pixel

Notifikasi

Tidak Ada Notifikasi
Home/Articles/

Gak Ribet! Ini Cara Membersihkan Keran Air yang Benar

Gak Ribet! Ini Cara Membersihkan Keran Air yang Benar

03 July 2024

Bagikan :

share on facebookshare on Xshare on whatsapp
keran air, cara membersihkan keran air

kompas.com

Keran air menjadi perlengkapan rumah yang perlu rutin dibersihkan. Pasalnya, pada keran air biasanya terdapat residu air sadah, kapur, dan penumpukan mineral lainnya yang bisa membuat keran air terlihat kotor.  Angela Brown, CEP Savvy Cleaner, mengatakan bahwa untuk menjaga keran air selalu terlihat bagus yaitu dengan membersihkannya setiap hari. Selain rutin membersihkan keran air, penting juga untuk mengeringkan keran setelah digunakan agar tidak ada noda air yang tertinggal.  Berikut ini cara membersihkan keran air dengan mudah.

Alat dan Bahan

  • Sikat scrub berbulu lembut atau spons anti-gores

  • Sikat gigi

  • Sabun cuci piring

  • Cuka

  • Kantong plastik

  • Karet gelang

Cara Membersihkan Keran Air

1. Dengan Sabun

Menurut Brown, sabun cuci piring dan sikat scrub berbulu halus atau spons anti-gores bisa mencegah penumpukan mineral di sekitar kepala keran.  Brown juga mengatakan waktu yang tepat untuk membersihkan kepala keran air yaitu setelah keran selesai digunakan. Cara membersihkannya cukup dengan menggosok kepala keran secara perlahan, lalu bilas sampai bersih.

Cari Apartemen di Jakarta, Tangerang, dan sekitarnya dengan harga terbaik? Cek disini!

2. Dengan Uap Panas

Selain menggunakan sabun cuci piring dan sikat scrub berbulu halus, kepala keran air juga bisa dibersihkan menggunakan uap panas.  Uap panas bisa menghilangkan kotoran dan residu air sadah yang menempel pada kepala keran dengan mudah.

3. Dengan Cuka

Cuka putih juga bisa dimanfaatkan untuk membersihkan kepala keran air. Namun, penggunaan cuka suling harus dilakukan dengan hati-hati karena larutan pembersih ini juga bisa mengikis lapisan keran, sehingga membuat keran terlihat kusam dan berubah warna.  Sebelum digunakan untuk membersihkan kepala keran air, campurkan terlebih dahulu cuka dengan air menggunakan perbandingan yang sama.  Kemudian, masukkan larutan cuka di dalam kantong plastik. Masukkan kepala keran ke dalam kantong berisi larutan cuka, kemudian ikat dengan karet gelang.  Rendam kepala keran selama 30 sampai 60 menit. Lalu, bilas kepala keran air dan keringkan dengan lap bersih. 

Cara Membersihkan Aerator Keran Air

Selain membersihkan kepala keran, aerator keran air juga harus dibersihkan dengan rutin. Gosok aerator keran dengan sikat gigi atau sikat berbulu lembut untuk menghilangkan mineral pada aerator.  Jika cara ini tidak efektif untuk menghilangkan kotoran, maka sebaiknya buka tutup keran dan lepaskan aerator. Pastikan untuk mengingat urutan setiap bagian agar saat memasang lebih mudah. Selanjutnya, rendam aerator dalam larutan cuka. Gunakan kuas untuk mengeluarkan kotoran yang tersangkut pada aerator.

Dapatkan juga informasi menarik dan terkini seputar properti, investasi, dan tata cara finansial lainnya di ecatalog.sinarmasland.com. Jangan lewatkan kesempatan untuk memiliki hunian impian Anda dengan bergabung menjadi pengguna eCatalog!

Our Property

Aerium Type 2BR D
Aerium Type 2BR D

Jakarta Barat, DKI Jakarta

Property Area: 84.13m2
Apartment

Start from 
Rp 3.010.741.800
Aerium Type 2BR B
Aerium Type 2BR B

Jakarta Barat, DKI Jakarta

Property Area: 98.01m2
Apartment

Start from 
Rp 3.448.647.900
Aerium Type 2BR A
Aerium Type 2BR A

Jakarta Barat, DKI Jakarta

Property Area: 99.12m2
Apartment

Start from 
Rp 3.548.115.000
Aerium Type 3BR A
Aerium Type 3BR A

Jakarta Barat, DKI Jakarta

Property Area: 165.58m2
Apartment

Start from 
Rp 6.378.115.500

Promotions

keran air, cara membersihkan keran air

Bagikan :

share on facebookshare on Xshare on whatsapp
Similar Articles
Tips Properti
article
Kenapa Cibubur Jadi Pilihan Hunian Keluarga? Ini Alasannya

Ditulis Oleh Esther Aiko Kristina SEO & Content Specialist Memilih rumah untuk keluarga tentu tidak cukup hanya melihat desain bangunan atau jumlah kamar tidur. Ada banyak hal lain yang perlu dipertimbangkan, mulai dari akses menuju tempat kerja, sekolah anak, fasilitas kesehatan, hingga pilihan aktivitas yang bisa dilakukan bersama keluarga. Karena itu, kawasan tempat tinggal menjadi salah

27 August 2026

Tips Properti
article
Sertifikat Tanah Tumpang Tindih? Ini Penyebab dan Cara Cegahnya

Memiliki tanah masih menjadi salah satu bentuk investasi yang diminati masyarakat Indonesia. Selain nilainya yang cenderung meningkat dari waktu ke waktu, tanah juga menawarkan fleksibilitas penggunaan, baik untuk membangun rumah, membuka usaha, maupun investasi jangka panjang. Namun dibalik potensi keuntungan tersebut, ada satu risiko yang perlu diperhatikan, yaitu sertifikat tanah tumpang tindi

24 June 2026

Tips Properti
article
Mau Beli Apartemen? Cek 5 Hal Penting Ini Dulu!

Apartemen semakin diminati sebagai pilihan hunian maupun investasi, terutama di kota-kota besar yang memiliki keterbatasan lahan. Lokasinya yang strategis, fasilitas yang lengkap, serta kemudahan akses menuju pusat bisnis menjadi alasan mengapa banyak orang memilih tinggal di apartemen. Namun, membeli apartemen tidak bisa disamakan dengan membeli rumah tapak. Selain mempertimbangkan harga dan lok

11 June 2026