Notifikasi

Tidak Ada Notifikasi
Home/Articles/

Ukuran Ideal Sloof Rumah 2 Lantai agar Bangunan Lebih Kokoh

Ukuran Ideal Sloof Rumah 2 Lantai agar Bangunan Lebih Kokoh

04 November 2024

Bagikan :

share on facebookshare on Xshare on whatsapp
ukuran sloof rumah 2 lantai, standar sloof bangunan kokoh, konstruksi sloof beton bertulang

pinhome.id

Memastikan bangunan memiliki sloof dengan ukuran yang tepat sangat penting dalam pembangunan rumah dua lantai, karena sloof berfungsi sebagai pengikat bagian bawah kolom fondasi dan membantu mendistribusikan beban secara merata. Menurut panduan dari majalah Desain Rumah Modern yang disusun oleh Bowo Prihatno, sloof adalah komponen konstruksi berupa balok mendatar yang bertumpu di atas fondasi staal.

Platform Jual Beli Properti di Jakarta, Tangerang, Surabaya, Batam, Bogor: eCatalog Sinarmas

Dengan fungsi utamanya yang mengurangi risiko penurunan bangunan akibat perbedaan daya dukung tanah, pemasangan sloof harus dilakukan secara tepat agar bangunan tidak mudah roboh. Berikut ini adalah panduan ukuran sloof yang sesuai untuk bangunan rumah dua lantai agar menghasilkan struktur yang kuat dan tahan lama.

Standar Ukuran Sloof Rumah Dua Lantai

Sloof umumnya dibuat dari beton bertulang, dan ukuran sloof bervariasi tergantung struktur bangunan serta kondisi tanah di sekitarnya. Untuk rumah satu lantai, ukuran sloof berkisar antara 12 x 20 cm hingga 15 x 20 cm. Namun, rumah dua lantai memerlukan ukuran sloof yang lebih besar untuk menopang beban tambahan dari lantai atas. Ukuran yang umum dipakai untuk rumah dua lantai adalah 15 x 35 cm atau 20 x 30 cm. 

Meskipun demikian, ukuran ini hanyalah acuan umum. Ukuran sloof yang ideal untuk bangunan rumah dua lantai perlu diperhitungkan lebih detail dengan mempertimbangkan tinggi dan ketebalan bangunan.

1. Lebar Sloof

Setiap bangunan memiliki lebar sloof yang berbeda tergantung beban yang ditopang di atasnya. Untuk bangunan rumah dua lantai, lebar sloof biasanya berkisar antara 15 hingga 30 cm, menyesuaikan dengan desain bangunan dan beban yang akan ditopang oleh sloof.

2. Jarak Antara Sloof

Selain lebar, jarak antara sloof juga perlu diperhatikan. Jarak yang tepat dapat meningkatkan kemampuan bangunan untuk menopang beban. Biasanya, jarak antara sloof berkisar antara 2 hingga 3 meter. Namun, perhitungan lebih mendalam oleh tenaga ahli tetap diperlukan untuk menjaga agar struktur bangunan tetap kokoh.

Cari rumah di BSD dengan harga terbaik? Cek disini!

Our Property

Adora Terravia Classic Type 93
Adora Terravia Classic Type 93

Tangerang Selatan, Banten

Property Area: 93m2
Residential

Start from 
Rp 2.669.121.000
Adora Terravia Prime Type 144
Adora Terravia Prime Type 144

Tangerang Selatan, Banten

Property Area: 144m2
Residential

Start from 
Rp 3.240.276.000
Adora Terravia Luxe Type 190
Adora Terravia Luxe Type 190

Tangerang Selatan, Banten

Property Area: 190m2
Residential

Start from 
Rp 4.797.702.000

3. Ketinggian Sloof

Ketinggian sloof yang disarankan untuk bangunan dua lantai berada pada kisaran 20 hingga 40 cm. Ukuran ini dianggap ideal karena masih memberikan ruang antara konstruksi dinding dan lantai, tanpa membuat sloof terlalu pendek yang justru bisa meningkatkan risiko kerobohan bangunan.

4. Ketebalan Sloof

Ketebalan sloof rumah dua lantai umumnya berkisar antara 7,5 cm hingga 10 cm, namun ketebalan ini dapat bervariasi tergantung pada bahan pembuatan sloof yang digunakan. Ketebalan sloof sangat mempengaruhi ketahanan bangunan dalam menopang beban. Pada pembangunan rumah dua lantai, kebutuhan besi beton tulangan juga menjadi lebih besar, yaitu sebanyak enam batang besi beton dengan diameter 12 mm sebagai rangka penopang sloof.

Memilih ukuran sloof yang tepat menjadi langkah penting dalam menjaga stabilitas dan daya tahan bangunan. Pastikan Anda selalu melakukan konsultasi dan perhitungan yang mendalam dengan ahli konstruksi untuk memastikan bangunan rumah dua lantai Anda kokoh dan tahan lama.

Baca juga artikel terkait tips properti disini:

Dapatkan juga informasi menarik dan terkini seputar properti, investasi, dan tata cara finansial lainnya di ecatalog.sinarmasland.com

Promotions

ukuran sloof rumah 2 lantai, standar sloof bangunan kokoh, konstruksi sloof beton bertulang

Bagikan :

share on facebookshare on Xshare on whatsapp
Similar Articles
Tips Properti
article
Beli Rumah Sekarang, Jual Lebih Mahal Nanti? Kenali Capital Gain

Ditulis oleh Esther Aiko Kristina SEO & Content Specialist Membeli rumah tidak selalu hanya tentang menyediakan tempat tinggal. Bagi sebagian orang, properti juga menjadi aset investasi yang diharapkan mengalami kenaikan nilai seiring berjalannya waktu. Tidak sedikit calon pembeli yang mempertimbangkan satu hal sebelum membeli rumah: apakah properti tersebut nantinya bisa dijual kembali deng

03 November 2026

Tips Properti
article
Mau Renovasi Rumah? Kenali Jenis Renovasi yang Membutuhkan PBG

Ditulis oleh Aurora Mutiara Santoso SEO & Content Specialist Renovasi rumah menjadi salah satu cara untuk menyesuaikan hunian dengan kebutuhan penghuni. Mulai dari memperluas ruangan, menambah lantai, hingga mengubah tampilan fasad, setiap perubahan perlu direncanakan dengan baik agar bangunan tetap aman dan sesuai ketentuan. Namun, tahukah Propers bahwa beberapa jenis renovasi rumah membut

02 November 2026

Tips Properti
article
Kontrak Rumah atau Kos di Kota Lain, Apakah Wajib Pindah Domisili?

Ditulis oleh Aurora Mutiara Santoso SEO & Content Specialist Merantau untuk kuliah atau bekerja seringkali mengharuskan seseorang tinggal di kos atau mengontrak rumah di kota lain. Namun, meskipun sudah tinggal berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun, belum tentu semua orang memahami aturan administrasi kependudukan yang berlaku. Lantas, apakah penyewa kos atau rumah wajib mengurus surat pinda

29 October 2026