pixel

Notifikasi

Tidak Ada Notifikasi
Home/Articles/

5 Cara Aman Menerangi Rumah Saat Listrik Padam

5 Cara Aman Menerangi Rumah Saat Listrik Padam

30 April 2024

Bagikan :

share on facebookshare on Xshare on whatsapp
rumah mati listrik, listrik padam, cara menerangi rumah yang padam listrik

radarbanten.co.id

Gangguan listrik atau pemadaman listrik dapat menyebabkan banyak kesulitan, terutama jika terjadi di malam hari. Kondisi rumah yang gelap karena listrik padam dapat membuat situasi menjadi tidak nyaman, terutama bagi keluarga dengan anak-anak kecil. Oleh karena itu, penting bagi Kawan Puan untuk selalu siap menghadapi situasi tersebut dengan menyediakan sumber penerangan alternatif di rumah. Berikut beberapa cara yang aman untuk menerangi rumah saat terjadi pemadaman listrik.

1. Menyalakan Lilin

Meskipun cahaya lilin tidak begitu terang, namun kehadirannya setidaknya mampu mencerahkan rumah di saat keadaan gelap gulita akibat pemadaman listrik. Menyimpan lilin secara rutin di rumah dapat menjadi solusi praktis, terutama jika tinggal di daerah yang sering mengalami mati lampu atau pemadaman listrik bergilir.

2. Gunakan Cermin

Untuk meningkatkan kecerahan cahaya lilin, manfaatkan cermin sebagai pemantul cahaya. Letakkan cermin sejajar dengan arah lilin untuk membantu menyebarkan cahaya di dalam ruangan yang gelap.

3. Gunakan Lampu Baterai

Lampu darurat berbaterai merupakan solusi efektif untuk memberikan pencahayaan saat terjadi pemadaman listrik. Pastikan selalu mengisi daya penuh lampu baterai agar siap digunakan ketika dibutuhkan.

4. Gunakan Senter

Meskipun senter mungkin tidak mampu menerangi seluruh ruangan, namun kamu dapat memperluas penyebaran cahayanya dengan cara tertentu. Letakkan toples transparan atau kantong plastik bening yang diisi dengan air di depan cahaya senter. Pastikan toples atau kantong air diletakkan di permukaan yang datar agar tidak mudah terjatuh atau pecah.

5. Cobalah Lampu Minyak

Lampu minyak juga dapat menjadi alternatif untuk mengatasi pemadaman listrik di malam hari. Kamu dapat membuatnya sendiri dengan langkah-langkah berikut tanpa perlu membeli:

  • Persiapkan perlengkapan yang diperlukan, seperti sebuah toples, sepotong gabus, beberapa helai benang, sebuah paku kecil dan tipis, serta sedikit minyak zaitun.
  • Buatlah lubang pada gabus menggunakan paku, kemudian masukkan benang ke dalamnya sebagai sumbu.
  • Isi toples dengan minyak zaitun hingga setengah penuh, lalu letakkan gabus yang berisi benang di atas permukaan minyak.
  • Biarkan selama sekitar 30 menit agar gabus menyerap minyak, kemudian nyalakan benang sumbu dengan korek api.

Itulah tadi cara aman menerangi rumah saat listrik padam. Selamat mencoba! Ikuti terus informasi bermanfaat lainnya seputar properti, lifestyles, tata cara hingga informasi mengenai promo dan diskon properti hanya melalui ecatalog.sinarmasland.com

Bagikan :

share on facebookshare on Xshare on whatsapp
Similar Articles
Tips Properti
article
Siapa yang Menanggung BPHTB? Ini Ketentuan Pembeli dan Penjual

Ditulis oleh Aurora Mutiara Santoso SEO & Content Specialist Dalam transaksi jual beli rumah atau tanah, ada berbagai biaya dan pajak yang perlu dipersiapkan, salah satunya Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB). Namun, masih banyak Propers yang bingung, sebenarnya siapa yang menanggung BPHTB, pembeli atau penjual? Secara umum, BPHTB merupakan kewajiban pihak yang memperoleh hak

05 October 2026

Tips Properti
article
Berapa Pajak Jual Beli Tanah? Ini Jenis dan Cara Hitungnya

Ditulis oleh Aurora Mutiara Santoso SEO & Content Specialist Membeli atau menjual tanah bukan hanya soal menyiapkan dana sesuai harga properti. Ada sejumlah biaya dan kewajiban pajak yang perlu diperhitungkan dalam proses transaksi. Mengetahui pajak jual beli tanah sejak awal dapat membantu Propers menyiapkan anggaran dengan lebih matang. Lantas, pajak apa saja yang muncul dalam transaksi j

02 October 2026

Tips Properti
article
5 Ciri Tanah yang Berpotensi Naik Harga dan Untung di 2027

Ditulis oleh Aurora Mutiara Santoso SEO & Content Specialist Memilih tanah sebagai aset investasi bukan hanya soal luas dan harga beli. Lokasi, aksesibilitas, hingga perkembangan kawasan di sekitarnya dapat menjadi faktor yang mempengaruhi nilai tanah dalam jangka panjang. Karena itu, penting bagi Propers untuk mengetahui karakteristik tanah yang memiliki potensi pertumbuhan nilai. Memasuki

01 October 2026