pixel

Notifikasi

Tidak Ada Notifikasi
Home/Articles/

Cara Aman Bayar Booking Fee Properti, Hindari Penipuan!

Cara Aman Bayar Booking Fee Properti, Hindari Penipuan!

09 May 2025

Bagikan :

share on facebookshare on Xshare on whatsapp
Booking Fee - Sinar Mas Land

Rumah123.com

Membeli atau menyewa properti, entah itu rumah, apartemen, atau ruko, memang jadi keputusan besar dalam hidup. Nah, salah satu langkah penting sebelum transaksi sah adalah membayar booking fee.
Sayangnya, di balik proses ini, masih banyak modus penipuan yang mengintai. Makanya Propers perlu tahu cara aman bayar booking fee agar proses pemesanan properti berjalan lancar tanpa risiko.

Agar Propers terhindar dari kasus penipuan booking fee properti yang marak terjadi, berikut ini beberapa tips yang wajib dipahami sebelum mengirim uang tanda jadi.

Platform Jual Beli Properti di Jakarta, Tangerang, Surabaya, Batam, Bogor: eCatalog Sinarmas

1. Pastikan Developer atau Agen Properti Terpercaya

Langkah pertama dalam cara aman bayar booking fee adalah memastikan developer atau agen properti yang Propers pilih punya reputasi baik. Cari tahu track record mereka melalui media sosial, Google review, atau testimoni dari pembeli sebelumnya.

Reputasi developer bisa dicek melalui proyek-proyek sebelumnya yang sudah selesai tepat waktu dan tanpa masalah hukum. Jangan mudah tergiur harga miring tanpa mengecek latar belakangnya terlebih dulu.

Baca juga artikel serupa : Alasan Gunakan Pihak Ketiga Saat Sewa Properti Aman

2. Gunakan Rekening Resmi Perusahaan

Hindari mentransfer booking fee ke rekening pribadi, meskipun atas nama sales atau marketing yang mengaku dari perusahaan properti tersebut. Tips bayar booking fee yang aman adalah menggunakan rekening resmi atas nama perusahaan pengembang, bukan individu.

Developer yang profesional pasti menyediakan rekening resmi untuk seluruh transaksi konsumen. Ini demi keamanan dana Propers dan memudahkan pelacakan apabila terjadi masalah.

3. Minta Bukti Pembayaran Resmi

Setelah Propers melakukan bayar booking fee sewa properti, pastikan segera meminta bukti pembayaran berupa invoice atau kwitansi resmi. Dokumen ini penting untuk dijadikan pegangan hukum bila muncul sengketa di kemudian hari.

Bukti pembayaran sebaiknya dicetak di atas kop surat resmi perusahaan lengkap dengan tanda tangan dan cap perusahaan.

Baca juga artikel serupa : Cara Membuat Kwitansi Sewa Rumah, Bulanan hingga DP

4. Pelajari Syarat & Ketentuan Booking Fee

Jangan langsung terburu-buru transfer hanya karena takut kehabisan unit. Propers wajib membaca dan memahami syarat serta ketentuan pembayaran booking fee. Biasanya berisi informasi mengenai besaran nominal, waktu berlaku booking, dan ketentuan pengembalian dana.

Cara aman bayar booking fee salah satunya adalah menanyakan apakah booking fee bisa dikembalikan jika pembelian dibatalkan. Pastikan hal ini tertulis dalam surat pemesanan atau Perjanjian Pemesanan Unit (PPU).

Cari Rumah dengan harga terbaik? Cek disini! 

Our Property

5. Lakukan Transaksi di Kantor Resmi atau Virtual Account

Saat bayar booking fee sewa properti, sebaiknya lakukan transaksi langsung di kantor pemasaran atau melalui virtual account resmi. Jangan mentransfer ke rekening pribadi sales di luar prosedur.

Pembayaran melalui virtual account lebih aman karena langsung terhubung ke sistem perusahaan dan bisa dicek real-time.

6. Hindari Transfer di Luar Jam Kerja Resmi

Tips bayar booking fee selanjutnya, sebaiknya Propers melakukan pembayaran saat jam operasional kantor. Hindari transfer di malam hari atau akhir pekan, apalagi jika sales meminta segera transfer karena alasan unit hampir habis.

Waspada, modus seperti ini kerap dipakai oknum nakal untuk menekan calon konsumen agar tergesa-gesa tanpa sempat berpikir panjang.

7. Cek Kembali Nominal dan Detail Unit

Sebelum Propers mengirimkan dana booking fee, pastikan mengecek ulang nominal, nomor rekening tujuan, dan detail unit properti yang dipesan. Cara aman bayar booking fee tak boleh asal-asalan, karena kesalahan nominal atau unit bisa berujung batalnya pemesanan.

Propers bisa minta sales mengirimkan detail unit via email atau WhatsApp resmi perusahaan sebelum transfer.

8. Simpan Semua Bukti Komunikasi

Selain menyimpan bukti transfer dan invoice, Propers juga perlu mendokumentasikan semua komunikasi terkait bayar booking fee sewa properti. Simpan email, WhatsApp, dan rekaman telepon jika perlu.

Bukti komunikasi sangat berguna jika sewaktu-waktu terjadi perselisihan antara konsumen dan pengembang.

 

Membayar booking fee properti memang langkah penting, tapi jangan sampai lengah. Gunakan cara aman bayar booking fee dengan memastikan developer terpercaya, menggunakan rekening resmi, meminta bukti pembayaran, dan membaca syarat ketentuan.
Jangan lupa, lakukan pembayaran di jam operasional, cek detail unit, dan simpan semua bukti transaksi serta komunikasi.

Dengan mengikuti tips bayar booking fee di atas, Propers bisa lebih tenang dalam proses sewa atau pembelian properti tanpa takut jadi korban penipuan.

Yuk, kunjungi website eCatalog sinarmasland untuk tau informasi lainnya seputar properti. Jangan lupa juga untuk bergabung menjadi pengguna eCatalog!

Promotions

Rumah dengan harga terbaik di BSD - Sinar Mas Land

Bagikan :

share on facebookshare on Xshare on whatsapp
Similar Articles
Tips Properti
article
Bau 'Apek' di Ruangan? Atasi dengan 5 Cara Ini!

Bau apek yang mengganggu seringkali menjadi masalah umum di apartemen, terutama di unit yang jarang terkena sinar matahari atau memiliki ventilasi yang kurang baik. Simak artikel berikut ini untuk mencegah dan mengatasi bau 'apek' yang mengendap di ruangan Anda! Biasanya, bau apek yang disebabkan oleh kelembapan berlebih. Akan tetapi, jangan khawatir! Kini bau 'apek' dapat di

06 October 2026

Tips Properti
article
Ketahui Fungsi dan Cara Kerja Mikrometer Sekrup di Konstruksi

Dalam dunia konstruksi, ketepatan pengukuran menjadi salah satu faktor yang menentukan keberhasilan sebuah proyek. Alat ukur presisi seperti mikrometer sekrup memiliki peran penting dalam memastikan kualitas material dan struktur bangunan, meskipun alat ini lebih sering diasosiasikan dengan industri manufaktur dan permesinan. Mikrometer sekrup mampu mengukur ketebalan dan diameter objek kecil deng

06 October 2026

Tips Properti
article
Apakah Jual Tanah di Bawah NJOP Tetap Kena BPHTB? Simak Disini!

Ditulis oleh Aurora Mutiara Santoso SEO & Content Specialist Membeli atau menjual tanah tidak hanya berkaitan dengan harga transaksi. Ada berbagai kewajiban perpajakan yang perlu diperhatikan, salah satunya Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB). Salah satu pertanyaan yang sering muncul adalah, apakah jual tanah dengan harga di bawah NJOP tetap dikenakan BPHTB? Hal ini penting d

06 October 2026