Notifikasi

Tidak Ada Notifikasi
Home/Articles/

Awas! 4 Jenis Tanaman ini Bisa Mengundang Ular Masuk ke Rumah!

Awas! 4 Jenis Tanaman ini Bisa Mengundang Ular Masuk ke Rumah!

03 May 2024

Bagikan :

share on facebookshare on Xshare on whatsapp
tanaman yang disukai ular, tanaman yang tidak boleh ditanam di rumah

cnbcindonesia.com

Kehadiran ular di area rumah bukanlah hal yang tidak mungkin terjadi! Hal yang menarik untuk dicatat adalah, beberapa jenis tanaman justru dapat menarik kehadiran ular ke dalam rumah kita. Berikut adalah 4 jenis tanaman yang dapat mengundang ular ke rumah kita. Pastikan untuk tidak menanam tanaman-tanaman ini di dekat rumah, ya!

1. Semak Semanggi

Daun Semanggi, Tanaman Lokal yang Berpotensi Mencegah Kerusakan Sel Saraf -  Universitas Airlangga Official Website

Sumber: unair.ac.id

Semak semanggi adalah salah satu tanaman yang disukai oleh ular. Tanaman ini sering dianggap sebagai tempat yang nyaman bagi ular untuk bersembunyi dan mencari makanan. Daun yang lebat dan rimbun menjadi tempat yang ideal bagi ular untuk berlindung dari panas matahari atau dari predator lainnya. Namun, meskipun semak semanggi memiliki keindahan alamiahnya sendiri, sebaiknya tidak ditanam di sekitar rumah karena dapat meningkatkan risiko kehadiran ular di sekitar area tersebut. Tanaman ini bisa menjadi magnet bagi ular untuk mendekati rumah Anda, yang pada akhirnya dapat menimbulkan kekhawatiran atau bahkan kecelakaan jika bertemu dengan manusia atau hewan peliharaan. Sebagai tindakan pencegahan, lebih baik memilih tanaman lain yang tidak menarik ular untuk ditanam di sekitar rumah.

2. Tanaman Bunga Melati, Wijaya Kusuma, dan Rosemary

Mitos Bunga Melati yang Kerap Dikatkan dengan Hal Mistis - Regional  Liputan6.com

Sumber: liputan6.com

Tanaman berbunga seperti melati bisa menjadi daya tarik bagi ular. Keberadaan hewan melata ini tidak hanya dipengaruhi oleh aroma harumnya, tetapi juga oleh struktur daunnya yang rimbun, yang membuat ular merasa nyaman untuk bersarang dan menunggu mangsa yang lewat. Tanaman berbunga yang tumbuh subur menjadi habitat ideal bagi ular maupun hewan herbivora lainnya. Keberadaan mangsa di sekitar tanaman tersebut akan menarik perhatian ular untuk mendekat.

Selain melati, tanaman lain seperti cendana, wijaya kusuma, morning glory, dan rosemary juga menjadi pilihan tempat tinggal yang ideal bagi ular. Kehadiran tanaman-tanaman ini di sekitar rumah bisa meningkatkan kemungkinan adanya ular berkeliaran, karena menawarkan tempat yang nyaman dan kemungkinan besar terdapat mangsa di sekitarnya. Sebagai langkah pencegahan, sebaiknya menghindari menanam tanaman-tanaman ini di sekitar area rumah untuk mengurangi risiko kehadiran ular yang tidak diinginkan.

3. Tanaman Air

6 Manfaat Eceng Gondok, Bisa Jadi Cuan Loh!

Sumber: detik.com

Tanaman air sering menjadi daya tarik bagi ular, terutama karena keberadaan air yang menjadi habitat bagi mangsa potensial mereka seperti ikan atau katak. Tanaman seperti eceng gondok atau enceng gondok, lotus, dan pacar air sering kali menarik perhatian ular karena tumbuh subur di perairan dan menawarkan tempat perlindungan yang ideal bagi hewan melata tersebut.

Namun, meskipun tanaman air ini memiliki keindahan alamiahnya sendiri, sebaiknya tidak ditanam di sekitar rumah karena dapat meningkatkan kemungkinan kehadiran ular di area tersebut. Tanaman-tanaman ini menciptakan lingkungan yang menarik bagi ular untuk berada di sekitar rumah, yang pada akhirnya dapat meningkatkan risiko pertemuan yang tidak diinginkan antara manusia dan ular. Sebagai langkah pencegahan, lebih baik menghindari menanam tanaman air ini di area yang dekat dengan rumah.

4. Bambu

Cara Menanam Bambu Kuning untuk Menjadi Tanaman Hias di Rumah Halaman all -  Kompas.com

Sumber: kompas.com

Bambu sering kali menjadi tempat yang disukai oleh ular karena strukturnya yang rapat dan berlubang, menciptakan lingkungan yang cocok untuk berlindung dan bertelur bagi ular. Tidak hanya itu, banyak spesies bambu yang tumbuh subur di lingkungan lembap dan berawa, tempat yang sering kali menjadi habitat alami bagi ular dan mangsanya. Kehadiran bambu di sekitar area perumahan dapat menarik ular untuk mencari perlindungan atau mencari mangsa, meningkatkan kemungkinan pertemuan antara manusia dan ular.

Meskipun bambu memiliki nilai estetika dan manfaat alamiah yang beragam, sebaiknya tidak ditanam di sekitar rumah karena dapat meningkatkan risiko kehadiran ular di sekitar area tersebut. Tanaman ini dapat memberikan perlindungan yang ideal bagi ular, yang pada gilirannya meningkatkan kemungkinan pertemuan yang tidak diinginkan dengan manusia atau hewan peliharaan. Oleh karena itu, lebih baik untuk menghindari menanam bambu di dekat rumah sebagai tindakan pencegahan terhadap kemungkinan kehadiran ular yang tidak diinginkan.

Itu dia 4 tanaman yang bisa Anda hindari untuk ditanam di sekitar rumah. Semoga bermanfaat, ya! Ikuti terus informasi bermanfaat lainnya seputar properti, lifestyles, tata cara hingga informasi mengenai promo dan diskon properti hanya melalui ecatalog.sinarmasland.com

Bagikan :

share on facebookshare on Xshare on whatsapp
Similar Articles
Tips Properti
article
Beli Rumah Sekarang, Jual Lebih Mahal Nanti? Kenali Capital Gain

Ditulis oleh Esther Aiko Kristina SEO & Content Specialist Membeli rumah tidak selalu hanya tentang menyediakan tempat tinggal. Bagi sebagian orang, properti juga menjadi aset investasi yang diharapkan mengalami kenaikan nilai seiring berjalannya waktu. Tidak sedikit calon pembeli yang mempertimbangkan satu hal sebelum membeli rumah: apakah properti tersebut nantinya bisa dijual kembali deng

03 November 2026

Tips Properti
article
Mau Renovasi Rumah? Kenali Jenis Renovasi yang Membutuhkan PBG

Ditulis oleh Aurora Mutiara Santoso SEO & Content Specialist Renovasi rumah menjadi salah satu cara untuk menyesuaikan hunian dengan kebutuhan penghuni. Mulai dari memperluas ruangan, menambah lantai, hingga mengubah tampilan fasad, setiap perubahan perlu direncanakan dengan baik agar bangunan tetap aman dan sesuai ketentuan. Namun, tahukah Propers bahwa beberapa jenis renovasi rumah membut

02 November 2026

Tips Properti
article
Kontrak Rumah atau Kos di Kota Lain, Apakah Wajib Pindah Domisili?

Ditulis oleh Aurora Mutiara Santoso SEO & Content Specialist Merantau untuk kuliah atau bekerja seringkali mengharuskan seseorang tinggal di kos atau mengontrak rumah di kota lain. Namun, meskipun sudah tinggal berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun, belum tentu semua orang memahami aturan administrasi kependudukan yang berlaku. Lantas, apakah penyewa kos atau rumah wajib mengurus surat pinda

29 October 2026