pixel

Notifikasi

Tidak Ada Notifikasi
Home/Articles/

6 Kesalahan Membersihkan Lantai Laminasi dan Cara Menghindarinya

6 Kesalahan Membersihkan Lantai Laminasi dan Cara Menghindarinya

06 November 2024

Bagikan :

share on facebookshare on Xshare on whatsapp
kesalahan membersihkan lantai laminasi, cara merawat lantai laminasi, tips membersihkan lantai

kompas.com

Lantai laminasi adalah pilihan yang populer untuk mempercantik rumah dengan harga yang relatif terjangkau. Selain menambah keindahan, lantai jenis ini juga memberikan nilai lebih pada properti. Namun, perawatan yang kurang tepat dapat merusak lantai laminasi. Salah satu cara terbaik untuk membersihkannya adalah menggunakan kain pel datar dengan bantalan microfiber, yang efektif menyingkirkan kotoran tanpa merusak permukaannya.

Platform Jual Beli Properti di Jakarta, Tangerang, Surabaya, Batam, Bogor: eCatalog Sinarmas

Menjaga lantai laminasi tetap bersih setiap hari adalah langkah penting agar kotoran tidak masuk ke celah atau menggores permukaan. Namun, banyak orang tanpa sadar melakukan kesalahan dalam membersihkan lantai laminasi mereka. Berikut ini beberapa kesalahan umum yang sebaiknya dihindari.

Kesalahan Umum Membersihkan Lantai Laminasi

bersihkanrumah.com

1. Menggunakan Terlalu Banyak Air

Membersihkan lantai yang kotor memang sering kali membutuhkan air. Namun, penggunaan air berlebihan pada lantai laminasi justru dapat merembes ke dalam celah antar papan, yang berpotensi menyebabkan lantai membengkak dan rusak.

Sebaiknya gunakan air secukupnya saja. Anda juga bisa menggunakan kain pel kering untuk membersihkan lantai secara rutin. Jika ada noda lengket atau kotoran yang membandel, semprotkan sedikit air menggunakan botol semprot dan lap dengan kain lembut.

2. Menyapu dan Menyedot Debu Terlalu Keras

Lantai laminasi memerlukan penyapuan atau penyedotan debu secara teratur agar tetap bersih. Meski begitu, menyapu atau menyedot debu terlalu keras justru dapat merusak permukaan lantai.

Gunakan penyapu atau penyedot debu dengan lembut agar permukaan laminasi tidak tergores. Bersihkan lantai secara berkala, namun dengan gerakan yang tidak terlalu kuat.

3. Tidak Menambahkan Bantalan pada Kaki Furniture

Furniture yang berat bisa menambah estetika ruangan, tetapi tanpa perlindungan, kaki furniture berpotensi merusak lantai laminasi. Untuk melindungi lantai, sebaiknya pasang bantalan di bagian bawah furniture sehingga lantai terlindungi dari goresan.

Cari rumah di BSD dengan harga terbaik? Cek disini!

Our Property

Welton Type 7x14 (Corner)
Welton Type 7x14 (Corner)

Tangerang, Banten

Property Area: 116m2
Residential

Start from 
Rp 3.498.848.940
Welton Type 8x16 (Corner)
Welton Type 8x16 (Corner)

Tangerang, Banten

Property Area: 166m2
Residential

Start from 
Rp 4.205.068.040
Welton by Hiera (Welton Type 9x18 - 9x16)
Welton by Hiera (Welton Type 9x18 - 9x16)

Tangerang, Banten

Property Area: 225m2
Residential

Start from 
Rp 4.900.000.000
Welton Signature 8 x 16
Welton Signature 8 x 16

Tangerang, Banten

Property Area: 168m2
Residential

Start from 
Rp 3.772.238.220
Welton Signature 9x18
Welton Signature 9x18

Tangerang, Banten

Property Area: 162m2
Residential

Start from 
Rp 6.226.523.000

4. Terkena Terlalu Banyak Sinar Matahari

Paparan sinar matahari yang berlebihan dapat membuat warna lantai laminasi memudar. Untuk melindungi lantai, tutup tirai atau gunakan gorden saat sinar matahari sangat kuat. Hal ini dapat menjaga warna lantai tetap terjaga dan tidak cepat pudar.

5. Menggunakan Pembersih yang Salah

Tidak semua pembersih aman untuk lantai laminasi. Pembersih yang salah, terutama yang mengandung bahan kimia kuat, bisa menumpulkan kilau dan warna lantai. Gunakan pembersih khusus untuk laminasi, dan selalu coba terlebih dahulu di area kecil yang tersembunyi untuk memastikan aman.

6. Meletakkan Tanaman Tanpa Alas

Tanaman hias memang dapat mempercantik rumah, tetapi pot yang bocor atau tanah yang tumpah bisa merusak lantai laminasi. Untuk menjaga lantai tetap aman, letakkan alas di bawah pot tanaman agar air atau tanah tidak langsung mengenai lantai.

Dengan memperhatikan tips di atas, Anda dapat menjaga lantai laminasi tetap awet dan terlihat indah. Hindari kesalahan umum ini agar lantai Anda senantiasa terlindungi dan tampil menarik di setiap ruangan rumah.

Baca juga artikel terkait tips properti disini:

Ikuti terus informasi bermanfaat lainnya seputar properti, lifestyles, tata cara hingga informasi mengenai promo dan diskon properti hanya melalui ecatalog.sinarmasland.com

Promotions

kesalahan membersihkan lantai laminasi, cara merawat lantai laminasi, tips membersihkan lantai

Bagikan :

share on facebookshare on Xshare on whatsapp
Similar Articles
Tips Properti
article
Kenapa Cibubur Jadi Pilihan Hunian Keluarga? Ini Alasannya

Ditulis Oleh Esther Aiko Kristina SEO & Content Specialist Memilih rumah untuk keluarga tentu tidak cukup hanya melihat desain bangunan atau jumlah kamar tidur. Ada banyak hal lain yang perlu dipertimbangkan, mulai dari akses menuju tempat kerja, sekolah anak, fasilitas kesehatan, hingga pilihan aktivitas yang bisa dilakukan bersama keluarga. Karena itu, kawasan tempat tinggal menjadi salah

27 August 2026

Tips Properti
article
Ingin Beli Rumah Pertama? Simak Tips Memilih Hunian yang Tepat

Memiliki rumah pertama merupakan impian banyak orang, terutama bagi pasangan muda maupun keluarga yang ingin memiliki tempat tinggal sendiri. Namun, membeli rumah bukanlah keputusan yang bisa dilakukan secara terburu-buru. Ada banyak aspek yang perlu dipertimbangkan agar hunian yang dipilih benar-benar sesuai dengan kebutuhan saat ini maupun di masa depan. Mulai dari menentukan anggaran, memilih

21 July 2026

Tips Properti
article
Sertifikat Tanah Tumpang Tindih? Ini Penyebab dan Cara Cegahnya

Memiliki tanah masih menjadi salah satu bentuk investasi yang diminati masyarakat Indonesia. Selain nilainya yang cenderung meningkat dari waktu ke waktu, tanah juga menawarkan fleksibilitas penggunaan, baik untuk membangun rumah, membuka usaha, maupun investasi jangka panjang. Namun dibalik potensi keuntungan tersebut, ada satu risiko yang perlu diperhatikan, yaitu sertifikat tanah tumpang tindi

24 June 2026