Apa Itu Saham BCA (BBCA)?
Saham BCA atau BBCA merupakan saham PT Bank Central Asia Tbk yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI). Dengan membeli saham BBCA, investor memiliki bagian kepemilikan pada perusahaan sesuai dengan jumlah saham yang dimiliki.
Saham berbeda dengan produk simpanan perbankan karena nilainya dapat mengalami kenaikan maupun penurunan mengikuti kondisi pasar. Karena itu, sebelum membeli saham, Propers perlu memahami karakteristik, potensi keuntungan, serta risikonya.
Cari properti di BSD dengan harga terbaik? Cek disini!
Apa yang Perlu Disiapkan Sebelum Membeli Saham BBCA?

Sebelum membeli saham BCA, ada beberapa hal yang perlu Propers siapkan.
1. Rekening Efek
Rekening efek merupakan rekening yang digunakan untuk melakukan transaksi saham melalui perusahaan sekuritas. Propers perlu memilih perusahaan sekuritas yang menyediakan layanan perdagangan saham dan melakukan proses pembukaan rekening sesuai ketentuan yang berlaku.
2. Rekening Dana Nasabah (RDN)
Selain rekening efek, investor membutuhkan Rekening Dana Nasabah (RDN) untuk penyelesaian transaksi efek. RDN merupakan rekening yang digunakan untuk menyimpan dana investasi sebelum digunakan untuk membeli saham.
Saat ini, BCA menyediakan RDN yang terhubung dengan berbagai perusahaan efek. Pembukaan RDN dapat dilakukan melalui perusahaan sekuritas yang bekerja sama dengan BCA.
3. Dana Investasi
Siapkan dana sesuai kemampuan finansial dan tujuan investasi. Karena harga saham dapat berfluktuasi, sebaiknya gunakan dana yang memang dialokasikan untuk investasi dan bukan kebutuhan sehari-hari.
Baca Juga: Investasi di myBCA Mulai Rp 10 Ribu, Ini Pilihan Produknya!
Cara Beli Saham BCA (BBCA) untuk Pemula

Setelah rekening efek dan RDN siap, Propers dapat mulai melakukan pembelian saham BBCA melalui aplikasi perusahaan sekuritas.
1. Buka Rekening di Perusahaan Sekuritas
Langkah pertama adalah memilih perusahaan sekuritas dan membuka rekening efek. Proses pendaftaran umumnya dapat dilakukan secara online dengan mengisi data dan dokumen yang dibutuhkan.
Jika Propers menggunakan BCA Sekuritas, pembukaan rekening efek dan RDN juga dapat dilakukan melalui aplikasi myBCA. Prosesnya dimulai dari menu Akun Saya > Investasi > Buka Rekening Efek – RDN pada myBCA.
2. Setorkan Dana ke RDN
Setelah rekening efek dan RDN aktif, lakukan deposit dana ke RDN. Dana tersebut nantinya dapat digunakan untuk melakukan transaksi saham.
BCA menyediakan beberapa kanal untuk melakukan setoran ke RDN, termasuk myBCA, BCA mobile, ATM, serta kanal lainnya sesuai ketentuan yang berlaku.
3. Cari Kode Saham BBCA
Buka aplikasi perdagangan saham dari perusahaan sekuritas yang digunakan, kemudian cari saham dengan kode BBCA.
Sebelum melakukan pembelian, Propers dapat melihat informasi seperti harga saham, pergerakan harga, volume transaksi, serta informasi perusahaan yang tersedia pada aplikasi.
4. Tentukan Jumlah Lot yang Ingin Dibeli
Transaksi saham di BEI dilakukan menggunakan satuan lot. Saat ini, 1 lot terdiri dari 100 lembar saham.
Sebagai contoh, jika harga saham BBCA berada di Rp10.000 per lembar, maka kebutuhan dana untuk membeli 1 lot adalah:
100 lembar × Rp10.000 = Rp1.000.000
Jumlah tersebut belum memperhitungkan biaya transaksi yang dikenakan oleh perusahaan sekuritas.
Harga saham BBCA sendiri dapat berubah selama jam perdagangan, sehingga kebutuhan dana untuk membeli saham juga akan mengikuti harga yang tersedia di pasar.
5. Masukkan Pesanan Pembelian
Setelah menentukan jumlah lot, masukkan harga pembelian dan jumlah lot yang diinginkan pada aplikasi sekuritas, kemudian kirim pesanan.
Pesanan akan diproses berdasarkan mekanisme perdagangan di bursa. Jika pesanan berhasil terjadi, saham BBCA akan tercatat dalam portofolio investasi Propers.
6. Cek Portofolio Saham
Setelah transaksi berhasil, Propers dapat mengecek kepemilikan saham melalui aplikasi sekuritas.
Bagi nasabah BCA Sekuritas yang menghubungkan akunnya dengan myBCA, informasi portofolio saham juga dapat dipantau melalui menu investasi di myBCA. Informasi yang tersedia antara lain jumlah lot, harga rata-rata, nilai investasi, serta keuntungan atau kerugian yang belum terealisasi.
Baca Juga: e-Deposito BCA: Cara Praktis Mulai Investasi Berjangka Lewat myBCA
Berapa Modal untuk Membeli Saham BBCA?
Modal yang dibutuhkan untuk membeli saham BBCA bergantung pada harga saham saat transaksi dan jumlah lot yang ingin dibeli.
Rumus sederhananya adalah:
Modal pembelian = harga saham per lembar × jumlah lembar saham
Karena 1 lot terdiri dari 100 lembar, pembelian 1 lot dapat dihitung dengan:
Harga saham × 100 lembar
Sebagai contoh, jika harga BBCA berada di Rp10.000 per lembar, maka 1 lot membutuhkan dana sekitar Rp1 juta, belum termasuk biaya transaksi.
Jadi, Propers tidak harus langsung membeli dalam jumlah besar. Investor dapat menentukan jumlah pembelian sesuai dengan dana dan strategi investasi masing-masing.
Apa Keuntungan Investasi Saham BBCA?
Seperti saham pada umumnya, investasi saham BBCA memiliki beberapa potensi keuntungan.
Capital Gain
Capital gain merupakan keuntungan yang diperoleh ketika saham dijual pada harga yang lebih tinggi dibandingkan harga pembeliannya.
Sebaliknya, jika harga jual lebih rendah daripada harga beli, investor dapat mengalami capital loss.
Dividen
Selain potensi keuntungan dari perubahan harga saham, investor juga dapat memperoleh dividen apabila perusahaan membagikan dividen dan investor memenuhi ketentuan yang berlaku.
Besaran serta jadwal pembagian dividen tidak bersifat tetap sehingga Propers perlu memperhatikan informasi resmi perusahaan.
Apa Risiko Investasi Saham BBCA?
Sebelum membeli saham, penting untuk memahami bahwa investasi saham memiliki risiko.
Salah satunya adalah risiko pasar, yaitu perubahan harga saham akibat kondisi pasar dan berbagai faktor yang memengaruhinya. Penurunan harga saham dapat menyebabkan investor mengalami capital loss. BCA juga menjelaskan risiko lain seperti risiko likuiditas, suspensi, delisting, hingga risiko perusahaan mengalami pailit.
Selain itu, saham bukan produk perbankan yang dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).
Baca Juga: Poket Valas myBCA: Cara Menyimpan Dana dalam Mata Uang Asing
Tips Membeli Saham BBCA untuk Pemula

Agar lebih bijak dalam berinvestasi, berikut beberapa hal yang dapat diperhatikan Propers:
Kenali Perusahaan Sebelum Membeli
Jangan hanya melihat pergerakan harga saham. Pelajari juga bisnis perusahaan, kondisi keuangan, prospek industri, serta faktor lain yang dapat memengaruhi kinerjanya.
Sesuaikan dengan Tujuan dan Profil Risiko
Tentukan tujuan investasi dan pahami seberapa besar risiko yang dapat Propers terima. Hindari menggunakan dana untuk kebutuhan sehari-hari sebagai modal investasi.
Pertimbangkan Diversifikasi
Diversifikasi dapat membantu mengurangi ketergantungan portofolio pada satu aset. Namun, penerapannya tetap perlu disesuaikan dengan profil risiko dan tujuan investasi masing-masing.
Jangan Hanya Mengikuti Tren
Pergerakan harga saham yang sedang ramai diperbincangkan bukan satu-satunya dasar untuk mengambil keputusan investasi. Lakukan riset terlebih dahulu dan pahami alasan di balik keputusan pembelian saham.
FAQ Seputar Saham BBCA
BBCA itu saham apa?
BBCA adalah kode saham PT Bank Central Asia Tbk yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia.
Berapa lembar saham dalam 1 lot BBCA?
1 lot saham terdiri dari 100 lembar saham.
Apakah pemula bisa membeli saham BBCA?
Bisa. Investor pemula dapat membeli saham BBCA melalui perusahaan sekuritas setelah memiliki rekening efek dan RDN.
Apakah membeli saham BBCA pasti untung?
Tidak. Harga saham dapat naik maupun turun sehingga investasi saham memiliki risiko kerugian. Karena itu, penting untuk memahami perusahaan, kondisi pasar, serta risiko investasi sebelum membeli saham.
Apakah saham BBCA bisa dibeli melalui myBCA?
Untuk nasabah BCA Sekuritas, saat ini pembukaan rekening efek dan RDN dapat dilakukan melalui myBCA. Transaksi saham selanjutnya dilakukan melalui layanan BCA Sekuritas, sementara portofolionya dapat dihubungkan dan dipantau melalui myBCA.
Baca Juga: Cara Beli Reksa Dana di Aplikasi Livin’ by Mandiri Terbaru 2026
Investasi BBCA: Mudah dan Praktis
Cara beli saham BCA (BBCA) untuk pemula pada dasarnya dimulai dengan membuka rekening efek dan RDN melalui perusahaan sekuritas, menyiapkan dana, mencari kode BBCA pada aplikasi perdagangan saham, menentukan jumlah lot, lalu melakukan pembelian.
Sebelum mulai berinvestasi, pastikan Propers memahami cara kerja saham, menghitung kebutuhan modal, serta mempertimbangkan potensi keuntungan dan risikonya. Dengan pemahaman yang baik, Propers dapat mulai mengenal investasi saham sesuai dengan tujuan dan kemampuan finansial masing-masing.
Bagi Propers yang tertarik dengan informasi keuangan dan investasi lainnya, kunjungi artikel eCatalog Sinarmas Land