pixel

Notifikasi

Tidak Ada Notifikasi
Home/Articles/

Mengapa Ketupat Menjadi Makanan Lebaran? Ini Sejarah dan Maknanya

Mengapa Ketupat Menjadi Makanan Lebaran? Ini Sejarah dan Maknanya

07 April 2024

Bagikan :

share on facebookshare on Xshare on whatsapp
ketupat, ketupat lebaran, sejarah ketupat

suara.com

Pada Hari Raya Idul Fitri, ketupat menjadi hidangan yang tak terpisahkan dan penting saat merayakan momen lebaran. Makanan ini umumnya disajikan bersama dengan hidangan lain seperti opor ayam dan daging rendang. Tetapi, mengapa ketupat selalu menjadi pilihan utama dan makanan wajib dalam perayaan Lebaran?

Sejarah Ketupat

Ketupat adalah jenis makanan yang terbuat dari beras yang dimasukkan ke dalam anyaman daun kelapa dan kemudian dimasak. Bentuknya bisa beragam, seperti kantong, prisma, atau lonjong. Sejarah Lebaran Ketupat pertama kali diperkenalkan oleh salah satu Walisongo, yaitu Sunan Kalijaga. Sunan Kalijaga memperkenalkan istilah "ba'da" atau "bakda Lebaran" serta "Bakda Kupat", yang artinya sesudah Lebaran atau sesudah Kupat. 

Tradisi ketupat saat perayaan Lebaran ini dimulai dengan penyebaran agama Islam di Pulau Jawa oleh Sunan Kalijaga. Bakda Lebaran mencakup pelaksanaan sholat Id mulai dari 1 Syawal dengan kunjungan saling silaturahmi, bermaaf-maafan antara keluarga dan sanak saudara. Sedangkan Bakda Kupat dirayakan seminggu setelah Lebaran, di mana masyarakat muslim Jawa umumnya membuat ketupat untuk disantap bersama.

Tradisi membuat dan mengantar ketupat kepada kerabat dekat atau orang yang lebih tua umumnya dilakukan oleh masyarakat Jawa setelah Hari Raya Idul Fitri sebagai upaya untuk saling memaafkan.

Baca Juga: Rekomendasi Tempat Libur Lebaran Di Surabaya

Makna Ketupat

Arti ketupat juga dapat diartikan sebagai "laku papat", yang melambangkan empat aspek dari ketupat. "Laku papat" menggambarkan empat tindakan yang terdiri dari Lebaran, Luberan, Leburan, dan Laburan. Arti dari empat tindakan tersebut adalah sebagai berikut:

  1. Lebaran, merupakan tindakan yang telah selesai, diambil dari kata "lebar". Ini mencerminkan penyelesaian ibadah puasa.
  2. Luberan atau meluber, melambangkan keikhlasan dalam bersedekah seperti air yang meluber dari wadahnya. Oleh karena itu, tradisi berbagi dan bersedekah saat Hari Raya Idul Fitri menjadi kebiasaan umat Islam di Indonesia.
  3. Leburan, menggambarkan pembubaran dosa melalui maaf-memaafkan atau silaturahmi saat Idul Fitri.
  4. Laburan, berasal dari kata "kabur" yang berarti putih. Ini menunjukkan pemurnian hati seseorang setelah menjalankan ibadah puasa selama bulan Ramadhan.

Tujuan Lebaran Ketupat

Tradisi Lebaran Ketupat

Sumber: asiangames.antaranews.com

Perayaan Lebaran Ketupat merupakan penghargaan kepada umat Muslim yang telah menyelesaikan puasa Syawal setelah bulan Ramadhan. Selain itu, tujuan Lebaran Ketupat dapat diartikan sebagai simbol persatuan dan kasih sayang.

Tradisi Lebaran Ketupat biasanya dilakukan seminggu setelah Hari Raya Idul Fitri. Tradisi ini tidak hanya sebatas menyantap ketupat, tetapi juga sebagai upaya untuk mengakui kesalahan dan saling memaafkan sambil menikmati hidangan ketupat. Tradisi Lebaran Ketupat dilaksanakan di berbagai wilayah di Indonesia. Salah satunya di Kudus, Jawa Tengah, perayaan ini dimeriahkan dengan Kirab Gunungan Seribu Ketupat. Gunungan tersebut terdiri dari seribu ketupat dan ratusan lepet yang diarak oleh penduduk desa menuju Masjid Sunan Muria, sebagai ungkapan rasa syukur atas kelancaran puasa Ramadhan.

Semoga penjelasan di atas dapat bermanfaat, ya. Ikuti terus informasi bermanfaat lainnya seputar properti, lifestyles, tata cara hingga informasi mengenai promo dan diskon properti hanya melalui ecatalog.sinarmasland.com

Bagikan :

share on facebookshare on Xshare on whatsapp
Similar Articles
Berita Terkini
article
JNY Open House di BSD, Saatnya Kenali Sekolah Impian Anak

Ditulis oleh Esther Aiko Kristina SEO & Content Specialist Memilih sekolah untuk anak bukan sekadar mencari tempat belajar. Bagi banyak orang tua, sekolah juga menjadi bagian penting dari perjalanan tumbuh kembang anak, mulai dari pendidikan akademik, kemampuan sosial, hingga persiapan menuju jenjang pendidikan berikutnya. Karena itu, kesempatan untuk datang langsung ke sekolah dan mengenal

02 September 2026

Berita Terkini
article
Eastvara Mall BSD, Tempat Hangout dengan Banyak Pilihan Aktivitas!

Ditulis oleh Aurora Mutiara Santoso SEO & Content Specialist Mau mencari tempat untuk makan, belanja, atau sekadar menghabiskan waktu bersama keluarga dan teman di BSD? Eastvara Mall BSD bisa menjadi salah satu destinasi yang menarik untuk dikunjungi. Berada di kawasan BSD City, Eastvara hadir dengan konsep open-air lifestyle commercial center yang memadukan retail, kuliner, entertainment,

02 September 2026

Berita Terkini
article
The Barn BSD: Tempat Kuliner, Nongkrong, dan Family Time

Ditulis oleh Aurora Mutiara Santoso SEO & Content Specialist Mencari tempat di BSD City yang bisa mengakomodasi berbagai agenda dalam satu kunjungan? Mulai dari menikmati kopi dan pastry, makan bersama keluarga, mencari dessert, hingga menemani si kecil bermain, The Barn BSD bisa menjadi salah satu destinasi yang menarik untuk dikunjungi. Berbeda dari pusat perbelanjaan konvensional, The Ba

01 September 2026