pixel

Notifikasi

Tidak Ada Notifikasi
Home/Articles/

Jarak Ideal Sumur Air dan Septic Tank yang Wajib Diketahui

Jarak Ideal Sumur Air dan Septic Tank yang Wajib Diketahui

05 February 2025

Bagikan :

share on facebookshare on Xshare on whatsapp
Jarak Ideal Sumur Air dan Septic Tank - Sinar Mas Land

kompas.com

Setiap rumah memerlukan sumber air bersih dan sistem pengelolaan limbah yang baik. Biasanya, keberadaan sumur air dan septic tank menjadi solusi untuk kebutuhan ini. Namun, posisi kedua elemen tersebut tidak boleh sembarangan. Jika jaraknya terlalu dekat, air bersih dapat terkontaminasi, yang dapat memicu berbagai penyakit berbahaya.

Platform Jual Beli Properti di Jakarta, Tangerang, Surabaya, Cibubur, Bogor: eCatalog Sinarmas

Mengapa Jarak Sumur Air dan Septic Tank Harus Diperhatikan?

Air bersih yang tercemar limbah septic tank dapat mengandung bakteri berbahaya seperti Escherichia coli (E. coli). Bakteri ini dapat menyebabkan berbagai penyakit, termasuk infeksi saluran pencernaan. Oleh karena itu, memastikan jarak aman antara sumur air dan septic tank menjadi langkah krusial untuk menjaga kesehatan penghuni rumah.

Menurut Water Specialist dari Fakultas Teknik Lingkungan & Sipil (FTSL) ITB, Ir. Rofiq Iqbal, ST, MEng, salah satu penyebab tingginya pencemaran air di Indonesia adalah karena septic tank yang terlalu dekat dengan tempat tinggal warga. Di pemukiman padat, jaraknya hanya sekitar 2-3 meter dari rumah. Hal ini sangat berisiko karena air sumur bisa dengan mudah terkontaminasi.

Standar Nasional Indonesia (SNI) Mengenai Jarak Sumur dan Septic Tank

Berdasarkan Standar Nasional Indonesia (SNI) 2398:2017, berikut adalah jarak ideal yang perlu diperhatikan:

  1. Sumur Resapan Septic Tank dan Sumur Air Minum: Minimal berjarak 10 meter.
  2. Upflow Filter Septic Tank dan Sumur Air Minum: Minimal berjarak 1,5 meter.
  3. Taman Sanita Septic Tank dan Sumur Air Minum: Minimal berjarak 1,5 meter.

Selain sumur air minum, jarak dengan sumur resapan air hujan juga perlu diperhatikan. Sumur resapan air hujan berguna untuk menyimpan cadangan air yang dapat dimanfaatkan selama musim kering.

Cari rumah di BSD dengan harga terbaik? Cek disini!

Our Property

Richmond Type 548
Richmond Type 548

Cibubur, Jawa Barat

Property Area: 548m2
Residential

Start from 
Rp 14.438.183.000
Richmond Type 435
Richmond Type 435

Cibubur, Jawa Barat

Property Area: 435m2
Residential

Start from 
Rp 9.760.056.000
Richmond Type 332
Richmond Type 332

Cibubur, Jawa Barat

Property Area: 332m2
Residential

Start from 
Rp 8.210.862.000

Berikut jarak minimal yang disarankan:

  1. Sumur Resapan Septic Tank dan Sumur Resapan Air Hujan: Minimal berjarak 5 meter.
  2. Upflow Filter Septic Tank dan Sumur Resapan Air Hujan: Minimal berjarak 1,5 meter.
  3. Taman Sanita Septic Tank dan Sumur Resapan Air Hujan: Minimal berjarak 1,5 meter.

Dampak Jarak yang Tidak Aman

Jika jarak antara septic tank dan sumur air tidak sesuai standar, risiko pencemaran air semakin tinggi. Air yang tercemar dapat menyebabkan berbagai penyakit berbahaya dan menurunkan kualitas hidup penghuni rumah. Oleh karena itu, perencanaan yang matang dalam membangun sistem air bersih dan septic tank sangatlah penting.

Memastikan jarak ideal antara sumur air dan septic tank adalah langkah penting dalam menjaga kesehatan keluarga dan kualitas lingkungan. Dengan mengikuti panduan yang telah ditetapkan oleh SNI, Anda dapat meminimalisir risiko pencemaran dan memastikan air bersih yang sehat bagi seluruh penghuni rumah.

Baca juga artikel terkait tips properti disini:

Jika Propers sedang merencanakan pembangunan atau renovasi rumah, pastikan untuk memperhatikan jarak ideal antara sumur air dan septic tank sesuai standar SNI.

Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan ahli bangunan agar sistem air bersih di rumah Propers tetap aman dan sehat. Yuk kunjungi website ecatalog.sinarmasland.com untuk tahu informasi lainnya seputar properti.

Promotions

septic tank, standar sni septic tank, sumur air

Bagikan :

share on facebookshare on Xshare on whatsapp
Similar Articles
Tips Properti
article
Bau 'Apek' di Ruangan? Atasi dengan 5 Cara Ini!

Bau apek yang mengganggu seringkali menjadi masalah umum di apartemen, terutama di unit yang jarang terkena sinar matahari atau memiliki ventilasi yang kurang baik. Simak artikel berikut ini untuk mencegah dan mengatasi bau 'apek' yang mengendap di ruangan Anda! Biasanya, bau apek yang disebabkan oleh kelembapan berlebih. Akan tetapi, jangan khawatir! Kini bau 'apek' dapat di

06 October 2026

Tips Properti
article
Ketahui Fungsi dan Cara Kerja Mikrometer Sekrup di Konstruksi

Dalam dunia konstruksi, ketepatan pengukuran menjadi salah satu faktor yang menentukan keberhasilan sebuah proyek. Alat ukur presisi seperti mikrometer sekrup memiliki peran penting dalam memastikan kualitas material dan struktur bangunan, meskipun alat ini lebih sering diasosiasikan dengan industri manufaktur dan permesinan. Mikrometer sekrup mampu mengukur ketebalan dan diameter objek kecil deng

06 October 2026

Tips Properti
article
Apakah Jual Tanah di Bawah NJOP Tetap Kena BPHTB? Simak Disini!

Ditulis oleh Aurora Mutiara Santoso SEO & Content Specialist Membeli atau menjual tanah tidak hanya berkaitan dengan harga transaksi. Ada berbagai kewajiban perpajakan yang perlu diperhatikan, salah satunya Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB). Salah satu pertanyaan yang sering muncul adalah, apakah jual tanah dengan harga di bawah NJOP tetap dikenakan BPHTB? Hal ini penting d

06 October 2026