pixel

Notifikasi

Tidak Ada Notifikasi
Home/Articles/

3 Cara Efektif Cegah Rumah Lembap di Musim Hujan

3 Cara Efektif Cegah Rumah Lembap di Musim Hujan

05 November 2024

Bagikan :

share on facebookshare on Xshare on whatsapp
kelembapan rumah, cara mengatasi rumah lembap, tips musim hujan

istockphoto.com

Memasuki musim hujan, kelembapan di dalam rumah sering kali meningkat, yang bisa terlihat dari munculnya noda hitam atau jamur di sudut-sudut ruangan. Kelembapan berlebih ini sebaiknya tidak diabaikan, karena tidak hanya merusak estetika rumah, tetapi juga bisa berdampak buruk pada kesehatan penghuni.

Platform Jual Beli Properti di Jakarta, Tangerang, Surabaya, Batam, Bogor: eCatalog Sinarmas

Ada beberapa metode yang bisa digunakan untuk mengatasi masalah ini, mulai dari perbaikan struktur bangunan hingga penggunaan alat seperti dehumidifier. Berikut adalah tiga cara efektif untuk menjaga rumah tetap kering dan nyaman selama musim hujan.

1. Gunakan Dehumidifier

honeywellaircomfort.com

Dehumidifier adalah solusi cepat untuk mengurangi kelembapan berlebih di dalam ruangan. Alat ini bekerja dengan menarik udara lembap, menghilangkan kadar air melalui proses kondensasi, dan melepaskan udara yang lebih kering kembali ke ruangan. Untuk menggunakan dehumidifier, Anda hanya perlu menyalakannya dan membiarkannya beroperasi selama beberapa jam. Setelah itu, cek penampungan air pada alat untuk melihat jumlah kelembapan yang telah terserap. Dehumidifier ini sangat praktis untuk rumah dengan tingkat kelembapan tinggi, terutama di musim hujan.

Seperti yang disampaikan oleh Nicholas Donnithorne, Manajer Layanan Teknis di Rentokil Inggris, semakin sedikit kelembapan yang Anda hasilkan di dalam rumah, semakin kecil pula kemungkinan terbentuknya kondensasi di permukaan. Karenanya, penting untuk memikirkan langkah-langkah yang bisa mengurangi kelembapan, terutama saat melakukan aktivitas sehari-hari di rumah.

2. Pastikan Ventilasi yang Baik dengan Membuka Jendela

windownesia.co.id

Ventilasi yang baik sangat membantu dalam mengurangi kelembapan di dalam rumah. Membuka jendela secara teratur, terutama saat memasak atau setelah mandi, memungkinkan udara segar dan sinar matahari masuk, yang membantu menurunkan kelembapan. Selain itu, ventilasi yang cukup juga memperlancar sirkulasi udara, mencegah timbulnya bau pengap, serta mengurangi risiko tumbuhnya jamur dan lumut di dinding maupun langit-langit.

Cari rumah di BSD dengan harga terbaik? Cek disini!

Our Property

Zena Co Living Type 103
Zena Co Living Type 103

Tangerang Selatan, Banten

Property Area: 103m2
Residential

Start from 
Rp 2.003.752.000
Zena Co Living Type 71
Zena Co Living Type 71

Tangerang Selatan, Banten

Property Area: 71m2
Residential

Start from 
Rp 1.718.158.000

3. Hindari Menyimpan Pakaian Basah di Kamar Mandi

mapei.com

Kamar mandi sering menjadi ruangan paling lembap di rumah. Jika kondisi kamar mandi dibiarkan basah dan jarang dibersihkan, lantainya akan mudah licin, serta berpotensi menumbuhkan jamur dan serangga kecil. Menjaga kamar mandi tetap kering adalah langkah penting untuk mengurangi kelembapan secara keseluruhan di rumah. 

Selain itu, hindari kebiasaan menyimpan handuk atau pakaian basah di kamar mandi. WHO merekomendasikan suhu ruangan rumah ideal antara 18-20°C dengan tingkat kelembapan relatif sekitar 50-60 persen. Ventilasi yang cukup serta penggunaan kipas angin dapat meningkatkan aliran udara dan membantu mencapai keseimbangan suhu dan kelembapan yang optimal.

Dengan langkah-langkah ini, Anda dapat menjaga rumah tetap nyaman dan bebas dari kelembapan berlebih sepanjang musim hujan.

Baca juga artikel serupa disini:

Ikuti terus informasi bermanfaat lainnya seputar properti, lifestyles, tata cara hingga informasi mengenai promo dan diskon properti hanya melalui ecatalog.sinarmasland.com

Promotions

kelembapan rumah, cara mengatasi rumah lembap, tips musim hujan

Bagikan :

share on facebookshare on Xshare on whatsapp
Similar Articles
Tips Properti
article
Kenapa Cibubur Jadi Pilihan Hunian Keluarga? Ini Alasannya

Ditulis Oleh Esther Aiko Kristina SEO & Content Specialist Memilih rumah untuk keluarga tentu tidak cukup hanya melihat desain bangunan atau jumlah kamar tidur. Ada banyak hal lain yang perlu dipertimbangkan, mulai dari akses menuju tempat kerja, sekolah anak, fasilitas kesehatan, hingga pilihan aktivitas yang bisa dilakukan bersama keluarga. Karena itu, kawasan tempat tinggal menjadi salah

27 August 2026

Tips Properti
article
Ingin Beli Rumah Pertama? Simak Tips Memilih Hunian yang Tepat

Memiliki rumah pertama merupakan impian banyak orang, terutama bagi pasangan muda maupun keluarga yang ingin memiliki tempat tinggal sendiri. Namun, membeli rumah bukanlah keputusan yang bisa dilakukan secara terburu-buru. Ada banyak aspek yang perlu dipertimbangkan agar hunian yang dipilih benar-benar sesuai dengan kebutuhan saat ini maupun di masa depan. Mulai dari menentukan anggaran, memilih

21 July 2026

Tips Properti
article
Sertifikat Tanah Tumpang Tindih? Ini Penyebab dan Cara Cegahnya

Memiliki tanah masih menjadi salah satu bentuk investasi yang diminati masyarakat Indonesia. Selain nilainya yang cenderung meningkat dari waktu ke waktu, tanah juga menawarkan fleksibilitas penggunaan, baik untuk membangun rumah, membuka usaha, maupun investasi jangka panjang. Namun dibalik potensi keuntungan tersebut, ada satu risiko yang perlu diperhatikan, yaitu sertifikat tanah tumpang tindi

24 June 2026