Notifikasi

Tidak Ada Notifikasi
Home/Articles/

Fakta atau Mitos: Toren Oren Lebih Cepat Berlumut?

Fakta atau Mitos: Toren Oren Lebih Cepat Berlumut?

31 May 2024

Bagikan :

share on facebookshare on Xshare on whatsapp
Fakta atau Mitos: Toren Oren Lebih Cepat Berlumut?

Air bersih merupakan kebutuhan vital dalam kehidupan sehari-hari. Toren atau tandon air menjadi solusi penting untuk menjamin ketersediaan air bersih di rumah tangga. 

Namun, masih banyak yang percaya bahwa toren berwarna oranye lebih rentan ditumbuhi lumut dibandingkan toren berwarna biru. Apakah anggapan ini benar? Mari kita telusuri lebih dalam.

Warna dan Paparan Sinar Matahari

Suratman, pemilik jasa kuras toren kurastoren.com, menjelaskan bahwa warna toren memainkan peran penting dalam pertumbuhan lumut. Toren berwarna cerah seperti oranye atau kuning cenderung lebih cepat pudar akibat paparan sinar matahari. Sebaliknya, toren berwarna gelap seperti biru atau hitam lebih tahan terhadap pemudaran warna.

Pemudaran warna pada toren memungkinkan sinar matahari menembus lebih dalam ke dalam air yang disimpan. Sinar matahari ini kemudian menjadi pemicu utama pertumbuhan lumut di dalam toren.

Cari Properti Di BSD dengan harga terbaik? Cek disini! 

Memilih Toren yang Tepat

Memilih warna toren yang tepat dapat membantu meminimalkan pertumbuhan lumut. Toren berwarna gelap seperti biru atau hitam lebih disarankan karena lebih tahan terhadap pemudaran warna. Namun, faktor lain seperti bahan toren juga perlu dipertimbangkan. Toren berbahan stainless steel cenderung lebih tahan lama dan minim perawatan dibandingkan toren berbahan plastik. Meskipun toren stainless steel memiliki harga yang lebih tinggi, investasi ini sepadan dengan kualitas dan daya tahannya.

Tips Merawat Toren agar Tetap Bersih dan Bebas Lumut

Selain memilih warna dan bahan yang tepat, perawatan rutin juga penting untuk menjaga kebersihan toren dan mencegah pertumbuhan lumut:

1. Kuras toren secara berkala

Lakukan pengurasan toren setidaknya 6 bulan sekali untuk menghilangkan endapan dan lumut yang mungkin tumbuh.

2. Bersihkan bagian luar toren

Bersihkan bagian luar toren secara rutin dari debu dan kotoran yang dapat mempercepat pemudaran warna.

3. Pastikan tutup toren rapat

Tutup toren yang rapat akan mencegah masuknya kotoran dan sinar matahari berlebih yang dapat memicu pertumbuhan lumut.

4. Gunakan filter air

Pemasangan filter air sebelum masuk ke toren dapat membantu menyaring kotoran dan mengurangi risiko pertumbuhan lumut.

Dengan memahami pengaruh warna dan melakukan perawatan yang tepat, Anda dapat memastikan toren air di rumah tetap bersih, bebas lumut, dan menyediakan air bersih yang berkualitas untuk kebutuhan sehari-hari. Yuk, kunjungi website ecatalog sinarmasland untuk tau informasi lainnya seputar properti. Jangan lupa juga untuk bergabung menjadi pengguna ecatalog! 

 

Promotions

Contact agent banner

Bagikan :

share on facebookshare on Xshare on whatsapp
Similar Articles
Tips Properti
article
Jual Rumah dengan Surat Kuasa: Risiko dan Hal yang Wajib Dicek

Ditulis oleh Aurora Mutiara Santoso SEO & Content Specialist Menjual rumah tidak selalu mengharuskan pemilik hadir secara langsung dalam setiap tahapan transaksi. Dalam kondisi tertentu, pemilik dapat memberikan kuasa kepada orang lain untuk mewakilinya, misalnya ketika sedang berada di luar negeri, tinggal di kota berbeda, atau memiliki keterbatasan waktu untuk mengurus proses penjualan. N

21 October 2026

Tips Properti
article
Apakah Bisa Renovasi Rumah Tanpa Mengurus IMB Baru? Simak Disini!

Ditulis oleh Aurora Mutiara Santoso SEO & Content Specialist Merenovasi rumah menjadi salah satu cara untuk meningkatkan kenyamanan hunian sekaligus menyesuaikan kebutuhan keluarga. Mulai dari memperluas dapur, menambah kamar tidur, membangun lantai dua, hingga mengubah tampilan fasad, setiap renovasi perlu direncanakan dengan matang. Namun, apakah renovasi rumah harus disertai pengurusan Iz

20 October 2026

Tips Properti
article
Beli Rumah Lewat Notaris, Apakah Sertifikat Dijamin Aman?

Ditulis oleh Aurora Mutiara Santoso SEO & Content Specialist Membeli rumah bukan hanya soal menyiapkan dana dan memilih lokasi yang strategis, tetapi juga memastikan legalitas properti sebelum transaksi dilakukan. Salah satu langkah yang sering ditempuh calon pembeli adalah menggunakan jasa notaris atau Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) untuk membantu proses jual beli rumah. Namun, apakah m

19 October 2026