Notifikasi

Tidak Ada Notifikasi
Home/Articles/

Cara Mudah Membuat Tangga Rumah yang Aman dan Nyaman

Cara Mudah Membuat Tangga Rumah yang Aman dan Nyaman

28 October 2024

Bagikan :

share on facebookshare on Xshare on whatsapp
desain tangga aman, tips buat tangga nyaman, ukuran tangga ideal

gocement.com

Tangga merupakan elemen esensial dalam bangunan bertingkat yang tidak hanya berfungsi sebagai penghubung antar-lantai, tetapi juga memainkan peran penting dalam keamanan dan kenyamanan penghuni. Dalam merancang tangga, berbagai aspek seperti keamanan pengguna, terutama anak-anak dan lansia, harus menjadi prioritas utama. Berikut adalah panduan dalam membuat tangga yang aman, nyaman, dan sesuai standar yang ideal.

Platform Jual Beli Properti di Jakarta, Tangerang, Surabaya, Batam, Bogor: eCatalog Sinarmas

Karakteristik Tangga yang Aman

Untuk menghasilkan tangga yang nyaman, beberapa syarat perencanaan harus dipenuhi sesuai standar ergonomi. Ketika merancang tangga bertingkat, penting memperhatikan tinggi dan lebar anak tangga yang sesuai. Umumnya, ada aturan perhitungan sederhana yaitu dengan menjumlahkan dua kali tinggi anak tangga dan satu kali panjang pijakan datar (rumus 2T + P). Hasil perhitungan idealnya berada di kisaran 58 hingga 63 cm, yang disesuaikan dengan ukuran rata-rata langkah kaki manusia.

Tangga yang terlalu curam akan sulit untuk dinaiki dan berisiko menyebabkan kecelakaan. Untuk mengatasinya, tangga dapat dibuat lebih landai dengan menambah jumlah anak tangga atau menambahkan bordes, yakni area istirahat di tengah tangga. Selain kemiringan tangga, jarak antara kepala dengan balok di atasnya harus diperhatikan agar cukup aman, terutama pada tangga berbentuk U. Jarak ideal dari lantai hingga balok atas setidaknya 200 cm.

Tips Membuat Tangga yang Aman dan Nyaman

Membuat tangga yang aman dan nyaman sangat penting, terutama jika ada anak-anak atau lansia di rumah. Berikut beberapa tips yang dapat membantu Anda dalam merancang tangga yang ideal:

1. Pilih Material Anti-Selip

Pemilihan bahan pelapis tangga yang tidak licin, seperti kayu atau bahan berpori lainnya, akan mengurangi risiko terpeleset.

2. Pasang Railing yang Kokoh

Railing pada sisi tangga berfungsi sebagai pegangan dan pembatas untuk mencegah kecelakaan. Pilihlah railing yang mudah dijangkau dan kokoh untuk memastikan keselamatan pengguna.

3. Hindari Pola Karpet yang Kompleks

Pola karpet yang terlalu rumit dapat membingungkan pandangan dan meningkatkan risiko terpeleset, sehingga sebaiknya gunakan karpet dengan warna dan pola yang sederhana.

Cari rumah di BSD dengan harga terbaik? Cek disini!

Our Property

Zena Co Living Type 103
Zena Co Living Type 103

Tangerang Selatan, Banten

Property Area: 103m2
Residential

Start from 
Rp 2.003.752.000
Zena Co Living Type 71
Zena Co Living Type 71

Tangerang Selatan, Banten

Property Area: 71m2
Residential

Start from 
Rp 1.718.158.000

4. Dimensi Anak Tangga Sesuai Standar

Pastikan tinggi dan lebar anak tangga sesuai standar yang ditetapkan agar pengguna merasa nyaman dan aman saat menaiki atau menuruni tangga.

5. Pencahayaan yang Cukup

Pencahayaan yang baik, baik alami maupun dari lampu tambahan, sangat penting untuk menghindari kecelakaan di area tangga. Pencahayaan yang cukup membantu pengguna melihat tangga dengan jelas.

6. Hindari Kemiringan yang Berlebihan

Tangga yang terlalu curam akan sulit digunakan dan berisiko lebih tinggi bagi pengguna. Usahakan untuk mempertahankan kemiringan yang nyaman.

7. Tambahkan Bordes untuk Istirahat

Bordes atau platform istirahat pada tangga sangat berguna, terutama jika tangga cukup panjang. Ini membantu pengguna beristirahat sejenak di tengah perjalanan.

Cara Menghitung Dimensi Tangga

- Menghitung Ukuran Ideal Anak Tangga

Ukuran ideal anak tangga dapat dihitung dengan rumus:

2 x Tinggi anak tangga + Lebar anak tangga = 60–65 cm

Misalnya, jika tinggi anak tangga adalah 18 cm dan lebarnya 27 cm, maka hasil perhitungan adalah 60 cm, yang berada dalam rentang ideal. Pengaturan ini akan memastikan kenyamanan saat menaiki tangga.

- Menghitung Jumlah Anak Tangga

Untuk menentukan jumlah anak tangga, gunakan rumus berikut:

(Tinggi lantai 1 ke lantai 2) / Tinggi anak tangga – 1

Contoh: Jika jarak dari lantai satu ke lantai dua adalah 400 cm dan tinggi setiap anak tangga adalah 16 cm, maka jumlah anak tangga yang dibutuhkan adalah 24 buah.

Dengan mengikuti panduan ini, Anda dapat menciptakan tangga yang tidak hanya aman dan nyaman tetapi juga estetis, yang selaras dengan desain bangunan keseluruhan.

Baca juga artikel terkait tips properti disini:

Ikuti terus informasi bermanfaat lainnya seputar properti, lifestyles, tata cara hingga informasi mengenai promo dan diskon properti hanya melalui ecatalog.sinarmasland.com

Promotions

desain tangga aman, tips buat tangga nyaman, ukuran tangga ideal

Bagikan :

share on facebookshare on Xshare on whatsapp
Similar Articles
Tips Properti
article
Jual Rumah dengan Surat Kuasa: Risiko dan Hal yang Wajib Dicek

Ditulis oleh Aurora Mutiara Santoso SEO & Content Specialist Menjual rumah tidak selalu mengharuskan pemilik hadir secara langsung dalam setiap tahapan transaksi. Dalam kondisi tertentu, pemilik dapat memberikan kuasa kepada orang lain untuk mewakilinya, misalnya ketika sedang berada di luar negeri, tinggal di kota berbeda, atau memiliki keterbatasan waktu untuk mengurus proses penjualan. N

21 October 2026

Tips Properti
article
Apakah Bisa Renovasi Rumah Tanpa Mengurus IMB Baru? Simak Disini!

Ditulis oleh Aurora Mutiara Santoso SEO & Content Specialist Merenovasi rumah menjadi salah satu cara untuk meningkatkan kenyamanan hunian sekaligus menyesuaikan kebutuhan keluarga. Mulai dari memperluas dapur, menambah kamar tidur, membangun lantai dua, hingga mengubah tampilan fasad, setiap renovasi perlu direncanakan dengan matang. Namun, apakah renovasi rumah harus disertai pengurusan Iz

20 October 2026

Tips Properti
article
Beli Rumah Lewat Notaris, Apakah Sertifikat Dijamin Aman?

Ditulis oleh Aurora Mutiara Santoso SEO & Content Specialist Membeli rumah bukan hanya soal menyiapkan dana dan memilih lokasi yang strategis, tetapi juga memastikan legalitas properti sebelum transaksi dilakukan. Salah satu langkah yang sering ditempuh calon pembeli adalah menggunakan jasa notaris atau Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) untuk membantu proses jual beli rumah. Namun, apakah m

19 October 2026