pixel

Notifikasi

Tidak Ada Notifikasi
Home/Articles/

Hati-hati! 6 Tanaman Hias Beracun bagi Anak & Hewan Peliharaan

Hati-hati! 6 Tanaman Hias Beracun bagi Anak & Hewan Peliharaan

05 February 2025

Bagikan :

share on facebookshare on Xshare on whatsapp
Hati-hati! 6 Tanaman Hias Beracun bagi Anak & Hewan Peliharaan

RRI.co.id

Menambahkan tanaman hias ke dalam rumah memberikan nuansa alami yang sejuk dan menyegarkan. Namun, Propers harus berhati-hati, karena ada beberapa tanaman yang dapat membahayakan hewan peliharaan dan anak-anak jika tidak diperlakukan dengan hati-hati. Beberapa tanaman mengandung bahan beracun yang dapat menyebabkan keracunan jika tertelan atau terkena kulit.

Sebelum membeli tanaman hias, sebaiknya Propers memahami jenis tanaman dan potensi bahayanya. 

Cari Rumah dengan harga terbaik? Cek disini!

Berikut adalah 6 tanaman hias yang perlu diwaspadai karena sifat beracunnya

 

1. Palem Sagu (Cycas Revoluta)

Palem sagu mengandung zat beracun bernama sitosin yang bisa menyebabkan gejala keracunan serius jika tertelan. Bagian yang paling berbahaya adalah bijinya, yang dapat menyebabkan muntah, diare, atau bahkan kerusakan hati pada hewan peliharaan dan manusia. Menurut ASPCA (American Society for the Prevention of Cruelty to Animals), tanaman ini sangat berbahaya bagi hewan peliharaan, terutama anjing dan kucing.

 

2. Kaktus Pensil (Euphorbia Tirucalli)

Kaktus pensil mudah ditemui dan sering digunakan sebagai tanaman hias. Sayangnya, getah dari tanaman ini mengandung senyawa berbahaya yang dapat menyebabkan iritasi parah pada kulit dan mata. University of California Agriculture and Natural Resources mengingatkan bahwa getah kaktus ini sangat berbahaya bagi manusia dan hewan peliharaan jika terkena langsung.

 

3. Philodendron (Philodendron spp.)

Philodendron adalah tanaman hias yang sangat populer karena mudah dirawat. Tanaman ini mengandung kalsium oksalat, yang jika tertelan, dapat menyebabkan iritasi pada mulut, tenggorokan, dan saluran pencernaan. Pet Poison Helpline mengungkapkan bahwa konsumsi tanaman ini oleh hewan peliharaan bisa menyebabkan saluran pencernaan terganggu, mulut bengkak, dan kesulitan menelan.

 

4. Tanaman Ivy (Hedera Helix)

Tanaman Ivy adalah pilihan populer untuk tanaman rambat. Namun, getahnya mengandung falcarinol yang berpotensi menyebabkan dermatitis kontak, iritasi kulit, dan ruam. The Royal Horticultural Society menyarankan untuk mengenakan sarung tangan saat menangani tanaman ini, karena falcarinol dapat menyebabkan peradangan jika kontak langsung dengan kulit.

Baca juga artikel serupa : 

5. Dieffenbachia (Dieffenbachia spp.)

Tanaman yang juga dikenal dengan nama "Dumb Cane" ini sangat beracun karena mengandung kalsium oksalat dan dapat menyebabkan gejala keracunan seperti rasa terbakar di mulut, lidah bengkak, dan kesulitan bernapas jika tertelan. Menurut ASPCA, tanaman ini berbahaya bagi anak-anak dan hewan peliharaan. Jika dikonsumsi, dapat menyebabkan kerusakan jaringan mulut yang serius.

 

6. Azalea (Rhododendron spp.)

Azalea adalah tanaman hias populer dengan bunga indah, namun bagian tanaman ini mengandung grayanotoksin, yang sangat berbahaya jika tertelan. The American Society for the Prevention of Cruelty to Animals (ASPCA) menjelaskan bahwa konsumsi tanaman ini dapat menyebabkan keracunan pada hewan peliharaan, dengan gejala seperti muntah, diare, dan gangguan jantung. Pada manusia, jika tertelan dalam jumlah banyak, dapat menyebabkan gejala yang lebih parah seperti pusing dan kejang.

Our Property

Adora Terravia Classic Type 93
Adora Terravia Classic Type 93

Tangerang Selatan, Banten

Property Area: 93m2
Residential

Start from 
Rp 2.669.121.000
Adora Terravia Prime Type 144
Adora Terravia Prime Type 144

Tangerang Selatan, Banten

Property Area: 144m2
Residential

Start from 
Rp 3.240.276.000
Adora Terravia Luxe Type 190
Adora Terravia Luxe Type 190

Tangerang Selatan, Banten

Property Area: 190m2
Residential

Start from 
Rp 4.797.702.000

Meskipun banyak tanaman hias yang memiliki keindahan dan manfaat dekoratif, Propers harus selalu berhati-hati saat memilih tanaman untuk rumah. Pengetahuan tentang tanaman yang berbahaya sangat penting untuk memastikan keamanan hewan peliharaan dan anak-anak. Untuk menghindari risiko, pastikan untuk menempatkan tanaman beracun di area yang sulit dijangkau, dan segera cari pertolongan medis jika terjadi kontak yang tidak diinginkan.

Semoga informasi ini bermanfaat dalam menjaga keamanan keluarga dan hewan peliharaan Propers!

Yuk, kunjungi website eCatalog sinarmasland untuk tau informasi lainnya seputar properti. Jangan lupa juga untuk bergabung menjadi pengguna eCatalog!


 

Promotions

Hati-hati! 6 Tanaman Hias Beracun bagi Anak & Hewan Peliharaan

Bagikan :

share on facebookshare on Xshare on whatsapp
Similar Articles
Tips Properti
article
Kenapa Cibubur Jadi Pilihan Hunian Keluarga? Ini Alasannya

Ditulis Oleh Esther Aiko Kristina SEO & Content Specialist Memilih rumah untuk keluarga tentu tidak cukup hanya melihat desain bangunan atau jumlah kamar tidur. Ada banyak hal lain yang perlu dipertimbangkan, mulai dari akses menuju tempat kerja, sekolah anak, fasilitas kesehatan, hingga pilihan aktivitas yang bisa dilakukan bersama keluarga. Karena itu, kawasan tempat tinggal menjadi salah

27 August 2026

Tips Properti
article
Ingin Beli Rumah Pertama? Simak Tips Memilih Hunian yang Tepat

Memiliki rumah pertama merupakan impian banyak orang, terutama bagi pasangan muda maupun keluarga yang ingin memiliki tempat tinggal sendiri. Namun, membeli rumah bukanlah keputusan yang bisa dilakukan secara terburu-buru. Ada banyak aspek yang perlu dipertimbangkan agar hunian yang dipilih benar-benar sesuai dengan kebutuhan saat ini maupun di masa depan. Mulai dari menentukan anggaran, memilih

21 July 2026

Tips Properti
article
Sertifikat Tanah Tumpang Tindih? Ini Penyebab dan Cara Cegahnya

Memiliki tanah masih menjadi salah satu bentuk investasi yang diminati masyarakat Indonesia. Selain nilainya yang cenderung meningkat dari waktu ke waktu, tanah juga menawarkan fleksibilitas penggunaan, baik untuk membangun rumah, membuka usaha, maupun investasi jangka panjang. Namun dibalik potensi keuntungan tersebut, ada satu risiko yang perlu diperhatikan, yaitu sertifikat tanah tumpang tindi

24 June 2026