pixel

Notifikasi

Tidak Ada Notifikasi
Home/Articles/

5 Cara Mengatasi Tembok Rumah Lembap dan Mengelupas

5 Cara Mengatasi Tembok Rumah Lembap dan Mengelupas

16 May 2024

Bagikan :

share on facebookshare on Xshare on whatsapp
cara mengatasi tembok mengelupas, kenapa tembok mengelupas

homecare24.id

Selain menimbulkan ketidaknyamanan visual, tembok rumah yang lembap juga menghadirkan berbagai risiko yang perlu diwaspadai. Anda dapat menemukan cara untuk mengatasi masalah tembok yang lembap dan mengelupas di bawah ini. Kelembapan merupakan masalah umum yang sering kali terjadi di dalam rumah, menyebabkan kerusakan pada dinding dengan cat yang terkelupas. Selain memberikan efek visual yang tidak menyenangkan, kelembapan juga dapat menciptakan lingkungan yang tidak sehat dan membuat rumah terasa dingin. Lebih dari itu, kelembapan dapat merangsang pertumbuhan jamur yang berpotensi membahayakan kesehatan. Berdasarkan informasi dari berbagai sumber, penumpukan air secara perlahan dapat merusak struktur bangunan, mengakibatkan pembusukan pada material kayu, serta menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pertumbuhan jamur. Meski demikian, Anda dapat dengan tenang mengatasi masalah tembok lembap dan mengelupas dengan menerapkan beberapa solusi yang tersedia.

1. Identifikasi Penyebab Tembok Lembap

Terdapat tiga jenis penyebab umum dari kelembapan tembok yang sering ditemui di rumah. Penyebab yang paling umum adalah kondensasi. Selain kondensasi, peningkatan tingkat kelembapan juga bisa dialami oleh rumah yang telah berusia tua. Dalam situasi ini, tingkat kelembapan meningkat dari tanah dan masuk ke dalam fondasi lantai dasar. Peningkatan kelembapan ini dapat terlihat dari munculnya noda kecokelatan dan pertumbuhan jamur di sudut dinding. Penyebab lainnya adalah penetrasi kelembapan ke dalam, yang sering kali disebabkan oleh faktor-faktor seperti kebocoran, genteng yang rusak, atau kerusakan pada dinding luar.

2. Sering Buka Jendela

Jika kelembapan disebabkan oleh kondensasi, solusinya adalah dengan lebih sering membuka jendela, terutama saat sinar matahari bersinar. Langkah ini akan membantu meningkatkan sirkulasi udara dan memungkinkan panas matahari membantu mengurangi tingkat kelembapan di dalam ruangan. Dengan memberikan ruang untuk udara segar masuk, rumah dapat bernapas dengan lebih baik dan mengurangi kelembapan.

3. Gunakan Cairan anti-Jamur

Anda dapat mengaplikasikan cairan fungisida pada tembok yang lembap dan berjamur. Hal ini karena pertumbuhan jamur bisa menjadi salah satu penyebab kelembapan pada dinding. Anda dapat menyemprotkan cairan anti-jamur pada area yang terkena. Namun, sebelum penyemprotan dilakukan, penting untuk membersihkan area tersebut terlebih dahulu dengan menggunakan lap kering.

4. Pasang Dehumidifier

Selain menggunakan ventilasi alami dengan membuka jendela, Anda juga dapat menginstal dehumidifier untuk menghilangkan kelembapan di dalam ruangan. Metode ini juga efektif jika kondensasi menjadi penyebab utama kelembapan pada tembok. Dengan menggunakan dehumidifier, secara perlahan kelembapan pada dinding dapat dikurangi sehingga kondisi tembok dapat kembali normal.

5. Tambal dan Cat Ulang Tembok

Cara terakhir adalah dengan menambal dan memberikan sentuhan cat ulang pada tembok. Namun sebelumnya, Anda juga perlu membersihkan tembok dari jamur.

Berikut langkah-langkah yang bisa dilakukan:

  • Masukkan air dan cuka ke dalam botol semprot, lalu kocok. Gunakan perbandingan 1:1 jika dinding penuh dengan jamur. Gunakan perbandingan 5:1 jika jumlah jamur tidak terlalu banyak.
  • Semprotkan larutan air cuka pada bagian dinding yang lembap.
  • Keruk seluruh permukaan dinding yang mengelupas, lalu haluskan dengan amplas.
  • Tambal dinding yang berlubang dengan semen putih secara merata, dan biarkan mengering.
  • Setelah kering, lakukan pengamplasan dinding menggunakan amplas halus.
  • Lanjutkan dengan proses cat. Gunakan cat waterproof sebagai dasar dan lanjutkan dengan cat sesuai warna yang diinginkan.

Demikian sejumlah cara yang bisa dicoba untuk mengatasi tembok lembap dan mengelupas. Semoga bermanfaat ya! Ikuti terus informasi bermanfaat lainnya seputar properti, lifestyles, tata cara hingga informasi mengenai promo dan diskon properti hanya melalui ecatalog.sinarmasland.com

Our Property

Nordville Tipe 88
Nordville Tipe 88

Balikpapan, Kalimantan Timur

Property Area: 88m2
Residential

Start from 
Rp 2.997.199.000
Nordville Tipe 117
Nordville Tipe 117

Balikpapan, Kalimantan Timur

Property Area: 117m2
Residential

Start from 
Rp 2.288.305.000
Nordville Tipe 172
Nordville Tipe 172

Balikpapan, Kalimantan Timur

Property Area: 172m2
Residential

Start from 
Rp 3.188.409.000

Bagikan :

share on facebookshare on Xshare on whatsapp
Similar Articles
Tips Properti
article
Kenapa Cibubur Jadi Pilihan Hunian Keluarga? Ini Alasannya

Ditulis Oleh Esther Aiko Kristina SEO & Content Specialist Memilih rumah untuk keluarga tentu tidak cukup hanya melihat desain bangunan atau jumlah kamar tidur. Ada banyak hal lain yang perlu dipertimbangkan, mulai dari akses menuju tempat kerja, sekolah anak, fasilitas kesehatan, hingga pilihan aktivitas yang bisa dilakukan bersama keluarga. Karena itu, kawasan tempat tinggal menjadi salah

27 August 2026

Tips Properti
article
Ingin Beli Rumah Pertama? Simak Tips Memilih Hunian yang Tepat

Memiliki rumah pertama merupakan impian banyak orang, terutama bagi pasangan muda maupun keluarga yang ingin memiliki tempat tinggal sendiri. Namun, membeli rumah bukanlah keputusan yang bisa dilakukan secara terburu-buru. Ada banyak aspek yang perlu dipertimbangkan agar hunian yang dipilih benar-benar sesuai dengan kebutuhan saat ini maupun di masa depan. Mulai dari menentukan anggaran, memilih

21 July 2026

Tips Properti
article
Sertifikat Tanah Tumpang Tindih? Ini Penyebab dan Cara Cegahnya

Memiliki tanah masih menjadi salah satu bentuk investasi yang diminati masyarakat Indonesia. Selain nilainya yang cenderung meningkat dari waktu ke waktu, tanah juga menawarkan fleksibilitas penggunaan, baik untuk membangun rumah, membuka usaha, maupun investasi jangka panjang. Namun dibalik potensi keuntungan tersebut, ada satu risiko yang perlu diperhatikan, yaitu sertifikat tanah tumpang tindi

24 June 2026