Saat membangun hunian impian, memilih material yang tepat menjadi langkah awal yang penting. Salah satu material yang kini banyak digunakan di proyek bangunan modern adalah bata hebel atau bata ringan.
Material ini mulai populer karena dianggap lebih praktis dan efisien dibandingkan bata merah konvensional.
Namun, di balik kepraktisannya, tentu saja ada beberapa hal yang perlu Propers ketahui sebelum memutuskan menggunakan bata hebel untuk bangunan.
Agar lebih jelas, berikut ulasan mengenai 7 kelebihan bata hebel dan 7 kekurangan bata hebel yang perlu Propers pertimbangkan.
Platform Jual Beli Properti di Jakarta, Tangerang, Surabaya, Batam, Bogor: eCatalog Sinarmas
7 Kelebihan Bata Hebel untuk Bangunan Modern
Pinterest.com
1. Bobot Lebih Ringan dan Mudah Dipasang
Salah satu kelebihan bata hebel yang paling dikenal adalah bobotnya yang ringan. Dibandingkan dengan bata merah, bata ringan memiliki berat sekitar sepertiganya saja.
Hal ini tentu membuat proses pemasangan jadi lebih cepat dan efisien, terutama untuk bangunan modern yang membutuhkan kecepatan pengerjaan tanpa mengorbankan kualitas.
2. Tahan Terhadap Api
Jika Propers mencari material yang aman, bata hebel untuk bangunan memiliki ketahanan api yang baik.
Sesuai standar SNI, material ini mampu menahan panas hingga 4 jam, sehingga memberikan waktu lebih bagi penghuni untuk evakuasi saat terjadi kebakaran.
3. Lebih Kedap Suara
Kenyamanan hunian juga bisa diperoleh berkat salah satu kelebihan bata hebel yakni kemampuannya meredam suara.
Struktur pori-pori kecil dalam bata ringan membuat suara dari luar sulit masuk ke dalam ruangan, cocok untuk rumah di kawasan padat.
4. Isolasi Termal yang Baik
Bata hebel untuk bangunan juga memiliki kemampuan mengatur suhu ruangan secara alami. Ruangan akan terasa lebih sejuk saat cuaca panas dan hangat saat malam tiba.
Ini salah satu kelebihan bata hebel yang membuatnya diminati di kawasan tropis seperti Indonesia.
5. Ramah Lingkungan
Dibandingkan dengan bata merah yang membutuhkan pembakaran kayu, proses pembuatan bata ringan lebih ramah lingkungan. Hal ini tentu menjadi nilai tambah bagi Propers yang peduli terhadap keberlanjutan dan lingkungan hidup.
6. Ukuran Seragam dan Presisi Tinggi
Propers tidak perlu khawatir soal ukuran material saat menggunakan bata hebel untuk bangunan. Bata ini diproduksi menggunakan mesin cetak khusus sehingga dimensinya presisi, memudahkan saat pemasangan dan meminimalisir penggunaan plester.
7. Hemat Biaya Jangka Panjang
Meski harga per buahnya sedikit lebih mahal, kelebihan bata hebel terletak pada efisiensi biaya di kemudian hari. Karena ukurannya besar dan pemasangannya cepat, biaya tenaga kerja bisa ditekan, dan biaya finishing pun lebih ringan berkat permukaan bata yang halus.
Baca juga artikel lainnya : Lebih Bagus Hebel Atau Bata Merah, Cek Perbandingannya Disini!
7 Kekurangan Bata Hebel untuk Bangunan Modern
Pinterest.com
1. Harga Material Lebih Mahal
Salah satu kekurangan bata hebel yang sering jadi pertimbangan adalah harganya yang lebih tinggi dibanding bata merah. Untuk Propers yang memiliki anggaran terbatas, hal ini perlu diperhitungkan saat menyusun RAB proyek.
2. Membutuhkan Perekat Khusus
Berbeda dengan bata konvensional, bata ringan memerlukan mortar instan khusus agar hasilnya maksimal. Perekat ini tentu menambah biaya material, menjadi salah satu kekurangan bata hebel yang harus Propers ketahui.
3. Rawan Retak Rambut
Meski terlihat kokoh, bata hebel untuk bangunan cukup rentan mengalami retak rambut, terutama bila proses pemasangannya kurang tepat. Maka dari itu, pastikan dikerjakan oleh tukang yang sudah terbiasa menggunakan bata ringan.
4. Kurang Cocok untuk Struktur Tradisional
Jika Propers ingin mengombinasikan bata ringan dengan struktur bangunan tradisional, diperlukan perhitungan teknis yang lebih cermat. Kekurangan bata hebel ini terkait dengan karakter materialnya yang berbeda dengan bata biasa.
5. Memerlukan Peralatan Khusus
Pemasangan bata hebel untuk bangunan umumnya membutuhkan alat potong khusus seperti gergaji mesin agar hasilnya presisi. Hal ini bisa menjadi kekurangan bata hebel jika Propers belum memiliki perlengkapan yang sesuai.
6. Distribusi Tidak Merata di Daerah Tertentu
Meski populer di kota besar, di beberapa wilayah pelosok, bata ringan masih sulit didapatkan. Kekurangan bata hebel ini berpotensi menambah ongkos kirim material ke lokasi proyek.
7. Tidak Bisa Dipaku Langsung
Berbeda dengan bata merah, bata hebel untuk bangunan tidak bisa dipaku langsung karena strukturnya yang getas. Kekurangan bata hebel ini mewajibkan Propers menggunakan fischer atau angkur khusus saat ingin memasang furnitur tempel di dinding.
Baca juga artikel lainnya : Cara menghitung Kebutuhan Pasir Dan Semen Saat Pemasangan Bata
Setiap material bangunan tentu memiliki kelebihan dan kekurangan. Bata ringan seperti bata hebel menawarkan banyak keunggulan dari segi bobot, keamanan, hingga efisiensi pengerjaan.
Namun, Propers juga perlu memperhatikan beberapa kekurangan bata hebel sebelum memutuskan menggunakannya, terutama soal harga dan teknik pemasangan.
Jika Propers ingin membangun rumah modern yang efisien dan ramah lingkungan, bata hebel untuk bangunan tetap menjadi salah satu pilihan terbaik saat ini, asalkan didukung perencanaan dan tenaga ahli yang tepat.
Yuk, kunjungi website eCatalog sinarmasland untuk tau informasi lainnya seputar properti. Jangan lupa juga untuk bergabung menjadi pengguna eCatalog!