pixel

Notifikasi

Tidak Ada Notifikasi
Home/Articles/

Skor Kredit Buruk? Ini Cara Beli Rumah Tanpa BI Checking

Skor Kredit Buruk? Ini Cara Beli Rumah Tanpa BI Checking

31 July 2024

Bagikan :

share on facebookshare on Xshare on whatsapp
cara beli rumah tanpa bi checking, kpr inhouse, cara beli rumah

kompas.com

Banyak orang membeli rumah dengan mengajukan pinjaman Kredit Pemilikan Rumah (KPR) ke bank. Dalam proses ini, setiap bank akan melakukan BI Checking untuk menilai calon nasabahnya.

BI Checking dilakukan dengan memeriksa Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk memastikan calon nasabah memiliki skor kredit yang baik dan tidak terlibat dalam masalah kredit macet.

BI Checking mencatat seluruh riwayat transaksi kredit nasabah. Skor BI Checking yang tinggi atau rendah akan mempengaruhi keputusan bank dalam proses persetujuan. Jika skor kredit rendah, kemungkinan besar pengajuan KPR akan ditolak oleh bank.

Lalu, apa yang harus dilakukan jika memiliki skor kredit yang rendah? Berikut adalah beberapa alternatif pembiayaan selain pinjaman KPR yang bisa Anda pertimbangkan.

Platform Jual Beli Properti di Jakarta, Tangerang, Surabaya, Batam, Bogor: eCatalog Sinarmas

Cara Beli Rumah Tanpa BI Checking

Wujudkan Kesejahteraan Finansial dengan Resolusi KPR Tahun Ini

suara.com

1. KPR In House

Jika pengajuan KPR melalui bank tidak memungkinkan, kamu bisa mempertimbangkan alternatif lain seperti KPR in-house atau pembayaran tunai bertahap langsung ke pengembang. Skema pembayaran ini tidak melibatkan pihak bank, karena perjanjian kredit dilakukan langsung antara pembeli dan pengembang properti, sehingga tidak memerlukan proses BI Checking.

Namun, pembayaran dengan skema ini memiliki keterbatasan karena tidak semua bank menyediakan layanan KPR in-house. Selain itu, beberapa pengembang hanya menawarkan opsi pembayaran tunai penuh atau melalui KPR bank.

Baca Juga: Mau Ubah Tenor KPR? Begini Cara dan Biayanya

Keuntungan dari menggunakan skema ini termasuk biaya yang lebih rendah dan bunga yang lebih terjangkau. Kamu tidak akan terbebani dengan biaya administrasi bank, biaya provisi bank, atau bunga bank. Bunga atau imbal jasa atas kredit ini dihitung berdasarkan kesepakatan bersama dengan pengembang.

Tenor KPR in-house biasanya lebih pendek, sekitar 5-10 tahun, yang berarti cicilan bulanan menjadi lebih besar. Namun, keuntungan lainnya adalah kamu tidak perlu khawatir dengan fluktuasi bunga di pasar, berbeda dengan KPR bank yang menggunakan suku bunga tetap dan bunga mengambang, sehingga bunganya bisa naik berkali-kali lipat.

Baca Juga: Cicil Rumah dengan KPR, Ini Tenor Maksimalnya!

Kekurangan dari skema ini terletak pada kredibilitas pengembang. Ada risiko bertemu dengan developer yang tidak jujur, yang dapat menipu pembeli. Oleh karena itu, penting untuk memastikan bahwa proyek pembangunan berjalan dengan lancar sebelum memutuskan untuk menggunakan skema ini.

2. Pembiayaan dari Lembaga Pembiayaan Non Bank

Kamu bisa mempertimbangkan untuk mengambil dana dari lembaga non-bank seperti koperasi. Koperasi biasanya memiliki kebijakan pendanaan yang lebih fleksibel dibandingkan bank.

Namun, metode ini termasuk cara tidak langsung karena kamu perlu meminjam dana tunai terlebih dahulu. Setelah mendapatkan dana tersebut, baru bisa digunakan untuk membeli rumah secara tunai.

Cari Rumah di BSD dengan harga terbaik? Cek disini!

Our Property

Aerra Type 325
Aerra Type 325

Tangerang Selatan, Banten

Property Area: 325m2
Residential

Start from 
Rp 8.294.595.000
Aerra Type 255
Aerra Type 255

Tangerang Selatan, Banten

Property Area: 255m2
Residential

Start from 
Rp 8.945.999.000
Aerra Type 192
Aerra Type 192

Tangerang Selatan, Banten

Property Area: 192m2
Residential

Start from 
Rp 5.838.069.000
Namee Type 192
Namee Type 192

Tangerang Selatan, Banten

Property Area: 192m2
Residential

Start from 
Rp 6.557.594.000
Namee Type 255
Namee Type 255

Tangerang Selatan, Banten

Property Area: 255m2
Residential

Start from 
Rp 6.617.302.000

Biasanya, batasan jumlah pinjaman dari koperasi lebih kecil dibandingkan dengan bank. Oleh karena itu, kamu perlu menyiapkan dana untuk uang muka atau melengkapi kekurangan dana dengan menabung.

Pastikan kamu memilih lembaga pembiayaan yang kredibel, dapat dipercaya, legal, aman, dan diawasi oleh OJK.

3. Cicil Langsung ke Pemilik Perorangan

Seperti pada KPR in-house, kamu bisa membeli rumah dengan metode pembayaran bertahap secara langsung ke pemilik rumah. Tanpa memerlukan BI Checking, kamu dapat membuat perjanjian kredit perorangan.

Baca Juga: Berapa Cicilan Pegawai Kontrak Jika Ajukan KPR?

Jika rumah yang kamu inginkan dimiliki oleh individu dan bukan bagian dari perumahan yang dikembangkan oleh developer, coba mintalah kelonggaran pembayaran kepada pemilik lama. Kamu bisa membuat kesepakatan dan perjanjian tertulis yang menjelaskan proses dan alur pembayaran secara jelas.

Berikan uang muka minimal 50% dari harga rumah, dan sisa pembayaran dapat diangsur dalam jangka waktu tertentu sesuai kesepakatan. Biasanya, periode pembayaran ini tidak lebih dari satu tahun atau maksimal 12 bulan.

Demikian cara membeli rumah tanpa melalui BI Checking. Semoga bermanfaat! Ikuti terus informasi bermanfaat lainnya seputar properti, lifestyles, tata cara hingga informasi mengenai promo dan diskon properti hanya melalui ecatalog.sinarmasland.com

Promotions

cara beli rumah tanpa bi checking, kpr inhouse, cara beli rumah

Bagikan :

share on facebookshare on Xshare on whatsapp
Similar Articles
Info KPR
article
Beli Rumah Sinar Mas Land Makin Mudah dengan Livin’ KPR Mandiri

Ditulis oleh Esther Aiko Kristina SEO & Content Specialist Membeli rumah bukan hanya soal menemukan hunian yang sesuai, tetapi juga menentukan skema pembiayaan yang tepat. Bagi Propers yang merupakan nasabah Bank Mandiri dan sedang mempertimbangkan properti Sinar Mas Land, proses pencarian rumah hingga pengajuan KPR kini dapat dilakukan dengan lebih praktis melalui Livin’ KPR Mandiri.

04 September 2026

Info KPR
article
Cara Mengajukan KPR Rumah 2026: Tahapan hingga Tips agar Disetujui

Membeli rumah merupakan salah satu pencapaian besar dalam hidup. Namun, tidak semua orang memiliki dana yang cukup untuk membeli hunian secara tunai. Karena itu, Kredit Pemilikan Rumah (KPR) menjadi solusi yang banyak dipilih untuk mewujudkan impian memiliki rumah dengan sistem pembayaran secara bertahap. Meski begitu, mengajukan KPR bukan sekadar mengisi formulir dan menunggu persetujuan. Ada be

14 July 2026

Info KPR
article
Beli Rumah di Tengah Kondisi Ekonomi, Masih Worth It?

Membeli rumah merupakan salah satu keputusan finansial terbesar dalam hidup. Namun, di tengah kondisi ekonomi yang masih dinamis, mulai dari perubahan suku bunga acuan, kenaikan biaya hidup, hingga ketidakpastian ekonomi global, tidak sedikit masyarakat yang bertanya, "Apakah sekarang waktu yang tepat membeli rumah dengan KPR?" Jawabannya tidak selalu bergantung pada kondisi ekonomi. Yang lebih p

09 July 2026