Ditulis oleh Aurora Mutiara Santoso
SEO & Content Specialist
Ingin mulai investasi dengan instrumen yang relatif terjangkau dan memberikan pendapatan dari kupon? Surat Berharga Negara (SBN) Ritel bisa menjadi salah satu pilihan yang dapat dipertimbangkan investor pemula.
Pada 2026, pembelian SBN Pasar Perdana di BCA dapat dilakukan secara online melalui aplikasi myBCA maupun KlikBCA Individual. Dengan minimum pemesanan mulai dari Rp1 juta, investasi SBN dapat dimulai dengan modal yang relatif terjangkau.
Lalu, bagaimana cara beli SBN di BCA dan apa saja keuntungan yang bisa didapatkan? Simak panduan lengkapnya berikut ini.
Platform Jual Beli Properti di Jakarta, Tangerang, Cibubur, Batam, Bogor: eCatalog Sinarmas
Apa Itu SBN?
Surat Berharga Negara (SBN) adalah surat berharga yang diterbitkan oleh Pemerintah Republik Indonesia untuk membiayai kebutuhan negara. Bagi investor, SBN menjadi salah satu instrumen investasi yang menawarkan pembayaran kupon serta pengembalian pokok sesuai ketentuan masing-masing seri.
SBN Ritel sendiri memiliki beberapa jenis, seperti Obligasi Negara Ritel (ORI), Sukuk Ritel (SR), Savings Bond Ritel (SBR), dan Sukuk Tabungan (ST). Setiap jenis memiliki karakteristik, tenor, kupon, serta ketentuan perdagangan yang berbeda.
Pembelian SBN Ritel dilakukan selama masa penawaran melalui mitra distribusi yang telah ditunjuk pemerintah, termasuk BCA.
Baca Juga: Cara Beli Saham BCA (BBCA) untuk Pemula, Lengkap dan Mudah!
Mengapa Investasi SBN Bisa Menjadi Pilihan?

SBN memiliki beberapa karakteristik yang membuatnya menarik untuk dipelajari, terutama bagi investor yang ingin mulai melakukan diversifikasi portofolio.
Cari properti di BSD dengan harga terbaik? Cek disini!
Modal Investasi Mulai Rp1 Juta
SBN Ritel dapat dibeli dengan nilai investasi yang relatif terjangkau. Di BCA, minimum pemesanan SBN Pasar Perdana adalah Rp1 juta dan dapat dilakukan dalam kelipatan Rp1 juta, sesuai ketentuan seri yang sedang ditawarkan.
Mendapatkan Kupon
SBN memberikan kupon atau imbal hasil kepada investor sesuai jenis dan seri yang dibeli. Besaran serta mekanisme pembayaran kupon ditentukan ketika pemerintah menerbitkan seri SBN tersebut.
Pokok dan Kupon Dijamin Pemerintah
Pembayaran kupon dan pokok SBN dijamin oleh negara berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan. Meski demikian, investor tetap perlu memahami karakteristik dan risiko dari setiap jenis SBN sebelum melakukan pembelian.
Bisa Menjadi Bagian dari Diversifikasi Investasi
Memiliki berbagai jenis aset dapat membantu investor menyusun portofolio sesuai tujuan dan profil risikonya. SBN dapat dipertimbangkan sebagai salah satu instrumen dalam diversifikasi investasi.
Baca Juga: Investasi di myBCA Mulai Rp 10 Ribu, Ini Pilihan Produknya!
Cara Beli SBN di BCA melalui myBCA
Bagi Propers yang ingin membeli SBN melalui BCA, proses pemesanan dapat dilakukan secara online melalui fitur investasi di aplikasi myBCA.
Berikut langkah umumnya:
1. Pastikan Memiliki Rekening BCA
Sebelum melakukan pembelian SBN, investor perlu memiliki rekening dana di BCA yang memenuhi persyaratan transaksi. Untuk pembelian SBN Ritel, rekening yang digunakan harus sesuai dengan ketentuan yang berlaku pada seri SBN yang ditawarkan.
2. Siapkan SID
Investor membutuhkan Single Investor Identification (SID) untuk melakukan transaksi SBN.
Bagi nasabah yang belum memiliki SID, pendaftaran dapat dilakukan melalui myBCA. BCA menyebutkan bahwa SID dapat terbentuk pada hari yang sama atau maksimal H+1 hari kerja setelah pendaftaran dilakukan.
3. Login ke myBCA
Buka aplikasi myBCA dan login menggunakan BCA ID.
Setelah berhasil masuk, pilih fitur Investasi, kemudian masuk ke bagian Obligasi & SBN Pasar Perdana.
4. Pilih SBN yang Sedang Ditawarkan
Pada masa penawaran, pilih seri SBN yang tersedia. Pastikan membaca informasi mengenai tenor, kupon atau imbal hasil, minimum pemesanan, maksimum pemesanan, serta ketentuan lainnya sebelum melakukan transaksi.
5. Tentukan Nominal Pembelian
Masukkan nominal SBN yang ingin dibeli sesuai kelipatan dan batas minimum-maksimum yang ditentukan untuk seri tersebut.
Sebagai contoh, beberapa SBN yang ditawarkan melalui BCA memiliki minimum pemesanan Rp1 juta. Namun, ketentuan dapat berbeda untuk setiap seri.
6. Lakukan Pemesanan dan Pembayaran
Setelah memastikan detail investasi, lanjutkan proses pemesanan. Pada myBCA, proses pemesanan dan pembayaran SBN dapat dilakukan dalam satu menu sesuai mekanisme yang tersedia.
Setelah pembayaran dan proses setelmen selesai, SBN akan tercatat pada rekening surat berharga investor.
Baca Juga: Poket Valas myBCA: Cara Menyimpan Dana dalam Mata Uang Asing
Apa Saja yang Perlu Disiapkan untuk Beli SBN di BCA?

Sebelum membeli SBN melalui BCA, pastikan beberapa persyaratan berikut sudah terpenuhi:
- Merupakan Warga Negara Indonesia (WNI) dengan NIK yang terdaftar di Dukcapil.
- Memiliki rekening dana di BCA sesuai ketentuan.
- Memiliki BCA ID dan password untuk mengakses myBCA.
- Memiliki SID Obligasi yang terdaftar pada sistem BCA.
- Memiliki rekening surat berharga di BCA Kustodian.
- Melengkapi profil risiko investasi sesuai ketentuan yang berlaku.
Untuk investor yang baru pertama kali membeli SBN secara online di BCA, proses registrasi SBN Online perlu dilakukan terlebih dahulu melalui myBCA.
Jenis SBN Ritel yang Perlu Diketahui
Sebelum berinvestasi, penting untuk memahami bahwa SBN Ritel memiliki beberapa jenis.
Obligasi Negara Ritel (ORI)
ORI merupakan SBN Ritel dengan kupon tetap. ORI juga dapat diperdagangkan di pasar sekunder setelah memenuhi ketentuan minimum holding period.
Sukuk Ritel (SR)
SR merupakan SBN berbasis prinsip syariah. Sama seperti ORI, SR dapat diperdagangkan di pasar sekunder sesuai ketentuan yang berlaku.
Savings Bond Ritel (SBR)
SBR memiliki karakteristik tidak dapat diperdagangkan di pasar sekunder. SBR menggunakan kupon mengambang dengan batas minimum atau floating with floor sesuai ketentuan seri yang diterbitkan.
Sukuk Tabungan (ST)
ST merupakan SBN berbasis prinsip syariah yang tidak dapat diperdagangkan di pasar sekunder. Karakteristik kupon dan ketentuannya mengikuti seri yang diterbitkan pemerintah.
Karena karakteristik setiap instrumen berbeda, investor sebaiknya memilih berdasarkan tujuan investasi, kebutuhan likuiditas, dan profil risiko.
Jadwal SBN BCA 2026
Pemerintah telah menyiapkan sejumlah jadwal penerbitan SBN Ritel pada 2026. Berdasarkan jadwal tentatif yang dipublikasikan BCA, beberapa seri yang dijadwalkan antara lain ORI029, SR024, ST016, ORI030, SR025, SBR015, dan ST017.
Jadwal masa penawaran dapat berubah mengikuti ketetapan pemerintah. Karena itu, pastikan mengecek informasi terbaru sebelum melakukan pemesanan.
Tips Investasi SBN untuk Pemula
Sebelum membeli SBN di BCA, ada beberapa hal yang sebaiknya diperhatikan.
Tentukan Tujuan Investasi
Tentukan terlebih dahulu apakah SBN dibeli untuk mendapatkan pendapatan kupon, menyimpan dana dalam jangka waktu tertentu, atau menjadi bagian dari diversifikasi portofolio.
Perhatikan Tenor
Setiap seri SBN memiliki tenor yang berbeda. Pastikan jangka waktu investasi sesuai dengan kebutuhan keuangan agar dana yang diinvestasikan tidak mengganggu kebutuhan lain.
Pahami Jenis SBN
Tidak semua SBN memiliki karakteristik yang sama. Perhatikan apakah instrumen dapat diperdagangkan di pasar sekunder, bagaimana mekanisme kuponnya, serta ketentuan pencairannya.
Jangan Lupa Cek Masa Penawaran
SBN Ritel hanya dapat dipesan selama periode penawaran. Karena itu, pantau jadwal penerbitan dan siapkan dana sebelum periode pemesanan dimulai.
Baca Juga: e-Deposito BCA: Cara Praktis Mulai Investasi Berjangka Lewat myBCA
FAQ Investasi SBN di BCA

Apakah beli SBN di BCA bisa lewat myBCA?
Ya. Pembelian SBN Pasar Perdana di BCA dapat dilakukan melalui fitur Investasi di aplikasi myBCA. BCA juga menyediakan pembelian melalui KlikBCA Individual.
Berapa minimum pembelian SBN di BCA?
Minimum pemesanan SBN Pasar Perdana di BCA mulai dari Rp1 juta, dengan kelipatan sesuai ketentuan seri SBN yang ditawarkan.
Apakah harus punya SID untuk membeli SBN?
Ya. Investor membutuhkan Single Investor Identification (SID) untuk melakukan transaksi SBN. Bagi nasabah yang belum memiliki SID, pendaftaran dapat dilakukan melalui myBCA atau melalui cabang BCA yang melayani transaksi investasi.
Apakah investasi SBN memiliki risiko?
Setiap investasi memiliki risiko yang perlu dipahami. Untuk SBN yang dapat diperdagangkan di pasar sekunder, misalnya, harga dapat berubah sehingga investor dapat mengalami potensi keuntungan atau kerugian apabila menjual sebelum jatuh tempo. Karena itu, pahami karakteristik seri SBN sebelum berinvestasi.
Mulai Investasi SBN di BCA
Investasi SBN dapat menjadi salah satu pilihan bagi investor yang ingin mulai membangun portofolio dengan modal mulai Rp1 juta. Melalui myBCA, proses registrasi, pemesanan, hingga pembayaran SBN dapat dilakukan secara online selama masa penawaran.
Sebelum membeli, pastikan Propers memahami jenis SBN, tenor, kupon, minimum investasi, serta ketentuan masing-masing seri. Dengan memahami karakteristik produknya, keputusan investasi dapat disesuaikan dengan tujuan dan kebutuhan keuangan masing-masing.
Bagi Propers yang tertarik dengan informasi keuangan dan investasi lainnya, kunjungi artikel eCatalog Sinarmas Land