Notifikasi

Tidak Ada Notifikasi
Home/Articles/

Cara Menghitung Kebutuhan Cat Tembok yang Tepat dan Hemat

Cara Menghitung Kebutuhan Cat Tembok yang Tepat dan Hemat

20 May 2024

Bagikan :

share on facebookshare on Xshare on whatsapp
cara, menghitung kebutuhan cat, menghitung kebutuhan cat tembok rumah

Sumber: Kompas

Mengecat tembok rumah merupakan salah satu cara untuk menyegarkan suasana dan meningkatkan nilai estetika. Namun, sebelum memulai proyek pengecatan, penting untuk menghitung kebutuhan cat tembok dengan tepat agar tidak terjadi kekurangan atau kelebihan cat yang berujung mubazir. Lantas, bagaimana cara menghitung kebutuhan cat tembok rumah? 

Berikut Panduan Lengkap Cara Menghitung Kebutuhan Cat Tembok

Simak, Langkah Memperbaiki Cat Dinding yang Mengelupas

Sumber: Kompas

1. Menghitung Luas Permukaan yang Dicat

Langkah pertama adalah menghitung luas permukaan tembok yang ingin dicat. Gunakan rumus berikut:

  • Luas Tembok Persegi Panjang: Lebar x Tinggi
  • Luas Tembok Segitiga: ½ x Alas x Tinggi

Ukurlah lebar dan tinggi tembok dengan meteran. Untuk tembok dengan bentuk yang tidak beraturan, bagi tembok menjadi beberapa bagian yang lebih kecil dan hitung luasnya masing-masing. Misal, Anda akan cat tembok dengan lebar 12 m dan tinggi 3 m, maka luas permukaan yang akan Anda cat adalah 36 m2. 

Baca Juga: 5 Warna Cat Rumah Membawa Keberuntungan Menurut Feng Shui

2. Menghitung Luas Area yang Tidak Dicat

Selanjutnya, hitung luas area yang tidak dicat pada tembok, seperti jendela, pintu, dan ventilasi. Gunakan rumus yang sama dengan menghitung luas tembok. Misalnya, Anda hanya ingin mengecat bagian tembok. Namun, ada pintu dengan panjang 2 m dan lebar 91 cm. Anda bisa mengalikan panjang dan lebar pintu (P X L ). Maka lebar pintu adalah 1.82 m2.

Baca Juga: 7 Kombinasi Warna Cat Rumah Anti Gagal!

3. Mengurangi Luas Area yang Tidak Dicat dari Luas Tembok

Kurangi luas area yang tidak dicat dari luas tembok yang telah dihitung sebelumnya. Hasilnya adalah luas permukaan tembok yang sebenarnya akan dicat. Misal, 36 m2 - 1.82 m2 = 34.18 m2.

4. Menentukan Daya Sebar Cat

Daya sebar cat yang tertera pada kemasan biasanya menunjukkan luas permukaan yang dapat dicat dengan 1 kaleng cat untuk satu lapis. Biasanya 1 liter cat dapat dipakai untuk luasan 10 -12 m2.

Baca Juga: Cara menghitung Kebutuhan Pasir Dan Semen Saat Pemasangan Bata

5. Menghitung Kebutuhan Cat

Bagilah luas permukaan tembok yang akan dicat dengan daya sebar cat. Hasilnya adalah  jumlah kaleng cat yang dibutuhkan untuk satu lapis. Jika luas tembok adalah 34.18 m2, maka untuk mendapati kebutuhan cat tembok Anda bisa membagi 34.18 m2 : 10 m2 / liter = 3.42 liter.

Our Property

New Alesha Type 90
New Alesha Type 90

Tangerang Selatan, Banten

Property Area: 90m2
Residential

Start from 
Rp 1.944.505.000

6. Memperhitungkan Lapisan Cat

Umumnya, dibutuhkan dua lapis cat untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Kalikan jumlah kaleng cat yang dibutuhkan untuk satu lapis dengan 2 untuk mendapatkan total kebutuhan cat. Maka total kebutuhan cat tembok adalah 3.42 X 2 = 6.84 liter atau 7 liter jika Anda bulatkan.

Nah, itulah dia langkah-langkah menghitung kebutuhan cat tembok. Menghitung kebutuhan cat dengan detail merupakan langkah penting yang perlu diperhatikan saat membangun rumah guna menghemat biaya. Pastikan Anda mengukur tembok dan kebutuhan cat dengan benar agar tidak ada kesalahan saat membeli bahan. Semoga artikel ini bermanfaat!

Jangan lupa untuk cek website ecatalog.sinarmasland.com untuk informasi menarik lainnya.

Baca Juga: Investasi Properti Yang Menjanjikan: Cluster New Alesha di BSD City

Bagikan :

share on facebookshare on Xshare on whatsapp
Similar Articles
Tips Properti
article
Jual Rumah dengan Surat Kuasa: Risiko dan Hal yang Wajib Dicek

Ditulis oleh Aurora Mutiara Santoso SEO & Content Specialist Menjual rumah tidak selalu mengharuskan pemilik hadir secara langsung dalam setiap tahapan transaksi. Dalam kondisi tertentu, pemilik dapat memberikan kuasa kepada orang lain untuk mewakilinya, misalnya ketika sedang berada di luar negeri, tinggal di kota berbeda, atau memiliki keterbatasan waktu untuk mengurus proses penjualan. N

21 October 2026

Tips Properti
article
Apakah Bisa Renovasi Rumah Tanpa Mengurus IMB Baru? Simak Disini!

Ditulis oleh Aurora Mutiara Santoso SEO & Content Specialist Merenovasi rumah menjadi salah satu cara untuk meningkatkan kenyamanan hunian sekaligus menyesuaikan kebutuhan keluarga. Mulai dari memperluas dapur, menambah kamar tidur, membangun lantai dua, hingga mengubah tampilan fasad, setiap renovasi perlu direncanakan dengan matang. Namun, apakah renovasi rumah harus disertai pengurusan Iz

20 October 2026

Tips Properti
article
Beli Rumah Lewat Notaris, Apakah Sertifikat Dijamin Aman?

Ditulis oleh Aurora Mutiara Santoso SEO & Content Specialist Membeli rumah bukan hanya soal menyiapkan dana dan memilih lokasi yang strategis, tetapi juga memastikan legalitas properti sebelum transaksi dilakukan. Salah satu langkah yang sering ditempuh calon pembeli adalah menggunakan jasa notaris atau Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) untuk membantu proses jual beli rumah. Namun, apakah m

19 October 2026