyediakan fasilitas ini.

Baca Juga: Gaji Rp. 2 Juta Perbulan Apakah Kena Pajak?

4. BP2BT (Bantuan Pembiayaan Perumahan Berbasis Tabungan)

Program BP2BT ditargetkan untuk masyarakat berpenghasilan rendah di sektor informal yang kesulitan mendapatkan KPR karena penghasilan yang tidak tetap. Program ini memiliki tiga komponen pembiayaan:

  1. Pemohon harus memiliki dana 5% dari total harga rumah.
  2. Subsidi dari Kementerian PUPR hingga 38,8% harga rumah atau maksimal Rp32,4 juta.
  3. Kredit pembiayaan dari bank pelaksana.

5. Subsidi Bantuan Uang Muka (SBUM)

Subsidi Bantuan Uang Muka (SBUM) adalah program yang diluncurkan pemerintah pada tahun 2017 untuk membantu masyarakat berpenghasilan rendah membayar uang muka rumah. Berdasarkan Keputusan Menteri PUPR Nomor 55s/KPTS/M/2016, SBUM memberikan subsidi sebagian atau seluruh uang muka pembelian rumah sebesar Rp4 juta kepada penerima KPR Bersubsidi.

Nah, Propers, itulah 5 program pemerintah yang bisa membantu kamu memiliki rumah. Menarik, bukan? Dari kelima program tersebut, program mana yang menurutmu paling cocok?

Jika sudah menentukan pilihan, kamu bisa mulai menyusun rencana untuk mewujudkan rumah impianmu. Jangan lupa untuk mengunjungi eCatalog Sinarmas untuk informasi lebih lanjut mengenai berbagai unit properti di Tangerang.

Our Property

Alfiore Type 158
Alfiore Type 158

Tangerang, Banten

Property Area: 58m2
Residential

Start from 
Rp 1.822.360.000
Alfiore Type 93
Alfiore Type 93

Tangerang, Banten

Property Area: 58m2
Residential

Start from 
Rp 1.251.790.000
Excelia Type 64
Excelia Type 64

Tangerang, Banten

Property Area: 64m2
Residential

Start from 
Rp 1.445.435.000
Excelia Type 69
Excelia Type 69

Tangerang, Banten

Property Area: 69m2
Residential

Start from 
Rp 1.400.000.000

Yuk, stay up to date dengan informasi terbaru mengenai keperluan jual beli rumah, info KPR, dan lainnya melalui ecatalog.sinarmasland.com!

 

Baca Juga: 

Promotions

program pemerintah bantu beli rumah, program pemerintah untuk rumah

Bagikan :

share on facebookshare on Xshare on whatsapp
Similar Articles
Tips Properti
article
Kenapa Cibubur Jadi Pilihan Hunian Keluarga? Ini Alasannya

Ditulis Oleh Esther Aiko Kristina SEO & Content Specialist Memilih rumah untuk keluarga tentu tidak cukup hanya melihat desain bangunan atau jumlah kamar tidur. Ada banyak hal lain yang perlu dipertimbangkan, mulai dari akses menuju tempat kerja, sekolah anak, fasilitas kesehatan, hingga pilihan aktivitas yang bisa dilakukan bersama keluarga. Karena itu, kawasan tempat tinggal menjadi salah

27 August 2026

Tips Properti
article
Ingin Beli Rumah Pertama? Simak Tips Memilih Hunian yang Tepat

Memiliki rumah pertama merupakan impian banyak orang, terutama bagi pasangan muda maupun keluarga yang ingin memiliki tempat tinggal sendiri. Namun, membeli rumah bukanlah keputusan yang bisa dilakukan secara terburu-buru. Ada banyak aspek yang perlu dipertimbangkan agar hunian yang dipilih benar-benar sesuai dengan kebutuhan saat ini maupun di masa depan. Mulai dari menentukan anggaran, memilih

21 July 2026

Tips Properti
article
Sertifikat Tanah Tumpang Tindih? Ini Penyebab dan Cara Cegahnya

Memiliki tanah masih menjadi salah satu bentuk investasi yang diminati masyarakat Indonesia. Selain nilainya yang cenderung meningkat dari waktu ke waktu, tanah juga menawarkan fleksibilitas penggunaan, baik untuk membangun rumah, membuka usaha, maupun investasi jangka panjang. Namun dibalik potensi keuntungan tersebut, ada satu risiko yang perlu diperhatikan, yaitu sertifikat tanah tumpang tindi

24 June 2026