pixel

Notifikasi

Tidak Ada Notifikasi
Home/Articles/

Cari Tau Proses Dan Tahapan Akad Kredit Rumah, Disini!

Cari Tau Proses Dan Tahapan Akad Kredit Rumah, Disini!

27 February 2024

Bagikan :

share on facebookshare on Xshare on whatsapp
Proses akad kredit rumah

Membeli rumah dengan KPR bukan hanya soal memilih rumah dan mengajukan pinjaman. Ada satu langkah penting yang tak boleh dilewatkan, yaitu akad kredit. Akad kredit bagaikan gerbang terakhir sebelum dana KPR cair dan rumah jadi milikmu. Pahami dokumen dan tahapannya agar prosesnya lancar jaya!

Berkas Apa Saja Yang Harus Diterima Dalam Proses KPR 

Setelah proses akad kredit rumah selesai, pemohon atau debitur akan menerima minimal tujuh dokumen penting. Dokumen-dokumen ini memegang peranan krusial dalam proses jual-beli properti dan berfungsi sebagai bukti kepemilikan serta tanggung jawab debitur. Berikut adalah rincian ketujuh dokumen tersebut:

1. Surat Perjanjian Kredit Rumah (SPKR)

Pada saat akad kredit, debitur akan menerima SPKR dari bank. Dokumen ini berisi perjanjian kredit rumah yang harus ditandatangani kedua pihak. SPKR menjelaskan isi perjanjian antara debitur dan kreditur, termasuk kesepakatan, hak, kewajiban, dan peraturan yang harus dipatuhi oleh keduanya.

  1. Sertifikat Izin Mendirikan Bangunan (IMB)

 Fotokopi IMB diberikan kepada debitur sebagai izin renovasi, sedangkan dokumen asli disimpan bank hingga KPR lunas.

  1. Surat Kuasa Memberikan Hak Tanggungan (SKMHT)

Persetujuan debitur untuk menjaminkan tanah dan bangunan kepada bank.

  1. Surat Pengakuan Hutang dan Kuasa Menjual

Memberikan kewenangan bank untuk menyita atau menjual rumah jika debitur gagal bayar.

  1. Polis Asuransi

Debitur menerima dua polis: asuransi kebakaran dan asuransi jiwa untuk melunasi kredit jika terjadi sesuatu pada debitur.

  1. Akta Jual Beli (AJB)

Dokumen otentik transaksi jual-beli rumah, diterima debitur 1-2 bulan setelah akad kredit.

  1. Fotokopi Sertifikat Hak Atas Tanah

 Fotokopi SHM/SHGB disimpan debitur, sedangkan dokumen asli disimpan bank hingga KPR lunas.

Proses Akad Kredit Rumah 

Proses akad kredit menandakan langkah krusial dalam perjalanan mewujudkan rumah impian. Dimulai setelah bank menerbitkan Surat Penegasan Persetujuan Penyediaan Kredit (SP3K), yang memuat informasi penting seperti plafon KPR, angsuran, tenor, dan biaya-biaya terkait. Bank kemudian akan menjadwalkan pelaksanaan akad kredit.

Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) atau Notaris berperan sebagai saksi yang melegitimasi transaksi. Notaris juga akan menjelaskan rincian biaya seperti biaya notaris, balik nama rumah, pajak, dan BPHTB. Setelah semua dipahami, penandatanganan perjanjian dilakukan, menandakan debitur resmi menjadi pemilik rumah dengan skema KPR.

Akad kredit merupakan langkah terakhir dalam proses pembelian rumah. Memahami dokumen yang diterima setelah akad kredit sangat penting untuk menghindari masalah di masa depan. Proses ini melibatkan penandatanganan perjanjian antara bank, pembeli, dan penjual, mengantarkan Anda menuju kebahagiaan di rumah baru. Nah itu dia informasi mengenai proses dan tahapan akad kredit rumah. Yuk kunjungi website ecatalog.sinarmasland.com untuk tahu informasi lainnya seputar properti. 

 

 

 



Bagikan :

share on facebookshare on Xshare on whatsapp
Similar Articles
Info KPR
article
Beli Rumah Sinar Mas Land Makin Mudah dengan Livin’ KPR Mandiri

Ditulis oleh Esther Aiko Kristina SEO & Content Specialist Membeli rumah bukan hanya soal menemukan hunian yang sesuai, tetapi juga menentukan skema pembiayaan yang tepat. Bagi Propers yang merupakan nasabah Bank Mandiri dan sedang mempertimbangkan properti Sinar Mas Land, proses pencarian rumah hingga pengajuan KPR kini dapat dilakukan dengan lebih praktis melalui Livin’ KPR Mandiri.

04 September 2026

Info KPR
article
Cara Mengajukan KPR Rumah 2026: Tahapan hingga Tips agar Disetujui

Membeli rumah merupakan salah satu pencapaian besar dalam hidup. Namun, tidak semua orang memiliki dana yang cukup untuk membeli hunian secara tunai. Karena itu, Kredit Pemilikan Rumah (KPR) menjadi solusi yang banyak dipilih untuk mewujudkan impian memiliki rumah dengan sistem pembayaran secara bertahap. Meski begitu, mengajukan KPR bukan sekadar mengisi formulir dan menunggu persetujuan. Ada be

14 July 2026

Info KPR
article
Beli Rumah di Tengah Kondisi Ekonomi, Masih Worth It?

Membeli rumah merupakan salah satu keputusan finansial terbesar dalam hidup. Namun, di tengah kondisi ekonomi yang masih dinamis, mulai dari perubahan suku bunga acuan, kenaikan biaya hidup, hingga ketidakpastian ekonomi global, tidak sedikit masyarakat yang bertanya, "Apakah sekarang waktu yang tepat membeli rumah dengan KPR?" Jawabannya tidak selalu bergantung pada kondisi ekonomi. Yang lebih p

09 July 2026