pixel

Notifikasi

Tidak Ada Notifikasi
Home/Articles/

5 Tips Memilih Furnitur Ramah Lingkungan untuk Hunian Berkelanjutan

5 Tips Memilih Furnitur Ramah Lingkungan untuk Hunian Berkelanjutan

14 March 2025

Bagikan :

share on facebookshare on Xshare on whatsapp
Tips Memilih Furnitur Ramah Lingkungan - Sinar Mas Land

rumah123.com

Memiliki interior rumah yang mewah dan menarik tentu menjadi impian banyak orang. Namun, kemewahan tidak selalu identik dengan penggunaan material yang berlebihan atau boros sumber daya.

Platform Jual Beli Properti di Jakarta, Tangerang, Surabaya, Batam, Bogor: eCatalog Sinarmas

Hunian yang elegan juga bisa mengadopsi konsep ramah lingkungan dengan memilih furnitur yang berkelanjutan. Furnitur sendiri berperan penting dalam melengkapi interior rumah, baik itu meja, kursi, lemari, maupun dekorasi lainnya.

Berikut 5 tips memilih furnitur rumah yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.

1. Pilih Material yang Berkelanjutan

idntimes.com

Material menjadi aspek utama dalam memilih furnitur ramah lingkungan. Kayu memang menjadi bahan yang sering digunakan, tetapi perlu diperhatikan asal-usulnya. Kayu dari perkebunan berkelanjutan, seperti jati, trembesi, dan mahoni, lebih direkomendasikan karena mendukung konservasi alam.

Selain kayu, bambu juga bisa menjadi alternatif yang lebih ramah lingkungan. Furnitur berbahan bambu memiliki tampilan minimalis dan harga lebih ekonomis. Selain itu, bambu lebih mudah dibudidayakan karena memiliki waktu pertumbuhan yang lebih singkat dibandingkan kayu keras lainnya.

Baca juga artikel terkait Tips Properti: 7 Tips Membeli Rumah Cash yang Aman untuk Pemula

2. Pilih Produk yang Awet dan Tahan Lama

urbanquarter.com

Kualitas furnitur sangat menentukan daya tahannya. Memilih furnitur dari bahan yang kuat dan sesuai dengan fungsinya dapat memperpanjang usia penggunaannya. Misalnya, kayu mahoni lebih cocok untuk furnitur interior, sedangkan kayu jati lebih tahan terhadap perubahan cuaca sehingga ideal untuk eksterior.

Pastikan juga furnitur yang dipilih tidak memiliki cacat, seperti retakan atau tanda jamur, agar lebih tahan lama. Dengan memilih produk berkualitas, Anda tidak perlu sering mengganti furnitur, sehingga mengurangi limbah dan konsumsi sumber daya.

3. Gunakan Furnitur Bongkar Pasang dan Dapat Didaur Ulang

idemu.com

Furnitur multifungsi yang mudah dibongkar pasang menjadi pilihan yang lebih fleksibel dan ramah lingkungan. Misalnya, meja dan kursi lipat bisa digunakan sesuai kebutuhan tanpa memakan banyak ruang.

Selain itu, memilih furnitur yang mudah diperbaiki juga menjadi solusi bijak. Jika ada bagian yang rusak, Anda cukup melakukan perbaikan tanpa perlu membeli yang baru. Ketika furnitur sudah tidak dapat digunakan lagi, pastikan materialnya bisa didaur ulang agar tidak menjadi sampah yang mencemari lingkungan.

Cari rumah di BSD dengan harga terbaik? Cek disini!

Our Property

Type 7 (7x14) - Muzi
Type 7 (7x14) - Muzi

Tangerang, Banten

Property Area: 160m2
Residential

Start from 
Rp 3.324.000.000
Type 8 (8x18) - Dento
Type 8 (8x18) - Dento

Tangerang, Banten

Property Area: 205m2
Residential

Start from 
Rp 4.802.000.000
Type 9 (9x20) - Yuga
Type 9 (9x20) - Yuga

Tangerang, Banten

Property Area: 285m2
Residential

Start from 
Rp 6.522.000.000

4. Pilih Produk dari Perajin Lokal

archify.com

Dukungan terhadap produk lokal juga berperan dalam keberlanjutan lingkungan. Furnitur buatan perajin lokal biasanya memiliki nilai estetika tinggi dengan desain yang unik dan khas. Selain itu, membeli produk lokal mengurangi jejak karbon dari proses distribusi yang panjang.

Keuntungan lainnya adalah membantu perekonomian lokal dan melestarikan warisan budaya. Banyak perajin lokal yang menggunakan teknik tradisional dalam pembuatan furnitur, sehingga hasilnya lebih eksklusif dibandingkan produk massal.

5. Hindari Furnitur dengan Bahan Kimia Berbahaya

averyindonesia.com

Furnitur yang ramah lingkungan sebaiknya tidak mengandung bahan kimia berbahaya, terutama dalam proses finishing-nya.

Pilihlah furnitur yang menggunakan cat berbasis air (water-based) yang lebih aman dibandingkan cat berbasis solvent. Selain lebih ramah lingkungan, cat jenis ini juga melindungi furnitur dari air dan memperpanjang umurnya.

Baca juga artikel terkait Tips Properti: Hati-Hati! 9 Barang Ini Sebaiknya Tidak Disimpan di Garasi Rumah

Dengan memilih furnitur yang berkelanjutan, Anda tidak hanya menciptakan hunian yang lebih sehat tetapi juga membantu menjaga keseimbangan ekosistem.

Jadikan rumah Anda lebih nyaman dan ramah lingkungan dengan memilih furnitur terbaik dari eCatalog Sinar Mas Land. Temukan berbagai pilihan furnitur berkualitas dan inspirasi desain interior hanya di ecatalog.sinarmasland.com.

Promotions

Tips Memilih Furnitur Ramah Lingkungan - Sinar Mas Land

Bagikan :

share on facebookshare on Xshare on whatsapp
Similar Articles
Tips Properti
article
Kenapa Cibubur Jadi Pilihan Hunian Keluarga? Ini Alasannya

Ditulis Oleh Esther Aiko Kristina SEO & Content Specialist Memilih rumah untuk keluarga tentu tidak cukup hanya melihat desain bangunan atau jumlah kamar tidur. Ada banyak hal lain yang perlu dipertimbangkan, mulai dari akses menuju tempat kerja, sekolah anak, fasilitas kesehatan, hingga pilihan aktivitas yang bisa dilakukan bersama keluarga. Karena itu, kawasan tempat tinggal menjadi salah

27 August 2026

Tips Properti
article
Ingin Beli Rumah Pertama? Simak Tips Memilih Hunian yang Tepat

Memiliki rumah pertama merupakan impian banyak orang, terutama bagi pasangan muda maupun keluarga yang ingin memiliki tempat tinggal sendiri. Namun, membeli rumah bukanlah keputusan yang bisa dilakukan secara terburu-buru. Ada banyak aspek yang perlu dipertimbangkan agar hunian yang dipilih benar-benar sesuai dengan kebutuhan saat ini maupun di masa depan. Mulai dari menentukan anggaran, memilih

21 July 2026

Tips Properti
article
Sertifikat Tanah Tumpang Tindih? Ini Penyebab dan Cara Cegahnya

Memiliki tanah masih menjadi salah satu bentuk investasi yang diminati masyarakat Indonesia. Selain nilainya yang cenderung meningkat dari waktu ke waktu, tanah juga menawarkan fleksibilitas penggunaan, baik untuk membangun rumah, membuka usaha, maupun investasi jangka panjang. Namun dibalik potensi keuntungan tersebut, ada satu risiko yang perlu diperhatikan, yaitu sertifikat tanah tumpang tindi

24 June 2026