Rumah yang lembab dapat membuat ruangan terasa kurang nyaman, menimbulkan bau apek, hingga memicu munculnya jamur pada dinding dan furnitur. Jika tidak segera ditangani, kelembaban berlebih juga dapat mempengaruhi kondisi bangunan dan barang-barang di dalam rumah.
Karena itu, penting bagi Propers untuk mengetahui cara mencegah dan mengatasi rumah lembab agar hunian tetap nyaman dan terawat.
Platform Jual Beli Properti di Jakarta, Tangerang, Cibubur, Batam, Bogor: eCatalog Sinarmas
Apa yang Menyebabkan Rumah Menjadi Lembab?
Kelembaban di dalam rumah dapat disebabkan oleh berbagai faktor. Mengetahui penyebabnya akan membantu Propers menentukan solusi yang tepat.
Sirkulasi Udara yang Kurang Baik
Ruangan dengan ventilasi terbatas membuat udara lembab sulit keluar. Kondisi ini sering terjadi pada kamar, kamar mandi, atau ruangan yang jarang mendapatkan pertukaran udara.
Kebocoran dan Rembesan Air
Atap, pipa, dinding, atau area kamar mandi yang mengalami kebocoran dapat meningkatkan kadar air di dalam rumah. Jika dibiarkan, area tersebut juga berisiko mengalami pertumbuhan jamur.
Aktivitas Sehari-hari
Mandi, memasak, mencuci, dan menjemur pakaian di dalam rumah dapat menghasilkan uap air yang meningkatkan kelembaban ruangan.
Cari Properti di BSD dengan harga terbaik? Cek disini!
Cara Mencegah Rumah Lembab

Mencegah kelembaban berlebih dapat dilakukan melalui beberapa kebiasaan sederhana dalam kehidupan sehari-hari.
1. Maksimalkan Sirkulasi Udara
Buka jendela dan pintu secara berkala untuk membantu pertukaran udara. Pastikan ventilasi tidak tertutup furnitur atau benda lain agar udara dapat bergerak dengan baik.
Untuk kamar mandi dan dapur, ventilasi yang memadai juga membantu mengeluarkan udara lembab setelah digunakan.
2. Hindari Menjemur Pakaian di Dalam Rumah
Pakaian basah dapat melepaskan uap air ke udara dan membuat ruangan semakin lembab. Jika memungkinkan, gunakan area luar rumah atau area khusus yang memiliki sirkulasi udara baik untuk menjemur pakaian.
3. Pastikan Area Kamar Mandi Tetap Kering
Kamar mandi merupakan salah satu sumber kelembaban terbesar di rumah. Setelah digunakan, pastikan air tidak menggenang dan biarkan ventilasi atau exhaust fan bekerja untuk membantu mengeluarkan udara lembab.
4. Rawat AC Secara Berkala
AC dapat membantu mengontrol suhu sekaligus mengurangi kelembaban ruangan. Namun, AC perlu dibersihkan dan dirawat secara berkala agar dapat bekerja secara optimal.
5. Perhatikan Kondisi Atap dan Saluran Air
Lakukan pemeriksaan secara berkala pada atap, talang, pipa, dan area lain yang berpotensi mengalami kebocoran. Menangani masalah sejak awal dapat mencegah air merembes ke dalam rumah.
Cara Mengatasi Rumah Lembab
Jika rumah sudah terlanjur terasa lembab, Propers dapat melakukan beberapa langkah berikut.
1. Gunakan Dehumidifier

Dehumidifier dapat membantu mengurangi kadar uap air di dalam ruangan. Pilih kapasitas alat yang sesuai dengan ukuran ruangan dan letakkan di area yang membutuhkan.
Propers juga dapat menggunakan hygrometer untuk mengetahui tingkat kelembaban ruangan dan memantau perubahannya.
2. Gunakan Exhaust Fan
Exhaust fan dapat membantu mengeluarkan udara lembab, terutama di kamar mandi dan dapur. Penggunaan exhaust fan setelah mandi atau memasak dapat membantu mencegah udara lembab menyebar ke ruangan lain.
3. Perbaiki Sumber Kebocoran
Jika kelembaban disebabkan oleh atap, pipa, atau dinding yang bocor, perbaiki sumber masalahnya terlebih dahulu. Mengurangi kelembaban tanpa menangani sumber air hanya akan memberikan solusi sementara.
4. Bersihkan Jamur dan Area yang Terkena Dampak
Segera bersihkan noda atau jamur yang muncul pada dinding dan permukaan lainnya. Setelah dibersihkan, pastikan area tersebut tetap kering dan memiliki sirkulasi udara yang baik.
Jika jamur terus muncul kembali, Propers perlu mencari sumber kelembaban yang menyebabkan masalah tersebut.
Tips Memilih Rumah agar Tidak Mudah Lembab
Mencegah rumah lembab juga dapat dimulai sejak memilih hunian. Beberapa hal yang dapat Propers perhatikan antara lain:
Periksa Ventilasi dan Bukaan
Pastikan rumah memiliki jendela dan ventilasi yang memungkinkan terjadinya pertukaran udara dengan baik.
Perhatikan Kondisi Dinding dan Plafon
Saat melakukan survei rumah, perhatikan apakah terdapat noda air, cat mengelupas, atau tanda-tanda rembesan pada dinding dan plafon.
Cek Drainase di Sekitar Rumah
Drainase yang baik membantu mengalirkan air hujan dan mengurangi risiko genangan di sekitar rumah.
Perhatikan Pencahayaan
Rumah yang mendapatkan pencahayaan alami dengan baik dapat membantu menciptakan lingkungan yang lebih nyaman dan tidak terlalu pengap.
Tinggal di Rumah yang Nyaman Bersama Keluarga
Rumah yang nyaman tidak hanya ditentukan oleh desain dan luas bangunan, tetapi juga kondisi hunian serta lingkungan di sekitarnya. Karena itu, Propers perlu mempertimbangkan berbagai aspek tersebut saat memilih tempat tinggal.
BSD City dapat menjadi salah satu pilihan bagi Propers yang mencari hunian dengan lingkungan dan fasilitas yang mendukung kebutuhan sehari-hari. Selain kawasan hunian, BSD City dilengkapi berbagai fasilitas seperti area komersial, pendidikan, rekreasi, ruang terbuka hijau, dan area bisnis.
Dengan lingkungan yang terintegrasi, berbagai kebutuhan keluarga dapat dijangkau dengan lebih praktis.
Temukan Rumah di BSD untuk Hunian Nyaman

Sedang mencari hunian untuk keluarga? Propers dapat menemukan berbagai pilihan rumah di BSD City melalui eCatalog Sinar Mas Land. Pilih hunian yang sesuai dengan kebutuhan, lokasi, dan rencana Propers bersama keluarga.
Bagi Propers yang ingin mengetahui detail produk, spesifikasi unit, harga terbaru, serta berbagai benefit pembelian yang tersedia di BSD City, segera kunjungi eCatalog Sinar Mas Land atau hubungi 0882 2211 1006 (WhatsApp Available) untuk mendapatkan informasi lebih lengkap dan menemukan hunian premium yang sesuai dengan kebutuhan Propers.