pixel

Notifikasi

Tidak Ada Notifikasi
Home/Articles/

Untung Rugi Beli Rumah dengan Skema Pembayaran Cash Bertahap

Untung Rugi Beli Rumah dengan Skema Pembayaran Cash Bertahap

21 July 2024

Bagikan :

share on facebookshare on Xshare on whatsapp
kpr rumah, cash bertahap rumah, untung rugi cash bertahap

rumah123.com

Membeli rumah adalah keputusan besar mengingat harganya yang tinggi. Ada berbagai opsi pembayaran yang dapat dipilih sesuai dengan kemampuan, salah satunya adalah skema cash bertahap.

Skema cash bertahap menjadi alternatif bagi pembeli yang tidak mampu membayar rumah secara penuh sekaligus, atau bagi mereka yang menghadapi kesulitan dalam memperoleh KPR dari bank konvensional atau enggan membayar bunga.

Dalam sistem ini, pembelian rumah dilakukan dengan cicilan langsung antara pembeli dan pihak developer tanpa melibatkan bank atau lembaga keuangan lainnya. Developer menyediakan opsi kredit, memungkinkan pembeli untuk melakukan pembayaran cicilan setiap bulan sesuai dengan kesepakatan yang telah dibuat. Tanpa adanya pihak ketiga, sistem ini dikenal sebagai cash bertahap atau KPR in house. 

Cash bertahap umumnya memiliki periode lebih singkat, maksimal 5 tahun atau 60 kali cicilan. Akibatnya, cicilan bulanan menjadi lebih besar karena jangka waktu yang pendek. Karena tidak ada bunga dalam skema ini, cicilan hanya mencakup harga rumah yang dibagi dengan periode pembayaran, sehingga banyak orang lebih memilih cash bertahap dibandingkan KPR konvensional.

Platform Jual Beli Properti di Jakarta, Tangerang, Surabaya, Batam, Bogor: eCatalog Sinarmas

Kelebihan Cash Bertahap

Agar lebih mengenal skema cash bertahap, berikut penjelasan mengenai kelebihannya yang harus kamu ketahui.

1. Tenor Lebih Singkat

Seperti yang telah dijelaskan, skema cash bertahap memiliki jangka waktu maksimum 5 tahun atau 60 cicilan. Ini memungkinkan pelunasan yang lebih cepat dan mengurangi beban keuangan dalam jangka panjang.

2. Tanpa Uang Muka atau DP

Kelebihan lain dari cash bertahap adalah tidak memerlukan uang muka atau DP, berbeda dengan KPR konvensional. Anda hanya perlu membayar Booking Fee sebagai bentuk keseriusan dan komitmen kepada pihak pengembang. Besaran Booking Fee ini bergantung pada kebijakan pengembang dan biasanya dapat diangsur dalam 10 hingga 20 kali pembayaran.

Baca Juga: Mengenal Metode Pembayaran Cash Bertahap dalam Membeli Rumah

3. Tanpa Bunga

Cash bertahap tidak dikenakan bunga bank, sehingga cicilan hanya terdiri dari harga rumah yang dibagi dengan jangka waktu pembayaran.

4. Proses Pengajuan Cepat dan Mudah

Proses pengajuan cash bertahap lebih mudah dan cepat dibandingkan dengan KPR konvensional. Hal ini disebabkan oleh tidak adanya pihak ketiga seperti bank, karena transaksi dilakukan langsung dengan pihak pengembang. Dalam skema ini, rumah dapat diserahterimakan setelah pelunasan mencapai lebih dari 80% atau sesuai dengan kebijakan masing-masing pengembang.

5. Tanpa Biaya-biaya Pengajuan

Terakhir, skema cash bertahap tidak memerlukan biaya pengajuan tambahan seperti biaya provisi, biaya administrasi, biaya akad kredit, atau biaya lainnya yang biasanya dikenakan pada KPR konvensional. Dengan demikian, Anda bisa menghemat biaya secara keseluruhan.

Cari rumah di Tangerang, Bogor, dan sekitarnya dengan harga terbaik? Cek disini!

Our Property

Welton Type 7x14 (Corner)
Welton Type 7x14 (Corner)

Tangerang, Banten

Property Area: 116m2
Residential

Start from 
Rp 3.498.848.940
Welton Type 8x16 (Corner)
Welton Type 8x16 (Corner)

Tangerang, Banten

Property Area: 166m2
Residential

Start from 
Rp 4.205.068.040
Welton by Hiera (Welton Type 9x18 - 9x16)
Welton by Hiera (Welton Type 9x18 - 9x16)

Tangerang, Banten

Property Area: 225m2
Residential

Start from 
Rp 4.900.000.000
Welton Signature 8 x 16
Welton Signature 8 x 16

Tangerang, Banten

Property Area: 168m2
Residential

Start from 
Rp 3.772.238.220
Welton Signature 9x18
Welton Signature 9x18

Tangerang, Banten

Property Area: 162m2
Residential

Start from 
Rp 6.226.523.000

Kekurangan Cash Bertahap

Tidak lengkap jika hanya membahas kelebihannya, berikut adalah beberapa kekurangan dari cash bertahap yang perlu Anda ketahui.

1. Kredibilitas Tergantung pada Pengembang

Dalam skema cash bertahap, kepercayaan terhadap properti sangat bergantung pada kredibilitas pengembang. Dalam beberapa kasus, pembeli mungkin menerima unit yang tidak sesuai dengan penawaran, mengalami keterlambatan dalam proses pembangunan, atau tidak segera mendapatkan SHM, dan masalah serupa lainnya.

Sebagai pembeli, Anda berisiko mengalami kerugian jika hal-hal ini terjadi. Oleh karena itu, penting untuk memilih pengembang yang terpercaya guna menghindari risiko tersebut.

Baca Juga: Beli Properti KPR atau Cash, Mana yang Lebih Untung untuk Investasi?

2. Butuh Dana Besar untuk Melunasi Cicilan

Meski tenor cash bertahap lebih pendek, angsuran bulanan bisa lebih tinggi. Oleh karena itu, Anda perlu mempersiapkan keuangan dengan lebih baik. Sebagai contoh, angsuran bulanan untuk skema cash bertahap selama 5 tahun pada rumah seharga Rp 500 juta akan lebih besar dibandingkan angsuran bulanan KPR konvensional untuk rumah dengan nilai yang sama.

Keuntungannya, total biaya untuk cash bertahap biasanya lebih rendah dibandingkan KPR konvensional karena tidak ada bunga bank yang dikenakan.

Itulah kelebihan dan kekurangan skema pembayaran rumah dengan cash bertahap. Semoga bermanfaat! Ikuti terus informasi bermanfaat lainnya seputar properti, lifestyles, tata cara hingga informasi mengenai promo dan diskon properti hanya melalui ecatalog.sinarmasland.com

Promotions

kpr rumah, cash bertahap rumah, untung rugi cash bertahap

Bagikan :

share on facebookshare on Xshare on whatsapp
Similar Articles
Tips Properti
article
Bau 'Apek' di Ruangan? Atasi dengan 5 Cara Ini!

Bau apek yang mengganggu seringkali menjadi masalah umum di apartemen, terutama di unit yang jarang terkena sinar matahari atau memiliki ventilasi yang kurang baik. Simak artikel berikut ini untuk mencegah dan mengatasi bau 'apek' yang mengendap di ruangan Anda! Biasanya, bau apek yang disebabkan oleh kelembapan berlebih. Akan tetapi, jangan khawatir! Kini bau 'apek' dapat di

06 October 2026

Tips Properti
article
Ketahui Fungsi dan Cara Kerja Mikrometer Sekrup di Konstruksi

Dalam dunia konstruksi, ketepatan pengukuran menjadi salah satu faktor yang menentukan keberhasilan sebuah proyek. Alat ukur presisi seperti mikrometer sekrup memiliki peran penting dalam memastikan kualitas material dan struktur bangunan, meskipun alat ini lebih sering diasosiasikan dengan industri manufaktur dan permesinan. Mikrometer sekrup mampu mengukur ketebalan dan diameter objek kecil deng

06 October 2026

Tips Properti
article
Apakah Jual Tanah di Bawah NJOP Tetap Kena BPHTB? Simak Disini!

Ditulis oleh Aurora Mutiara Santoso SEO & Content Specialist Membeli atau menjual tanah tidak hanya berkaitan dengan harga transaksi. Ada berbagai kewajiban perpajakan yang perlu diperhatikan, salah satunya Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB). Salah satu pertanyaan yang sering muncul adalah, apakah jual tanah dengan harga di bawah NJOP tetap dikenakan BPHTB? Hal ini penting d

06 October 2026