Banyak orang membeli rumah melalui Kredit Pemilikan Rumah (KPR) karena harga properti yang terus meningkat setiap tahun. Namun muncul pertanyaan yang cukup sering dibahas, yaitu apakah cicilan KPR bisa disebut sebagai investasi?
Sebagian orang menganggap KPR hanya sebagai kewajiban finansial jangka panjang. Namun di sisi lain, ada juga yang melihatnya sebagai bentuk investasi properti yang berpotensi memberikan keuntungan di masa depan.
Platform Jual Beli Properti di Jakarta, Tangerang, Surabaya, Batam, Bogor: eCatalog Sinarmas
Untuk memahami hal ini secara lebih jelas, Propers perlu mengetahui bagaimana KPR bekerja dan bagaimana properti dapat memberikan nilai investasi.
Apa Itu Cicilan KPR?
Cicilan KPR adalah pembayaran bulanan yang dilakukan kepada bank atas pinjaman yang digunakan untuk membeli rumah.
Dalam skema ini, bank akan membiayai sebagian besar harga rumah, sementara pembeli hanya perlu menyediakan uang muka (down payment). Sisanya kemudian dibayarkan melalui cicilan dalam jangka waktu tertentu, biasanya antara 10 hingga 20 tahun.
Besaran cicilan umumnya dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti suku bunga, tenor pinjaman, dan jumlah pinjaman yang diajukan.
Sumber: loanmarket.co.id
Apakah Cicilan KPR Bisa Disebut Investasi?
Jawabannya adalah bisa, tetapi tidak selalu. Cicilan KPR dapat dianggap sebagai investasi jika properti yang dibeli memiliki potensi peningkatan nilai di masa depan.
Hal ini karena properti memiliki karakteristik yang berbeda dibandingkan aset lainnya, seperti saham atau emas.
Ada beberapa alasan mengapa rumah melalui KPR sering dianggap sebagai investasi.
1. Nilai Properti Cenderung Meningkat
Salah satu alasan utama mengapa properti dianggap sebagai investasi adalah karena harga tanah dan bangunan cenderung naik setiap tahun.
Jika Propers membeli rumah di kawasan yang berkembang, kemungkinan besar nilai properti tersebut akan meningkat dalam beberapa tahun ke depan.
Kenaikan nilai ini bisa memberikan keuntungan jika suatu saat rumah tersebut dijual kembali.
2. Bisa Menjadi Aset Jangka Panjang
Rumah yang dibeli melalui KPR tetap menjadi aset yang dimiliki oleh pembeli setelah cicilan lunas.
Artinya, meskipun membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk melunasinya, properti tersebut tetap memiliki nilai ekonomi yang dapat dimanfaatkan di masa depan.
Bahkan, properti juga bisa diwariskan kepada keluarga.
3. Berpotensi Menghasilkan Pendapatan Pasif
Selain dijual kembali, rumah yang dimiliki juga dapat disewakan untuk menghasilkan passive income.
Jika lokasi properti berada di kawasan yang strategis, potensi penyewaan biasanya cukup tinggi.
Inilah yang membuat banyak orang memilih properti sebagai instrumen investasi jangka panjang.
Cari rumah di BSD dengan harga terbaik? Cek disini!
Hal yang Perlu Dipertimbangkan Sebelum Mengambil KPR
Meskipun memiliki potensi investasi, mengambil KPR tetap membutuhkan perencanaan finansial yang matang.
Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan.
Perhatikan Kemampuan Membayar Cicilan
Idealnya, cicilan rumah tidak melebihi 30–40% dari total penghasilan bulanan. Hal ini penting agar kondisi keuangan tetap stabil.
Pilih Lokasi Properti yang Berkembang
Lokasi merupakan faktor utama yang menentukan nilai investasi properti. Kawasan yang memiliki infrastruktur berkembang biasanya memiliki potensi kenaikan harga yang lebih tinggi.
Hitung Biaya Tambahan
Selain cicilan bulanan, Propers juga perlu memperhitungkan biaya lain seperti pajak, biaya notaris, asuransi, dan biaya perawatan rumah.
Properti di Kawasan Berkembang Memiliki Potensi Investasi

Salah satu faktor penting yang menentukan apakah KPR dapat menjadi investasi adalah lokasi properti.
Properti yang berada di kawasan berkembang dengan fasilitas lengkap biasanya memiliki potensi kenaikan nilai yang lebih baik.
Contohnya adalah kawasan BSD City, yang saat ini dikenal sebagai salah satu pusat pertumbuhan properti di Tangerang Selatan.
Di kawasan ini terdapat berbagai pilihan hunian modern, salah satunya adalah cluster Vireya BSD dari Sinarmas Land.
Cluster ini dirancang dengan konsep hunian modern yang nyaman dengan lingkungan yang tertata rapi. Selain itu, lokasinya juga dekat dengan berbagai fasilitas seperti pusat perbelanjaan, area bisnis, institusi pendidikan, hingga akses transportasi utama.
Dengan perkembangan kawasan BSD yang terus meningkat, hunian di area ini memiliki potensi nilai properti yang menarik dalam jangka panjang.
Jadi, Apakah KPR Termasuk Investasi?
Secara umum, cicilan KPR bisa dianggap sebagai investasi jika properti yang dibeli memiliki nilai yang terus berkembang.
Namun keputusan membeli rumah melalui KPR tetap harus disesuaikan dengan kondisi finansial serta tujuan jangka panjang.
Jika dilakukan dengan perencanaan yang matang, membeli rumah melalui KPR tidak hanya memberikan tempat tinggal, tetapi juga berpotensi menjadi aset yang bernilai di masa depan.
Temukan Hunian Modern di BSD City
Jika Propers sedang mempertimbangkan membeli rumah sebagai aset jangka panjang, kawasan BSD City menawarkan berbagai pilihan hunian modern dengan lingkungan yang berkembang pesat.
Salah satunya adalah cluster Vireya BSD, yang menghadirkan konsep hunian modern dengan fasilitas kawasan yang lengkap dan akses yang strategis.
Untuk mengetahui informasi lengkap mengenai cluster ini serta berbagai pilihan properti lainnya, Propers dapat langsung mengunjungi eCatalog Sinarmas Land sekarang juga.
Temukan hunian yang sesuai dengan kebutuhan Propers dan mulai langkah menuju investasi properti yang tepat.
Baca Juga: