Notifikasi

Tidak Ada Notifikasi
Home/Articles/

Cari Tau Ciri - Ciri Bangunan Semi Permanen, Disini!

Cari Tau Ciri - Ciri Bangunan Semi Permanen, Disini!

15 August 2024

Bagikan :

share on facebookshare on Xshare on whatsapp
Cari Tau Ciri - Ciri Bangunan Semi Permanen, Disini!

Tahukah kamu bahwa ada bangunan yang bersifat semi permanen? Seperti namanya, bangunan ini dibuat untuk keperluan sementara dan akan dibongkar setelah tidak digunakan lagi. Pemilihan material, proses izin, dan masa penggunaannya berbeda dengan bangunan permanen.

Untuk lebih memahami pengertian, fungsi, ciri-ciri, dan materialnya, mari simak pembahasan berikut ini Propers!

Pengertian Bangunan Semi Permanen

Menurut Peraturan Pemerintah Nomor 36 Tahun 2005, bangunan semi permanen adalah bangunan yang dirancang untuk memiliki umur layanan antara 5 hingga 10 tahun. Untuk bangunan sementara, izin mendirikan bangunan (IMB) tidak selalu diperlukan, kecuali jika bangunan tersebut memiliki dua lantai. Ini berlaku untuk semua jenis bangunan, termasuk rumah sementara yang dibuat dari kontainer. Proses pengurusan IMB untuk bangunan semi permanen dua lantai sama seperti bangunan permanen.

Bangunan semi permanen mudah dipindahkan atau dibongkar, tergantung pada material dan jenis konstruksi yang digunakan. Contoh bangunan semi permanen yang umum termasuk barak karyawan, asrama kayu, tempat pengungsian, sarana kesehatan sementara, kantor penanggulangan bencana, pop-up store, dan rumah dari kontainer.

Fungsi Bangunan Semi Permanen

Melihat karakteristik bangunan semi permanen, fungsinya dapat disimpulkan sebagai berikut:

1. Tempat Perlindungan Darurat

Selama bencana, pengungsi dapat berlindung di tempat yang aman dan nyaman hingga rumah mereka diperbaiki dan ancaman bencana berakhir.

2. Hunian Sementara

Bagi mereka yang hidup secara nomaden atau sedang mengumpulkan dana untuk membeli hunian permanen, bangunan semi permanen bisa menjadi pilihan hunian sementara yang ekonomis dan mudah dalam proses izin.

3. Tampilan Profesional

Bagi brand yang ingin membuka pop-up store, bangunan semi permanen menawarkan tampilan lebih profesional dibandingkan tenda booth biasa dan melindungi barang-barang yang dijual.

Ciri-Ciri Bangunan Semi Permanen 

Berikut ciri-ciri bangunan semi permanen:

  1. Konstruksi Dinding Sederhana: Terbuat dari material seperti setengah tembok, kayu, atau bambu. Kini, ada juga bangunan sementara dengan container dan prefabrikasi modular dengan sistem knockdown.
  2. Atap Ekonomis: Atap dibuat dari material ekonomis seperti asbes, seng, atau genteng, yang cukup baik untuk melindungi dari panas dan hujan.
  3. Lantai Bangunan Sederhana: Menggunakan material seperti kayu, semen, atau ubin, bukan keramik.
  4. Usia Pemakaian Singkat: Biasanya digunakan selama 5 hingga 10 tahun, meski ada yang hanya beberapa bulan, sesuai dengan materialnya yang berumur pendek.
  5. Bentuk Sederhana: Biasanya berbentuk persegi atau persegi panjang, disebabkan oleh terbatasnya pilihan material konstruksi.
  6. Jalur Sirkulasi Udara Praktis: Karena material yang digunakan kurang berkualitas, sirkulasi udara harus praktis, misalnya menggunakan exhaust fan atau ventilasi turbin.
  7. Menggunakan Aksesoris Siap Pakai: Aksesoris yang digunakan adalah produk siap pakai, bukan custom, misalnya pintu, jendela, dan lemari.

Jenis-Jenis Material untuk Bangunan Semi Permanen

Konstruksi bangunan semi permanen menggunakan material tertentu, baik dari alam maupun buatan pabrik:

  1. Bata Ringan (Hebel): Material ini ringan dan pemasangannya cepat karena tidak memerlukan pasir ayak, cukup semen.
  2. Kayu: Digunakan sejak dulu, bangunan semi permanen sering dibangun dengan kayu, yang mudah dipasang dengan paku.
  3. Bambu: Material alami yang fleksibel dan kuat, mudah dibongkar dan digunakan kembali, serta harganya terjangkau.
  4. Kontainer: Semakin populer, bangunan sementara dari kontainer hanya memerlukan sedikit modifikasi untuk dijadikan hunian.
  5. GRC (Glassfiber Reinforced Concrete): Material ini sering digunakan untuk dinding dan plafon bangunan sementara, dengan daya tahan yang baik hingga 10 tahun.
  6. Kombinasi Tembok dan Kayu: Kombinasi ini memberikan daya tahan lebih baik namun tetap hemat biaya, biasanya dengan tembok di bagian bawah dan kayu di bagian atas.

Kelebihan dan Kekurangan Bangunan Semi Permanen

Bangunan semi permanen memiliki kelebihan seperti proses pembangunan yang mudah, cepat, biaya ekonomis, dan fleksibel. Namun, ada kekurangan seperti rentan terhadap perubahan cuaca ekstrem, risiko serangan rayap pada material kayu, dan kurangnya kekuatan hukum sehingga bisa digusur sewaktu-waktu.

Untuk kebutuhan jangka pendek, bangunan semi permanen adalah pilihan ideal karena dapat memenuhi kebutuhan papan dengan biaya terjangkau dan proses cepat. Namun, untuk hunian jangka panjang yang aman dan nyaman, lebih baik memilih rumah permanen siap huni.

Cari Properti di Cibubur dengan harga terbaik? Cek disini! 

 

Yuk, kunjungi website eCatalog sinarmasland untuk tau informasi lainnya seputar properti. Jangan lupa juga untuk bergabung menjadi pengguna eCatalog! 

 

Bagikan :

share on facebookshare on Xshare on whatsapp
Similar Articles
Tips Properti
article
Beli Rumah Sekarang, Jual Lebih Mahal Nanti? Kenali Capital Gain

Ditulis oleh Esther Aiko Kristina SEO & Content Specialist Membeli rumah tidak selalu hanya tentang menyediakan tempat tinggal. Bagi sebagian orang, properti juga menjadi aset investasi yang diharapkan mengalami kenaikan nilai seiring berjalannya waktu. Tidak sedikit calon pembeli yang mempertimbangkan satu hal sebelum membeli rumah: apakah properti tersebut nantinya bisa dijual kembali deng

03 November 2026

Tips Properti
article
Mau Renovasi Rumah? Kenali Jenis Renovasi yang Membutuhkan PBG

Ditulis oleh Aurora Mutiara Santoso SEO & Content Specialist Renovasi rumah menjadi salah satu cara untuk menyesuaikan hunian dengan kebutuhan penghuni. Mulai dari memperluas ruangan, menambah lantai, hingga mengubah tampilan fasad, setiap perubahan perlu direncanakan dengan baik agar bangunan tetap aman dan sesuai ketentuan. Namun, tahukah Propers bahwa beberapa jenis renovasi rumah membut

02 November 2026

Tips Properti
article
Kontrak Rumah atau Kos di Kota Lain, Apakah Wajib Pindah Domisili?

Ditulis oleh Aurora Mutiara Santoso SEO & Content Specialist Merantau untuk kuliah atau bekerja seringkali mengharuskan seseorang tinggal di kos atau mengontrak rumah di kota lain. Namun, meskipun sudah tinggal berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun, belum tentu semua orang memahami aturan administrasi kependudukan yang berlaku. Lantas, apakah penyewa kos atau rumah wajib mengurus surat pinda

29 October 2026